www.bisnistoday.co.id
Jumat , 10 Juli 2026
Home HEADLINE NEWS Kementerian ATR/BPN Fokus Realisasi Digitalisasi Pelayanan
HEADLINE NEWSNasionalNASIONAL & POLITIK

Kementerian ATR/BPN Fokus Realisasi Digitalisasi Pelayanan

DIGITALISASI PERTANAHAN : Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT), Suyus Windayana dalam memberikan arahan dalam rapat koordinasi di awal tahun 2023 ini di Jakarta, Rabu (4/1).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday –  Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) fokus implementasi program digitalisasi pertanahan pada tahun 2023. Selain itu, program utama lainnya yakni pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), serta peningkatakan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Hal tersebut, diungkapkan oleh Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Dirjen PHPT), Suyus Windayana dalam memberikan arahan dalam rapat koordinasi di awal tahun 2023 ini di Jakarta, Kamis (5/1). Pertemuan ini membahas terkait rencana aksi dan sejumlah prioritas yang akan diupayakan selama setahun ke depan.

“Sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak Presiden dan Pak Menteri, PTSL itu harus jadi prioritas kita. Di tahun 2025, PTSL ini harus selesai,” kata Suyus Windayana.

Ia memaparkan baik di level pusat maupun satuan kerja di daerah harus maksimal agar seluruh tanah di Indonesia dapat terdaftar. Sebab, dengan terdaftarnya seluruh bidang tanah, maka akan memberikan kemudahan berusaha sehingga perekonomian bangsa bisa meningkat. 

“Coba kita lihat negara-negara maju itu, mana ada yang tanahnya belum terdaftarkan,” tutur Suyus Windayana.

SDM Berkualitas

Selanjutnya, lanjut Suyus, kedua terkait peningkatan kualitas SDM. Ia menyebutkan saat ini hampir di seluruh daerah di Indonesia mengalami kekurangan akan SDM berkualifikasi. Hal ini mengakibatkan terjadinya perlambatan dalam layanan pertanahan. 

“Oleh karena itu, di tahun ini saya ingin nanti semua pejabat fungsional itu punya tambahan kualifikasi. Jadi dia nanti bisa jadi verifikator, bisa jadi analis, itu boleh,” jelasnya.

Kemudian hal ketiga ialah digitalisasi layanan pertanahan. Suyus Windayana mengatakan tahun ini akan dimaksimalkan digitalisasi terhadap sertipikat dan buku tanah. Penyempurnaan terus dilakukan agar berbagai produk digital ini aman sehingga bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat.

“Jadi salah satu ciri negara maju itu ada negara yang bisa mengelola tanahnya dengan baik. Bahkan coba kita lihat ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, mereka semua sudah menyelesaikan pendaftaran tanahnya,” tutur Suyus Windayana./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Menteri Nusron
Nasional

Menteri Nusron Targetkan 14 Ribu Sertipikasi Tanah Wakaf di Sulsel Rampung dalam Satu Tahun

MAKASSAR, Bisnistoday - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),...

Mendag
HEADLINE NEWS

Kemitraan Jenama Lokal dan Metro Department Store Wujud Kolaborasi UMKM Fesyen dengan Ritel Modern

CIBUBUR, Bisnistoday  – Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong sinergi usaha mikro, kecil,...

Sekolah Rakyat
Nasional

Sekolah Rakyat Kab. Bandung Berada di Kawasan Sejuk Untuk Kenyamanan Belajar Siswa

BANDUNG, Bisnistoday - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat...

Presiden PPIJ
Nasional

Mantan Mendag dan Bos Panasonic, H Rachmat Gobel Berpulang

JAKARTA, Bisnistoday – Dikabarkan bahwa H. Rachmat Gobel, Anggota DPR RI serta...