www.bisnistoday.co.id
Minggu , 14 Juni 2026
Home OPINI Gagasan KADIN Indonesia Bidang Diplomasi Multilateral Dorong Penguatan Kerja Sama Investasi, Perdagangan dan Industri
Gagasan

KADIN Indonesia Bidang Diplomasi Multilateral Dorong Penguatan Kerja Sama Investasi, Perdagangan dan Industri

Andi Anzhar Cakra Wijaya
Andi Anzhar Cakra Wijaya
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bidang Diplomasi Multilateral sangat mendorong penguatan kerja sama investasi, perdagangan, dan industri sebagai bagian dari upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Dan, memperkuat posisi Indonesia dalam dinamika ekonomi global.

Dalam pelaksanaannya, KADIN Indonesia memprioritaskan pendekatan pertumbuhan regional yang inklusif, berkelanjutan, dan saling menguntungkan antarnegara mitra. Khususnya, di Kawasan ASEAN, Asia Pasifik, Timur Tengah, serta kawasan strategis lainnya.

Bangun Konektivitas yang Lebih Kuat

Melalui diplomasi ekonomi multilateral, KADIN Indonesia berupaya membangun konektivitas yang lebih kuat antara para pelaku usaha Indonesia dan mitra internasional. Sekaligus, membuka akses pasar, transfer teknologi, penguatan rantai pasok industri, serta peningkatan investasi yang mampu menciptakan nilai tambah untuk perekonomian nasional maupun daerah.

Baca Juga: Kadin Diminta ‘Tancap Gas’ Garap Pasar Uni Eropa Usai Indonesia-EU CEPA Rampung

Tingkatkan Volume Perdagangan

Pendekatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan volume perdagangan dan investasi. Tetapi, juga mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi regional, penciptaan lapangan kerja, pengembangan industri hilirisasi, serta peningkatan daya saing sumber daya manusia Indonesia.

Dorong Dialog Strategis

KADIN Indonesia juga memandang bahwa stabilitas kawasan, kolaborasi lintas negara, dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, serta lembaga internasional merupakan faktor penting dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang kondusif dan resilien di tengah tantangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global.

Oleh karena itu, KADIN Bidang Diplomasi Multilateral terus mendorong dialog strategis, forum bisnis internasional, serta kemitraan konkret yang dapat menghasilkan proyek-proyek investasi dan kerja sama industri yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Tingkatkan Kerja Sama Multilateral

Ke depan, KADIN Indonesia berharap, kerja sama multilateral dapat menjadi instrumen utama dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi regional, memperluas peluang usaha untuk para pelaku industri nasional. Serta, menjadikan Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan perdagangan yang strategis di kawasan maupun di tingkat global.

Danantara Perlu Libatkan Tokoh Dunia Usaha Daerah

Danantara Indonesia sebagai pemegang saham strategis BUMN perlu mempertimbangkan keterlibatan tokoh dunia usaha daerah, termasuk Ketua KADIN provinsi yang memiliki kapasitas, integritas, dan pengalaman bisnis memadai dalam struktur pengawasan maupun pengelolaan BUMN tertentu. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan perspektif praktis terkait pengembangan investasi, perdagangan, hilirisasi industri, dan penguatan konektivitas ekonomi daerah dengan agenda pembangunan nasional.

Oleh: Andi Anzhar Cakra Wijaya
– Waketum KADIN Indonesia Bidang Diplomasi Multilateral
– ⁠Waketum ICMI Pusat Bidang Politik dan Hubungan Luar Negeri

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

KTT BRICS+
Gagasan

Ketika “The President’s Men” Mengalahkan Peraih Adhi Makayasa

JAKARTA, Bisnistoday - Pada penutupan Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVI Tahun 2026 di...

Krisis
Gagasan

“Sense of Crisis” Lemah Ditengah Tekanan Berat Ekonomi

JAKARTA, Bisnistoday – Pasar modal terjungkal habis dan sudah mendekati krisis 2008....

Program MBG
GagasanOPINI

Basmi “Rent Seeking”, Saatnya Reformasi Kelembagaan Badan Gizi Nasional dan Tata Kelola Program MBG

RAKYAT mengharapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat berkembang dari sekadar program...

Logo BGN
Gagasan

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

JAKARTA, Bisnistoday - Belakangan ini publik disuguhi sejumlah kabar yang menimbulkan pertanyaan...