JAKARTA, Bisnistoday – Sony Electronics memperkenalkan FE 100-400mm F4.5 GM OSS, lensa terbaru dalam jajaran flagship G Master untuk kamera full-frame Alpha E-mount.
Dengan jangkauan zoom 100-400 mm dan aperture konstan F4.5, lensa ini menghadirkan resolusi dan efek bokeh khas seri G Master, serta autofocus (AF) dengan tingkat presisi tinggi yang 3x lebih cepat dibandingkan FE 100-400mm F4.5-5.6 GM OSS.
Memiliki bobot sekitar 65 oz. (1.840 g) dengan struktur internal zoom, lensa ini menawarkan keseimbangan bobot yang stabil untuk mendukung mobilitas tinggi saat pengambilan gambar.
FE 100-400mm F4.5 GM OSS memberikan kecepatan, jangkauan, dan kualitas gambar yang dibutuhkan para kreator fotografi wildlife, birding, olahraga, hingga foto jurnalistik untuk menangkap momen penting di berbagai situasi, sekaligus memperluas kemampuan kreatif mereka.
Motoya Itako, President Director, PT Sony Indonesia mengatakan, FE 100-400mm F4.5 GM OSS dirancang untuk menghadirkan jangkauan, kecepatan, dan mobilitas yang dibutuhkan untuk menangkap subjek yang bergerak cepat dan sulit diprediksi dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi.
“Lensa ini cocok untuk fotografi satwa liar, birding, olahraga, maupun fotojurnalistik selain itu, lensa ini juga memungkinkan para kreator untuk tetap fokus pada momen dan menangkap gambar-gambar penting yang mungkin terlewatkan,” tuturnya di Jakarta, Jumat (22/5)
Kualitas Optik G Master Menghasilkan detail yang tajam di seluruh rentang zoom 100-400 mm, bahkan saat digunakan pada aperture maksimal F4.5. Desain optik yang dilengkapi elemen ED XA (Extra-low Dispersion extreme aspherical) terbaru, XA (extreme aspherical), dua Super ED (extra-low Dispersion), dan tiga elemen kaca ED, mampu mengendalikan berbagai aberasi termasuk aberasi kromatik dan sferis secara efektif untuk menghasilkan resolusi luar biasa dari tengah hingga tepi gambar di seluruh rentang zoom.
“Lensa dengan bobot 65 oz. (1.840 g) memiliki Autofocus cepat dan Stabilisasi bawaan mendukung Active Mode dan fitur breathing compensation pada bodi kamera untuk mengoreksi perubahan sudut pandang saat penyesuaian fokus dalam perekaman video,” imbuh Itako./E2










































