www.bisnistoday.co.id
Minggu , 12 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Kembali Ditutup Melemah
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG Kembali Ditutup Melemah

IHSG melemah
IHSG pada perdagangan Jumat (31/05) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (20/6) kembali ditutup melemah 25,60 poin ke posisi 6.666,46. Sementara indeks LQ45 turun 1,21 poin ke poisisi 948,81.

Tim Riset Pilarmas Investindo dalam kajiannya menyebutkan, penrunan IHSG selain mengikuti bursa kawasan Asia juga didorong oleh turunnya harga saham sektor barang baku, properti, consumer cyclical, dan transportasi & logistik.

Pada Rabu dan Kamis atau 21-22 Juni 2023 esok, Bank Indonesia (BI) akan melangsungkan Rapat Dewan Gubernur BI (RDG BI) untuk menentukan kebijakan moneter terkait suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR).

Konsensus memperkirakan bank sentral akan kembali menahan suku bunga acuannya di level 5,75 persen, seiring berlanjutnya penurunan inflasi dalam negeri.

Dari mancanegara, kunjungan diplomatik Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken ke China masih menjadi headline yang diamati oleh para pelaku pasar global, yang mana menunjukkan kemajuan hubungan bilateral antara AS dan China.

Selain itu, para pelaku pasar juga memperhatikan dampak kebijakan The Fed yang menahan suku bunga acuannya, namun, tetap memberikan sinyal kenaikan ke depan, artinya The Fed masih hawkish.

Dibuka Melemah

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih nyaman bergerak di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, dua sektor meningkat di mana sektor kesehatan paling tinggi yaitu 0,18 persen, diikuti sektor energi yang naik 0,15 persen.

Sedangkan, sembilan sektor terkoreksi yaitu sektor barang baku turun paling dalam minus 1,64 persen, diikuti sektor properti dan sektor barang konsumen non primer yang minus 1,53 persen dan 1,53 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu PTIS, MITI, HRTA, NTBK, dan DFAM. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni ESTA, NZIA, ESSA, AWAN, dan PANI.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.073.682 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,95 miliar lembar saham senilai Rp8,24 triliun. Sebanyak 197 saham naik, 338 saham menurun, dan 213 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini, antara lain indeks Nikkei menguat 18,50 poin atau 0,06 persen ke 33.388,89, indeks Hang Seng melemah 305,81 poin atau 1,54 persen ke 19.607,08, indeks Shanghai melemah 15,13 poin atau 0,46 persen ke 3.240,68, dan indeks Strait Times melemah 20,94 poin atau 0,65 persen ke 3.220,23./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rully Arya Wisnubroto
Bursa

Mirae Asset Sekuritas: Investor Tetap Perlu Cermati Tantangan Domestik

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar keuangan global...

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...