www.bisnistoday.co.id
Jumat , 1 Mei 2026
Home EKONOMI KemenkopUKM Siap Berkolaborasi dengan Seniman di Candi Borobudur
EKONOMI

KemenkopUKM Siap Berkolaborasi dengan Seniman di Candi Borobudur

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki saat menjadi Keynote Speaker pada Seminar dan Lokakarya bertemakan "Borobudur Pusat Musik Dunia" pada Bussiness Session yang diselenggarakan oleh Padma Sada Svargantara, Omah Mbudur, Kec. Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (8/4) malam.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menyatakan, kementerian yang dipimpinnya siap berkolaborasi dengan para seniman, pelaku wisata, dan UMKM di kawasan wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Termasuk bersinergi dengan Sound of Borobudur (SoB), yang merupakan intelectual property (IP) strategis dalam membangun kebanggaan, pemberdayaan bagi budaya, dan para pelaku usaha berbasis budaya.

“Kami siap berkolaborasi untuk mengembangkan model seperti ini,” kata Teten melalui keterangan tertulisnya usai menjadi Keynote Speaker pada Seminar dan Lokakarya bertemakan “Borobudur Pusat Musik Dunia” pada Bussiness Session yang diselenggarakan oleh Padma Sada Svargantara, Omah Mbudur, Kec. Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (8/4) malam.

MenkopUKM bahkan punya gagasan untuk mementaskan SoB pada acara Konferensi Tingkat Tinggi G20 (KTT G20) Tahun 2022, saat Indonesia menjadi tuan rumah. “Kalau ini ditampilkan akan sangat luar biasa,” ujar Teten.

Menurutnya, SoB merupakan sebuah IP potensial yang bisa menjadi simpul agregator UMKM di Borobudur. Teten mengusulkan agar SoB juga dapat mewujudkan format kelembagaan koperasi.

Secara ekosistem, lanjut Teten, kelembagaan SoB dapat berperan sebagai pendampingan langsung ke masyarakat, mengkonsolidasikan aspek pembiayaan bagi pelaku usaha yang terlibat, dan rumah produksi bersama atau factory sharing.

Selain itu, SoB juga menjadi akses rantai pasok serta pasar produk artisan, akses pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui LKPP dan BUMN melalui Padi UMKM serta memoderasi seluruh mitra agregator dan pendamping UMKM.

Pada kesempatan itu, Teten mengajak stakeholder terkait, seperti Bank Indonesia, untuk menjadi pembina atau pendamping agar proses perjalanan dapat berkelanjutan dan dapat bermitra dengan industri besar.

Musisi Purwatjaraka menyatakan, SoB merupakan gerakan untuk membunyikan relief dan membuktikan bahwa Indonesia sudah punya peradaban yang tinggi sejak abad ke-7.

Purwatjaraka bersama Trie Utami, Dewa Budjana, Bintang Indrianto, Rully Fabrian, dan timnya telah meneliti relief yang terpahat di Candi Borobudur dan membuat replika alat musik. Mulai dari membuat komposisi, aransemen, dan membunyikan relief itu dalam metode modern.

Hal yang menarik pada SoB adalah hadirnya replika alat musik dawai yg sama dengan gambaran dawai di relief Karmawibhangga Candi Borobudur. Replika alat musik dawai ini telah berhasil dibentuk dan dibunyikan oleh para pembakti budaya.

Sebagaimana diketahui, sejak tahun 824 Masehi saat peresmian Candi Borobudur, pada bagian panel relief Karmawibhangga ternyata  tergambar dengan jelas beberapa orang memainkan alat musik yang sangat khas./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Mou Pengembangan Bioetanol (dok PTPN)
EKONOMIEnergi

Kementan dan ESDM Percepat Hilirisasi Pertanian dan Energi

JAKARTA, Bisnistoday - Pemerintah terus memperkuat komitmen dalam mempercepat program hilirisasi pertanian...

Sinergi Pengembangan Bioetanol (Dok PTPN)
EKONOMI

PTPN, Pertamina dan Medco Sinergi Kembangkan Bioetanol

JAKARTA, Bisnistoday - Holding Perkebunan Nusantara, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) (PTPN...

Donald Trump
EKONOMI

Sistem Pengamanan Presiden Donald Trump Dipertanyakan

JAKARTA, Bisnistoday - Sabtu (25/4/2026) lalu pukul 14.00 waktu setempat, Hotel Washington...

EKONOMIJakarta Region

Kecelakaan Kereta KRL dan KA Argo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur

JAKARTA, Bisnistoday- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan...