www.bisnistoday.co.id
Minggu , 10 Mei 2026
Home NASIONAL & POLITIK Tiga Kandidat Diusulkan Jadi PJ Gubernur Jawa Barat
NASIONAL & POLITIKPolitik & Keamanan

Tiga Kandidat Diusulkan Jadi PJ Gubernur Jawa Barat

DIRJEN Peraturan perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM, Asep N Mulyana./
Social Media

BANDUNG, Bisnistoday- DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) telah mengajukan tiga nama Calon Penjabat (Pj) Gubernur Jabar yang akan menggantikan Gubernur Ridwan Kamil yang masa jabatannya akan berkahir pada 5 September 2023 mendatang.

Tiga nama calon pj yang disulkan tersebut adalah Asep N Mulyana yang kini menjabat sebagai Direktur Jenderal Perundang-undangan di Kementerian Hukum dan HAM RI. Keri Lestari Guru Besar Bidang Farmakologi dan Farmasi Klinik Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Bey Triadi Machmudin Deputi Bidang Protokol Pers dan Media Pada Sekretariat Presiden.

Saat ditemui seusai rapat pimpinan di Kantor DPRD Jabar, ketiganya kompak menyatakan mengapresiasi kepercayaan DPRD Jabar untuk mengusulkan nama mereka.

Asep Mulyana mengatakan ia belum tahu secara pasti siapa yang akan menjadi Pj Gubernur Jabar, semuanya tergantung pada keputusan Presiden RI.

“Saya belum tahu secara pasti, saya secara pribadi mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan kehormatan yang diamanahkan atau diberikan oleh masyarakat Jabar melalui DPRD,” jelasnya.

Asep mengatakan, pengajuan ini adalah sebuah hal yang tentu harus mendapat apresiasi atas aspirasi maupun juga dukungan masyarakat Jabar. Keyakinan akan terpilih seperti apa nanti itu urusan nanti dan jangan bicara kemungkinan.

Hal sama juga dikatan, Bey Triadi Machmudin, bahwa dirinya belum bisa berbicara banyak karena hal ini masih dalam proses pengajuan, belum disahkan oleh Presiden RI.

“Yang jelas saya ucapkan terimakasih kepada DPRD yang telah mengajukan saya menjadi kandidat Pj Gubernur, walaupun masih panjang prosesnya. Makanya saya belum bisa bicara lebih banyak karena masih kandidat,” ungkapnya.

Keri Lestari kandidat Pj Gubernur lainnya, mengatakan baik menjadi Pj Gubernur Jabar atau tidak, dirinya akan tetap bersinergi dengan DPRD Jabar dan Pemprov Jabar, sebagai Direktur Institut Pembangunan Jabar Universitas Padjadjaran (Injabar).

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman di fraksi-fraksi DPRD atas kepercayaannya dan InsyaAllah, jadi atau tidak jadi Pj, kita tetap bersinergi bersama, Injabar Unpad bersama DPRD dan Pemprov Jabar
untuk masyarakat Jabar,”ucapnya.

Plh Wali Kota

Sementara itu terkait dengan habisnya masa jabatan Wali Kota Bandung, empat fraksi di DPRD Kota Bandung juga telah mengusulkan Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna, untuk menduduki kursi Penjabat (PJ) Wali Kota
Bandung mulai September 2023 sampai akhir 2024.

Ke empat fraksi tersebut adalah Fraksi Nasdem, PKS, Demokrat dan Gerindra. Dua fraksi lainnya, Partai Golkar dan PDI-P, belum memberi usulan, begitu pula PSI.

Ketua Fraksi Golkar, Juniarso Ridwan, mengaku tak ada calon yang akan mereka ajukan untuk menjadi PJ Wali Kota Bandung. “Kami belum memiliki calon yang akan diajukan. Jadi siapa pun pilihan pemerintah pusat tak
ada masalah,” katanya.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bandung Iman Sulestiono mengatakan, untuk lingkup Pemkot Bandung hanya ada Ema Sumarna yang memenuhi syarat, sedangkan untuk di lingkungan Pemprov Jabar diusulkan Dedi Sopandi. Nama
lain diusulkan dari lingkungan fungsional adalah Karim Suryadi dari perguruan tinggi.

“Siapapun Pj Wali Kota Bandung, yang penting paham Kota Bandung dan tahu permasalahannya,” ujarnya.(vian)/

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Megawati
Politik & Keamanan

Bahas Reunifikasi Korea, Penasihat Presiden Korsel Bertemu Ibu Megawati Soekarnoputri

JAKARTA , Bisnistoday - Presiden Ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDI...

Komisi Percepatan Reformasi Polri menghadap Presiden di Istana Negara
Politik & Keamanan

Yusril: Pemerintah Tidak Akan Membentuk Kementerian Kepolisian

JAKARTA, Bisnistoday - Prof. Dr. H. Yusril Ihza Mahendra, S.H., M.Sc., selaku...

Nayla Marinlee Auramadina, Penggagas Braille AksaraJawa. (dok: Ikasada FIB UI)
HumanioraNASIONAL & POLITIK

Pemenuhan Akses Pendidikan Inklusif Melalui Braille Aksara Jawa

JAKARTA, Bisnistoday - Akses bahan bacaan, buku pedoman, maupun bahan ajar bagi...

Rapat Koordinasi Otsus Papua
Politik & Keamanan

Optimalisasi Peran Kelembagaan DPRP dan MRP Jadi Kunci Perbaikan Tata Kelola Otsus

JAKARTA, Bisnistoday – Dalam rangka membenahi tata kelola pemerintahan di wilayah Papua,...