www.bisnistoday.co.id
Minggu , 5 Juli 2026
Home EKONOMI Kemenhub Targetkan Tambah 151 Pelabuhan Terapkan Inaportnet pada 2023
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenhub Targetkan Tambah 151 Pelabuhan Terapkan Inaportnet pada 2023

INAPORTNET: Kemenhub menargetkan menambah 151 pelabuhan yang menerapkan aplikasi layanan kapal dan barang berbasis online atau Inaportnet pada tahun 2023
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan menambah 151 pelabuhan yang menerapkan aplikasi layanan kapal dan barang berbasis online atau Inaportnet pada tahun 2023. Sehingga pada tahun depan sebanyak 260 pelabuhan sudah menerapkan Inaportmet.

“Inaportnet merupakan salah satu aplikasi berskala nasional yang mengintegrasikan sistem informasi dari berbagai lembaga terkait maupun Badan Usaha Pelabuhan,” kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat menghadiri secara daring peluncuran (go live) penerapan aplikasi Inaportnet di 32 pelabuhan di Jakarta, Selasa (13/12).

Menhub mengatakan, dengan penambahan 32 pelabuhan yang menerapkan Inaportnet tersebut, saat sudah 109 pelabuhan yang menerapkan aplikasi Inaportnet.

Penerapan Inaportnet tersebut, kata Menhub, merupakan Instruksi Presiden dalam upaya penataan ekosistem logistik. “Untuk itu, saya minta komitmen dan konsistensi semua pihak terkait terhadap SOP (standard operating prodecure) yang berlaku,” tandasnya.

Selain Go Live Inaportnet, pada kesempatan yang sama juga dilakukan Penandatangan Pakta Integritas penerapan Inaportnet pada 32 pelabuhan. Ke-32 pelabuhan itu di antaranya KSOP Kelas III Labuan Bajo; KSOP Kelas IV Badas; KSOP Kelas IV Banda Naira; KSOP Kelas IV Bima; KSOP Kelas IV Celukan Bawang; KSOP Kelas IV Ende; KSOP Kelas IV Fak-Fak; KSOP Kelas IV Kalabahi; KSOP Kelas IV Kalianget; dan KSOP Kelas IV Ketapang.

Siapkan Sejumlah Langkah

Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub, Arif Toha mengatakan sejumlah langkah telah disiapkan untuk memastikan penerapan Inaportnet di 32 pelabuhan pada tahun ini berjalan dengan baik. Di antaranya, memberikan pelatihan (training of trainers/TOT) kepada para operator dari Kantor KSOP dan UPP untuk tahap awal pada Maret 2022, melakukan serangkaian uji coba (uji coba infrastruktur, sistem BUP, system integration test (SIT), dan melakukan sosialisasi ke pengguna jasa mulai September 2022.

Upaya lainnya yaitu menginstruksikan kepada para Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP), Distrik Navigasi, Badan Usaha Pelabuhan (BUP), dan pemangku kepentingan terkait untuk mulai menerapkan Inaportnet di masing-masing wilayah kerja dan melakukan monitoring dan evaluasi penerapannya. Serta, mempersiapkan layanan pengaduan (helpdesk) baik secara luring maupun daring.

Inaportnet berfungsi untuk mengintegrasikan sistem informasi kepelabuhanan yang ada di setiap instansi terkait, guna melayani kapal dan barang baik untuk kegiatan kapal ekspor impor maupun domestik.

Penerapan Inaportnet sangat penting dilakukan dengan konsisten guna meningkatkan pelayanan kapal di pelabuhan agar dapat berjalan cepat, terpercaya, transparan, terstandar, dan dapat meningkatkan efisiensi dengan biaya yang minimal./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Tanam 50 Ribu ha
Ekonomi & Bisnis

Gerakan Tanam 50 Ribu Ha Tercapai, Kementan Tingkatkan Produksi Pangan

TANAH LAUT, Bisnistoday – Kementerian Pertanian kembali menunjukkan langkah nyata mempercepat terwujudnya...

Produk fesyen
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Fesyen UKM Indonesia Makin Diminati Konsumen Korea Selatan

SEOUL, Bisnistoday -Produk fesyen pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia mendapat...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop dan Agrinas Palma Bangun Model Kemitraan Koperasi Sawit

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Koperasi dan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menjalin...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Digelar Masif, Kemenkop dan Dekopin Gelar Kick Off Bulan Koperasi Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menggelar...