www.bisnistoday.co.id
Rabu , 10 Juni 2026
Home EKONOMI Ekspor Pertanian Januari-Juli 2021 Tumbuh 8,72 Persen
EKONOMI

Ekspor Pertanian Januari-Juli 2021 Tumbuh 8,72 Persen

Ekspor produk pertanian terus meningkat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Nilai ekspor pertanian pada periode Januari – Juli 2021 mengalami pertumbuhan positif, yakni 8,72 persen (YoY). Dengan demikian total ekspor pada sektor pertanian secara keseluruhan dari Januari hingga Juli 2021 mencapai 2,24 miliar dolar AS.

“Kenaikan itu terjadi karena meningkatnya ekspor tanaman obat, aromatik, dan rempah-rempah,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Margo Yuwono saat merilis perkembangan ekspor Indonesia pada periode Juli 2021 di Jakarta, Rabu (18/8).

Margo menyebut, secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari–Juli 2021 mencapai 120,57 miliar dolar AS atau naik 33,94 persen dibanding periode yang sama tahun 2020. “Ekspor kita sangat menjanjikan karena tumbuhnya cukup besar di atas 30 persen, ” sebutnya.

Margo menambahkan bahwa ekspor nonmigas menyumbang 94,35 persen dari total keseluruhan ekspor periode Januari–Juli 2021.  “Ekspor nonmigas Juli 2021 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu 3,57 miliar dolar AS, disusul Amerika Serikat 2,02 miliar dolar AS dan Jepang 1,19 miliar dolar AS,” jelasnya.

Di sisi lain, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan pada Januari-Juli juga mengalami kenaikan yang cukup tajam, yaitu sebesar 31,36 persen. Kontribusi terbesar pada periode ini disumbang oleh komoditas lemak dan minyak hewan/nabati senilai 16,59 miliar dolar AS.

“Total ekspor industri pengolahan mencapai 94,62 miliar dolar AS. Pangsa pasar industri pengolahan terbesar adalah Tiongkok, Pakistan dan India,” katanya.

Berkaitan dengan hal ini, perkembangan upah nominal buruh tani pada bulan Juli 2021 juga mengalami peningkatan, yakni  sebesar 0,06 persen dibanding upah buruh tani Juni 2021, yaitu dari Rp56.794 menjadi Rp56.829 per hari.

Akselerasi Ekspor

Kepala Biro Humas dan informasi Publik Kementerian Pertanian (Kementan), Kuntoro Boga Andri menyebutkan Kementan terus berupaya untuk mendorong akselerasi ekspor pertanian. Diharapkan peningkatan ekspor dapat membantu proses pemulihan ekonomi nasional.

“Seperti yang sudah diungkapkan Pak Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo), peningkatan ekspor pertanian memiliki peran penting dalam mengentaskan kemiskinan, terutama kalangan petani. Untuk itu, kami siap  menggelar karpet merah untuk eksportir sehingga ekspor pertanian kita bisa terus meningkat,” tuturnya.

Peningkatan signifikan pada ekspor industri pengolahan juga menjadi catatan khusus bagi jajaran Kementan untuk terus mendorong hilirisasi hasil produksi pertanian. “Ke depan, sesuai perintah Presiden Jokowi dan arahan Menteri Pertanian, kita akan terus memperkuat industri hilirisasi pertanian,” tutupnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Mata uang AS, Dolar. (Unsplash/Niconor Brown)
EKONOMI

Dolar tetap Perkasa di Tengah Meningkatnya Konflik Timur Tengah

JAKARTA, Bisnistoday - Dolar tetap stabil terhadap mata uang utama lainnya pada...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kokoh di Industri, Regina Realty Menjadi Acuan Memilih Properti Menguntungkan

JAKARTA, Bisnistoday – Membangun bisnis dari pengalaman mengelola dan mengembangkan aset secara...

OpenAI (dok:Unsplash/Levart Phorographer)
EKONOMI

Tidak Mau kalah dari Pesaing, OpenAI Berencana IPO

JAKARTA- Bisnistoday - OpenAI, perusahaan teknologi yang membuat ChatGPT, diam-diam mengajukan penawaran...

Sebuah proyek konstruksi di Kuala Lumpur . Malaysia (dok:Unsplash/Sam)
EKONOMI

Perang AS-Iran bakal Berdampak Struktural di ASEAN

JAKARTA, Bisnistoday – Perang AS-Iran telah berlangsung lebih dari tiga bulan. Meski...