www.bisnistoday.co.id
Minggu , 31 Mei 2026
Home EKONOMI Energi Transisi Energi : Pemerintah Bidik Kendaraan Listrik sebagai “Game Changer” Ekonomi
EnergiHEADLINE NEWS

Transisi Energi : Pemerintah Bidik Kendaraan Listrik sebagai “Game Changer” Ekonomi

Mobil listrik tengah melakukan pengisian batteray di salah satu SPKLU, Jakarta, belum lama ini. (foto:istimewa)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Lonjakan harga minyak dunia di tengah ketegangan geopolitik global kembali memicu kekhawatiran akan krisis energi yang dapat merembet menjadi tekanan fiskal dan ekonomi nasional.

Kajian dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) memperkuat kebijakan pemerimtah. Studi INDEF menunjukkan bahwa satu unit kendaraan listrik dapat memangkas beban subsidi energi hingga 85 persen. Temuan ini dinilai relevan dengan kondisi saat ini, di mana konflik global turut mendorong kenaikan harga minyak dan meningkatkan tekanan fiskal.

Ekonom senior INDEF, Prof. Didik J. Rachbini, menilai momentum krisis justru harus dimanfaatkan sebagai titik balik transformasi energi nasional.

“Percepatan elektrifikasi transportasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menjaga ketahanan nasional sekaligus menyelamatkan fiskal,” tegasnya dalam rilis media.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya hingga 100 gigawatt dalam waktu dekat. Target ambisius ini membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sebagai pengguna energi.

Di sisi lain, kebijakan subsidi energi selama ini dinilai belum tepat sasaran. Data menunjukkan bahwa sekitar 63 persen konsumsi BBM bersubsidi dinikmati oleh kelompok masyarakat mampu, sementara kelompok bawah hanya menerima sekitar 37 persen.

Kondisi ini memperkuat urgensi reformasi subsidi melalui transisi energi. Tanpa langkah cepat, risiko pembengkakan subsidi dinilai dapat memicu krisis fiskal yang lebih dalam.

“Jika tidak segera beralih, subsidi bisa tidak terkendali dan justru lebih banyak dinikmati kelompok atas,” ujar Didik.

Dengan tekanan global yang belum mereda, pemerintah melihat percepatan transisi energi sebagai strategi kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan. Momentum krisis saat ini dinilai sebagai peluang untuk melakukan lompatan besar menuju kemandirian energi nasional.

Transisi Energi

Pemerintah dalam situasi krisis, mendorong percepatan transisi energi, khususnya melalui konversi kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) ke kendaraan listrik.

Presiden Prabowo Subianto dalam suatu kesempatan, menegaskan langkah tersebut bukan sekadar pilihan, melainkan strategi penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. Ia menyebut, penggunaan kendaraan listrik berpotensi menekan pengeluaran masyarakat secara signifikan.

“Kita sudah bikin simulasi, ternyata naik motor kalau pakai listrik pengeluarannya tinggal 20 persen atau seperlima. This is our game changer,” ujar Presiden dalam keterangannya.

Menurutnya, konversi kendaraan listrik akan diterapkan secara luas, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga kendaraan logistik seperti truk. Kebijakan ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM yang selama ini membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

IKM Pangan
HEADLINE NEWS

IKM Pangan Harus Mampu Jadi Motor Hilirisasi dan Pemberdayaan Ekonomi

JAKARTA, Bisnistoday – Industri pangan diharapkan berkontribusi besar terhadap perekonomian, sektor ini...

Presiden Prabowo
HEADLINE NEWSKawasan Global

Prabowo-Macron Jalin Kemitraan Strategis, Bahas Pertahanan hingga Percepatan IEU-CEPA

PARIS, Bisnistoday - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron,...

GT Kalikangkung
HEADLINE NEWS

Lonjakan Arus Kendaraan Jalan Tol Warnai Libur Panjang Hari Raya Idul Adha

JAKARTA, Bisnistoday - Ribuan masyarakat memanfaatkan momentum libur untuk melakukan perjalanan ke...

Presiden Prabwwo
HEADLINE NEWS

Presiden Prabowo Shalat Idul Adha di Paris, Pererat Hubungan Indonesia–Prancis

JAKARTA, Bisnistoday -Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melaksanakan salat Idul Adha bersama warga negara Indonesia...