JAKARTA, Bisnistoday – Menjelang berakhirnya masa pengetatan mudik yang jatuh pada hari ini (24/5), PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 427.309 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada periode akhir pekan terakhir sebelum berakhirnya masa pengetatan mudik, Jumat s.d Minggu (21-23 Mei 2021).
Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru kepada media, di Jakarta, Senin (24/5) menjelaskan, bahwa dari perode tiga hari pada akhir pekan kemarin, Jasa Marga mencatat lalu lintas kembali ke wilayah Jabotabek yang paling tertinggi terjadi pada hari Minggu (23/5) dengan total 162.661 kendaraan.
“Selain dari periode akhir pekan kemarin, angka kembali ke Jakarta ini merupakan yang tertinggi dari keseluruhan periode kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek selama 15 s.d 23 Mei 2021. Walaupun jika dibandingkan dengan lalin normal, angka ini masih turun 0,9%,” tutur Heru.
Baca juga : Trafik Empat Gerbang Utama Tol Milik Jasa Marga Anjlok
Jasa Marga mengimbau agar dapat mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol. Pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, mematuhi protokol kesehatan (menggunakan masker, cuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan) saat berada di Tempat Istirahat.
Selain itu, lanjut Heru, pengendara mengisi BBM dan saldo uang elektronik yang cukup, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas serta istirahat jika lelah berkendara. Informasi lalu lintas di seputar jalan tol dapat diakses melalui Call Center 24 Jam di nomor 14080 dan aplikasi Travoy 3.0 untuk pengguna iOS dan Android.
Berdasarakan data PT Jasa Marga Tbk volume kenderaan tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari beberapa Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Timur).
Total volume lalin yang Kembali wilayah Jabotabek ini naik 1,1% jika dibandingkan lalin normal sebesar 422.658 kendaraan. Untuk distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek di ketiga arah adalah sebesar 48,8% dari arah Timur 27,8% dari arah Barat dan 23,5% dari arah Selatan./










































