JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (10/11) ditutup melemah 28,97 poin ke posisi 6.809,26. Sementara indeks LQ45 turun 6,31 poin ke posisi 901,71.
Pelemahan IHSG juga mengikuti bursa kawasan Asia dan global yang terpengaruh pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell dan kenaikan imbal hasil treasury Amerika Serikat (AS).
Dalam pidatonya, Jerome Powel bahwa The Fed secara berhati-hati akan mengamati kondisi perekonomian untuk memitigasi risiko kenaikan suku bunga, yang masih terlalu dini bagi bank sentral untuk secara pasti mengumumkan kesimpulan dari kenaikan suku bunganya, meskipun tidak ada alasan untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut.
Pernyataan tersebut memberikan sinyal potensi The Fed masih akan menaikkan suku bunga acuannya lebih lanjut apabila diperlukan untuk meredakan inflasi.
Selain itu, pergerakan bursa regional Asia dan global juga terpengaruh kenaikan imbal hasil US Treasury Note 10 yang naik lebih dari 12 basis poin (bps) menjadi 4,634 persen, sehingga mendorong pelaku pasar menahan diri untuk masuk ke pasar saham.
Dibuka Melemah
Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor meningkat yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik sebesar 0,43 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor teknologi yang masing-masing naik 0,28 persen dan 0,25 persen.
Sedangkan, enam sektor turun yaitu sektor properti turun paling dalam yaitu minus 1,04 persen, diikuti sektor barang konsumen primer dan sektor keuangan yang masing- masing minus 0,89 persen dan 0,88 persen.
Baca juga: Pasar Menanti Pidato Ketua The Fed, IHSG Melemah
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu COAL, PURI, TMAS, BRPT dan STRK. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni BIMA, NATO, BSML, NICL dan RAAM.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 993.991 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,48 miliar lembar saham senilai Rp7,75 triliun. Sebanyak 184 saham naik, 333 saham menurun, dan 227 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 78,40 poin atau 0,24 persen ke 32.568,10, indeks Hang Seng melemah 308,02 poin atau 1,76 persen ke 17.203,26, indeks Shanghai melemah 14,31 poin atau 0,47 persen ke 3.038,97, dan indeks Strait Times melemah 28,64 poin atau 0,91 persen ke 3.106,68./


