www.bisnistoday.co.id
Senin , 29 Juni 2026
Home LIFESTYLE Komunitas ACE-YS Siap Digelar, Dorong RI Jadi Pemimpin Industri Kreatif di Kancah Regional
Komunitas

ACE-YS Siap Digelar, Dorong RI Jadi Pemimpin Industri Kreatif di Kancah Regional

The Asian Creative & Digital Economy Youth Summit (ACE-YS) akan digelar pada 28-29 Oktober 2023 di Taman Mini Indonesia Indah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) dan Selaksa bekerjasama dengan Lazada Indonesia akan menggelar The Asian Creative & Digital Economy Youth Summit (ACE-YS) pada 28-29 Oktober 2023 di Taman Mini Indonesia Indah.

ACE-YS merupakan sebuah inisiatif untuk mendorong aksi kolektif di antara para kreator, pengusaha kreatif, pembuat kebijakan, komunitas, dan investor di Asia, serta mendorong ekonomi kreatif dan digital yang dinamis serta berkelanjutan dengan fokus khusus pada Asia Tenggara.

Sederet pembicara dari dalam dan luar negeri dipastikan akan hadir membagikan pengalaman dan pandangan sebagai bagian dari komitmen bersama memajukan ekonomi kreatif di tingkat regional.

Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves, Odo RM Manuhutu, , menyampaikan bahwa pihaknya meyakini sinergi dan kolaborasi di tataran regional menjadi kunci bagi kemajuan industri kreatif.

“ACE-YS kami gelar sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat posisi Indonesia di bidang ekonomi kreatif dan digital di kawasan ini. Kami berharap Indonesia menjadi pemimpin regional dalam ekonomi kreatif dan digital, melalui berdirinya ACE-YS sebagai sebuah organisasi internasional,” tutur Odo  saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (25/10).

CEO Lazada Indonesia, James Chang mengatakan, bagi Lazada Indonesia, generasi muda yang berdaya menjadi kunci utama pertumbuhan perekonomian digital di Asia Tenggara.

“Kami percaya bahwa generasi muda adalah penggerak utama, pemimpin masa depan, dan harapan kita untuk transformasi digital yang berkelanjutan. Dengan jumlah generasi muda yang mencakup 34 persen dari total populasi di Asia Tenggara, kami berkomitmen untuk menyediakan perangkat, jaringan, dan ekosistem yang bisa membantu mereka bertransformasi digital secara optimal. Teknologi dan infrastruktur kami yang kuat akan terus menjadi katalisator untuk konektivitas dan kolaborasi, menghadirkan lebih banyak peluang bagi industri kreatif dan digital, khususnya di Asia Tenggara,” ungkapnya.

Perencanaan Jangka Panjang

Perwakilan Steering Committee ACE-YS, Fadhila Hasna Athaya menjelaskan, ACE-YS digelar dengan mengedepankan perencanaan jangka panjang. Hal ini tergambar dari gelaran tahun ini yang mengambil tema New Waves from The SEA, bermakna inisiasi yang melibatkan anak muda Southeast Asia (SEA) sebagai awal dari visi membangun collective action antar pelaku dan pemangku kepentingan di industri kreatif dan digital di Asia.

ACE-YS, lanjut dia, bukan hanya one-time event, tetapi akan menjadi rangkaian program rutin yang ingin melibatkan semua pihak untuk dapat berkontribusi dalam perannya masing-masing agar menciptakan ekosistem kreatif dan digital yang inklusif dan berkelanjutan melalui kegiatan pra-summit, summit, dan pasca-summit setiap tahunnya.

Baca juga: Festival Aekhula 2022 Momentum Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Nias Barat

Dennis Adishwara menambahkan bahwa ACE-YS adalah inisiatif yang menarik dari lintas stakeholder untuk memajukan industri kreatif dan digital. Menurut Dennis, para pelaku di industri kreatif harus sering “nongkrong bareng” dengan pelaku lainnya dari sub sektor yang sama maupun berbeda, agar komunikasi bisa sering terjadi. Harapannya, akan tercipta ruang kolaborasi yang lebih luas sehingga inovasi baru lebih berpotensi terwujud.

Ivan Chen, CEO Anantarupa selaku perusahaan game terkemuka di Indonesia menuturkan pentingnya kehadiran event dan aktivasi di tingkat Asia Tenggara sebagai upaya membangun jejaring bagi perusahaan yang tengah menargetkan pasar ASEAN seperti Anantarupa.

“Belum lama ini kita testing server di Vietnam dan beberapa negara di Asia Tenggara. Kalau bicara targetnya kenapa di ASEAN dulu, kami  mengejar target Lokapala bisa masuk sebagai salah satu cabor di SEA Games 2025 karena dengan demikian hal ini bisa jadi capaian dan mengukuhkan leadership Indonesia di Asia Tenggara. Terutama mengingat 90% pemain game di Asia Tenggara memainkan game esports dan hanya Indonesia yang memiliki game esportsnya sendiri yaitu Lokapala. Kehadiran ACE-YS membuka ruang bagi kita untuk berdialog dan mencari jejaring Asia Tenggara dan menjalin kerja sama lintas negara untuk industri strategis ini,” ujar Ivan Chen./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Komunitas

Puncak BKUPI: Ulama Perempuan Serukan Indonesia Tanpa Kekerasan

JAKARTA, Bisnistoday -Masjid Cut Nyak Dien menjadi lokasi penyelenggaraan Hari Puncak Bulan...

Jajaran Pengurus IWAPI Jakarta Selatan
Komunitas

Berdayakan Perempuan di Dunia Usaha, IWAPI Jakarta Selatan Gelar Rakercab 2026

JAKARTA, Bisnistoday – Berfokus pada resiliensi dan navigasi bisnis pengusaha perempuan, Rakercab...

Erwin Hartawan (tengah) Chief Commercial Officer CPPETINDO
Ekonomi & BisnisKomunitasLIFESTYLE

Bolt Pet Food Semakin Merambah Pasar Global

JAKARTA,Bisnistoday – Di usianya yang hampir memasuki satu dekade, produsen lokal makanan hewan peliharaan,...

Jersey Persib
KomunitasSport & Health

Persib Perkuat Hubungan RI-Prancis Melalui Diplomasi Olahraga

JAKARTA-Bisnistoday: Upaya untuk memperkuat hubungan antarnegara dapat dilakukan melalui cara apa saja....