www.bisnistoday.co.id
Kamis , 11 Juni 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Menteri PU Fokus Penyediaan Infrastruktur Ketahanan Pangan dan Air
Ekonomi & Bisnis

Menteri PU Fokus Penyediaan Infrastruktur Ketahanan Pangan dan Air

Menteri PU
MENTERI PU, Dody Hanggodo./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo menyatakan, infrastruktur memegang peranan penting dalam mewujudkan visi dan misi Asta Cita. Terutama dalam mewujudkan ketahanan pangan, air, dan energi.

“Saat ini Kementerian PU akan memaksimalkan pemanfaatan infrastruktur yang telah ada. Jadi, apa yang sudah kita punya akan kita revitalisasi dan optimalisasi untuk bisa mensukseskan Asta Cita Presiden Prabowo khususnya di bidang ketahanan pangan, air, dan energi,” kata Menteri Dody.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo didampingi Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti melakukan Rapat Koordinasi dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dan Wakil Menteri PPN/ Wakil Kepala Bappenas Febrian Rudyard, di Kantor Bappenas, Senin (18/11).

Menteri Dody menerangkan, dalam mewujudkan swasembada tersebut, air berperan sangat penting dan menjadi komoditi super strategis bagi Pemerintah Indonesia. Sehingga, alokasi anggaran terbesar juga difokuskan kepada ketahanan pangan melalui infrastruktur sumber daya air, yakni dalam bentuk pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, optimalisasi bendung, serta bendungan.

“Air menjadi salah satu isu utama di Kementerian PU. Kami telah berkoordinasi dengan beberapa lembaga terkait. Sebagai contoh, Kementerian PU telah menandatangani MoU dengan Kementerian Pertanian untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) bersama untuk mewujudkan swasembada pangan,” tutur Dody.

“Kementerian PU akan menyiapkan air irigasinya, baik melalui bendungan yang telah dibangun dan jaringan irigasi yang telah direvitalisasi. Nanti, Kementerian Pertanian akan menyiapkan sarana produksinya,” tambah Menteri Dody.

Selain itu, dalam mewujudkan ketahanan pangan, air, dan energi ini, perlu adanya dukungan dari seluruh stakeholder, termasuk Pemerintah Daerah. Sehingga, pemanfaatannya dapat lebih optimal bagi masyarakat.

“Setelah diskusi dengan beberapa stakeholder terkait, perlu ada Inpres di bidang irigasi, dan juga air minum. Agar kemudian ada kewajiban untuk membuat saluran irigasi dan sambungan rumah sehingga manfaatnya lebih optimal kepada masyarakat,” ujar Menteri Dody.

Prasarana Konektivitas Antar Wilayah

Di bidang konektivitas, Kementerian PU juga tengah menyiapkan pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD) yang telah meningkatkan kemantapan jalan daerah, sehingga mempermudah konektivitas masyarakat. Dengan harapan, Pemerintah Daerah juga akan meningkatkan kondisi kemantapan jalan daerahnya. Sementara itu, di bidang persampahan dan sanitasi juga perlu dukungan dari Pemerintah Daerah terkait pengelolaan infrastruktur yang telah dibangun.

“Ke depan, kami berharap ada penyesuaian alokasi anggaran di daerah untuk mengelola infrastruktur yang telah dibangun. Sehingga, manfaatnya dapat lebih optimal bagi masyarakat,” harap Wamen Diana.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Menperin
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Realisasikan Program Prioritas, Kemenperin Minta Tambah Anggaran Rp1,59 Triliun

JAKARTA, Bisistoday - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp1,59 triliun...

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan.
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Kemendag Terbitkan Tiga Aturan Tata Kelola Ekspor SDA Strategis

JAKARTA, Bisnistoday-  Kementerian Perdagangan menerbitkan tiga Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) yang masing-masing...

Tristar Transindo
Ekonomi & Bisnis

Tren Akomodasi Baru, PT Tristar Transindo Siapkan One Stop Logistics

JAKARTA, Bisnistoday - PT Tristar Transindo terus memperkuat perannya sebagai perusahaan trucking...

Mata uang AS, Dolar. (Unsplash/Niconor Brown)
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Dolar AS tetap Perkasa di Tengah Meningkatnya Konflik Timur Tengah

JAKARTA, Bisnistoday - Dolar AS tetap stabil terhadap mata uang utama lainnya...