SAMPANG, Bisnistoday – Guna membantu menapaki kehidupan masyarakat Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, PT HCML Husky -CNOOC Madura Limited) menyiapkan fasiltias serta memberdayakan masyarakat. “GOR Indoor Harmoni di Pulau Mandangin, merupakan bentuk partisipasi HCML turut membantu perbaikan kehidupan warga,” ujar Hendrianto, pendamping PPM Kab. Sampang, Jawa Timur, Selasa (17/6).
Ia menjelaskan, bahwa kehadiran fasiltias GOR Indoor Harmoni salah satunya untuk menjadi wadah kegiatan anak muda yang sering mengisi kegiatan yang kurang bermanfaat seperti kegiatan balap liar, nongkrong maupun untuk mengurangi kriminal.
“Nantinya GOR Indoor ini menjadi pusat kegiatan masyarakat, dan diperluas hingga area depan. GOR ini bisa dimanfaatkan untuk olahraga seperti senam, badminton maupun acara pernikahan atau hajatan warga lainnya.”
Kehadiran GOR indoor yang baru selesai dibangun ini, juga diharapkan mendorong aktifitas dagang warga Pulau Mendangin ini yang sekarang berada di koridor jalan akses desa ke tempat representatif. “Nantinya dipusatkan di sekitar GOR Indoor ini, termasuk area parkir, maupun lapak berjualan.”
Hendrianto menambahkan, bahwa GOR Indoor ini sudah diserahkan pengelolaanya kepada BUMDes. Diharapkan, melalui pengelolaan BUMDes ini GOR Indoor ini mampu memberikan andil untuk menutupi kebutuhan operasional kegiatannya sendiri.”Sekarang ini, gratis seperti beli shuttlecock badminton-nya saja, lapangan tidak bayar, begitupun kalau ada hajatan, sewa kursinya saja yang ditanggung warga.”
Dibangun Bertahap
Sementara, Wasin Hausaye, Badan Perwusyawaratan Desa mengatakan, pembangunan GOR Indoor Harmoni ini sudah berlangsung dua tahun. Pembangunan GOR Indoor ini mencapai Rp750 juta dengan dianggarkan secara bertahap.
“Anggarannya untuk peralatan nelayan, terus sebagian untuk GOR ini, dan bertahap selama dua tahun, hingga sekarang sudah bisa digunakan. Walau begitu, fasilitas penunjang lainnya masih akan dilengkapi.”
Pembangunan GOR Indoor Harmoni ini, tambah Wasin, juga merupakan bagian mewujudkan tantangan memperbaiki fasilitas masayrakat. Seperti biasanya, masyarakat lebih cenderung kalau dibantu dihabiskan untuk konsumtif. “Masyarakat tentu penginya pasti konsumtif, kalau dibantu,” kilahnya.
Seperti diketahui, bahwa Desa Pulau Mandangin berada di wilayah Kepulauan Kabupaten Sampang. Pulau ini berada di area selat Madura dengan jumlah penduduk sekitar 20.000 jiwa. Ketersediaan infrastruktur seperti gedung pertemuan sebaguna untuk pusat kegiatan dinilai sangat dibutuhkan bagi warga Desa Mandangin./




