www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 9 Mei 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Ditutup Menguat Tipis
Bursa

IHSG Ditutup Menguat Tipis

IHSG menguat
IHSG pada perdiagangan Selasa (27/02) ditutup menguat tipis
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (27/02) ditutup menguat tipis 1,50 poin ke posisi 7.285,32. Sementara indeks LQ45 naik 1,09 poin ke posisi 992,68. Penguatan dipimpin oleh saham sektor teknologi.

Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Selasa (27/02) menyebut, pada perdagangan hari ini investor melakukan aksi wait and see menanti rilis data inflasi Indonesia pada Jumat (01/03).

Badan Pusat Statistik (BPS) pada Jumat (01/03) akan melaporkan data inflasi Indonesia periode Februari 2024, yang berpotensi naik di tengah lonjakan bahan pokok dan pangan.

Bank Indonesia (BI) pada Kamis pekan lalu mencatat defisit transaksi berjalan 1,3 miliar dolar Amerika Serikat (AS) pada kuartal IV-2023, secara keseluruhan,  2023 defisit mencapai 1,6 miliar dolar AS atau 0,1 persen dari PDB.

Di sisi lain, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 defisit Rp347,6 triliun atau 1,65 persen dari produk domestik bruto (PDB), di mana investor di dalam negeri khawatir dengan fenomena twin deficit, karena dapat mengancam perekonomian Indonesia ke depan.

Dibuka Melemah

Dibuka melemah, IHSG bergerak ke teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat yaitu dipimpin sektor teknologi yang meningkat sebesar 0,57 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor energi yang masing- masing naik sebesar 0,39 persen dan 0,02 persen.

Delapan sektor turun yaitu sektor barang konsumen non primer turun paling dalam minus sebesar 0,51 persen, diikuti sektor barang keuangan dan sektor barang konsumen primer yang turun sebesar 0,34 persen dan 0,33 persen.

Baca juga: Perdagangan Awal Pekan IHSG Ditutup Melemah

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu MMIX, HUMI, VISI, ARKO dan SMLE. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni OASA, BULL, RGAS, LMAX, dan UDNG.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.308.013 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,78 miliar lembar saham senilai Rp10,19 triliun. Sebanyak 235 saham naik, 308 saham menurun, dan 231 tidak bergerak nilainya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

TRADE EXPO INDONESIA 2026

<?php echo adrotate_ad(13); ?>

Related Articles

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

PDB Lampaui Ekspektasi, Mirae Asset Prediksi Rupiah Jadi Kunci Arah IHSG

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar keuangan domestik...

GEDUNG BEI
Bursa

Pasar Masih Dinamis, Tunggu Kebijakan Moneter Yang Meyakinkan

JAKARTA, Bisnistoday – Aset berisiko Indonesia kembali berada dibawah tekanan. IHSG pada...

Gedung BEI
BursaHEADLINE NEWS

Mirae Asset Sekuritas: Reformasi Pasar Modal Jadi Penentu di Tengah Tekanan MSCI

JAKARTA, Bisnistoday - Pasar modal Indonesia kembali menghadapi tekanan setelah Morgan Stanley...

BursaBURSA & KORPORASIHEADLINE NEWS

Astra Tebar Deviden Fantastis Rp15,6 Triliun, Pemegang Saham Perseoran Raup Rp292 Per Saham

JAKARTA, Bisnistoday - PT Astra International Tbk  (Astra) berhasil mencetak laba bersih...