www.bisnistoday.co.id
Senin , 25 Mei 2026
Home LIFESTYLE Rona & Film Joko Anwar Siap Hadapi Pro-Kontra, Film Terbarunya Sarat Kritik Sosial
Rona & Film

Joko Anwar Siap Hadapi Pro-Kontra, Film Terbarunya Sarat Kritik Sosial

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday — Sutradara sekaligus penulis naskah Joko Anwar mengakui film terbarunya yang berjudul ‘Ghost in the Cell’ memang berpotensi memicu beragam tanggapan publik karena sarat akan kritik sosial.

Joko mengungkapkan film ini berangkat dari kegelisahan terhadap kondisi sosial-politik di Indonesia yang dinilainya belum menunjukkan perbaikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Kita berharap dari 2018 ke 2025 Indonesia membaik, ternyata nggak. Nah, terus kita mencoba untuk merangkum dalam film ini. Bagaimana filmnya bisa merepresentasikan Indonesia,” ujarnya dalam konferensi pers di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2026).

Ia menyebut kata “absurd” menjadi tema utama dalam proses pengembangan cerita, untuk menggambarkan situasi Tanah Air yang dianggapnya semakin sulit dipahami secara rasional.

“Indonesia itu saking absurd banget, (ada) korupsi ratusan triliun, kita semua tenang-tenang aja kan? Udah kayak absurd banget. Jadi, aku mencoba membuat skenario yang juga bisa menangkap itu,” ucapnya.

“Jadi, proses kreatifnya, kita dasarkan ke Indonesia itu absurd,” tegasnya.

Konsep tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam skenario film yang menggabungkan komedi dan horor. Menurutnya, unsur ini mencerminkan dinamika kehidupan masyarakat Indonesia yang penuh kontradiksi.

“Film ini kadang-kadang komedi, kadang-kadang horror. Karena memang seperti itulah cerminan dari kehidupan kita sebagai warga negara Indonesia,” jelasnya.

Dengan mengusung genre horor-komedi, film ‘Ghost in the Cell’ bercerita tentang para napi di lapas Labuhan Angsana yang menghadapi penindasan pejabat lapas dan kekerasan antar tahanan.

Namun, semenjak kedatangan napi baru, muncul teror misterius yang menewaskan satu per satu napi dengan aura paling negatif. Demi bertahan hidup, para napi itu berlomba-lomba melakukan kebaikan dan akhirnya bersatu melawan ketidakadilan serta ancaman supranatural yang menghantui penjara.

Film ini juga mengangkat metafora ‘negara sebagai penjara’ yang menggambarkan sebagian besar warga Indonesia tidak memiliki pilihan untuk keluar dari kondisi tersebut dan tetap bertahan dalam situasi yang ada.

“Penjaranya sendiri adalah negara dan semua napi-napi itu adalah WNI (warga negara Indonesia). Kita. Kenapa? Kita nggak bisa kabur. Tidak semua orang bisa ‘kabur aja dulu’. Kalau kebanyakan dari kita, hashtag-nya adalah ‘mau kabur kemana?’ Karena kita semua ada di penjara,” ungkapnya.

Menanggapi kemungkinan pelabelan sebagai karya yang tidak pro-pemerintah, ia mengatakan hal tersebut justru sejalan dengan semangat film yang ingin menyampaikan kritik sosial secara terbuka.

“Kalau dicap tidak pro-pemerintah itu tujuan kita bersama, bukan?” kelakarnya.

Film ‘Ghost in the Cell’ merupakan karya persembahan rumah produksi Come and See Pictures, yang bekerja sama dengan RAPI Films, Legacy Pictures, dan Barunson E&A.

Dibintangi oleh Abimana Aryasatya, Endy Arfian, Morgan Oey, Lukman Sardi, dan masih banyak pemeran berbakat lainnya.

Film ini dijadwalkan mulai tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 16 April 2026 dan diklasifikasikan untuk usia 17 tahun ke atas oleh Lembaga Sensor Film. (E2-NOVITA LESTARI)

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rapat Umum Anggota Luar Biasa (RUA-LB) WAMI 2026
Rona & Film

Daftar Lengkap Komposer dan Publisher yang Kini Menduduki Badan Pengawas WAMI


JAKARTA,Bisnistoday- Wahana Musik Indonesia (WAMI) secara resmi menetapkan jajaran Badan Pengawas baru...

Caption foto: Panitia Mahabbah Allah Pakem 9
Rona & Film

Bukan Sekadar Hiburan Mengapa Konser Mahabbah Allah Pakem 9 Jadi Simbol Pertobatan Publik

JAKARTA, Bisnistoday-  Persiapan penyelenggaraan Konser Musik Spiritual bertajuk "Mahabbah Allah Pakem 9"...

Istri
Rona & Film

Merasa Terancam Erin eks  Istri Andre Taulany Resmi Laporkan Mantan ART ke Polisi Soal Pelanggaran Privasi


JAKARTA, Bisnistoday - Perseteruan antara mantan istri Andre Taulany, Rien Kasman atau...

Pentas Musik
Rona & Film

Solois Pop-punk Asal Inggris, Josh Holmes Gelar Konser Intim di M Bloc, Jakarta

JAKARTA, Bisnistoday - Musisi pop-punk asal Inggris, Josh Holmes, sukses menggelar konser...