www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 11 Juli 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Bintang Sobat SMP 2026 Menjadi Duta Penggerak Sekolah Aman dan Ruang Digital Ramah Anak
Humaniora

Bintang Sobat SMP 2026 Menjadi Duta Penggerak Sekolah Aman dan Ruang Digital Ramah Anak

Mendikdasmen
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, bersama Duta BSS 2026 di Tangerang, Banten, Kamis (9/7).Pentingnya, keterlibastan aktif peserta didik sebagai agen perubahan dalam mengimplementasikan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN).
Social Media

TANGERANG, Bisnistoday – Pengukuhan 70 Duta Bintang Sobat SMP (BSS) 2026 menjadi langkah nyata Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat Gerakan Partisipasi Semesta Pendidikan Bermutu (PSPB) melalui keterlibatan aktif peserta didik sebagai agen perubahan dalam mengimplementasikan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN). Tidak hanya di lingkungan sekolah, para Duta BSS diharapkan mampu menghadirkan pengaruh positif dengan membangun budaya yang aman, inklusif, dan ramah anak di manapun mereka berada.

Hadirnya Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) dan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 yang menjadi landasan perlindungan anak di ruang digital. Selain itu, Kemendikdasmen juga telah menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, menegaskan para Duta BSS berada di garis depan membangun budaya digital yang sehat sekaligus motor dalam Gerakan Rukun Sama Teman. “Para duta telah menjadi inspirasi bagi sahabat-sahabat kalian dan tetaplah menjadi sobat bagi teman kalian sesama finalis BSS. Kalian akan menjadi Bintang Indonesia dan harapan Indonesia menjadi negara hebat, maju, berdaulat, dan bermartabat. Saya harap perhelatan ini tidak sampai di sini saja tapi ada kelanjutannya,” tuturnya yang larut dalam keceriaan bersama Duta BSS 2026 di Tangerang, Banten, baru-baru ini.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap finalis memiliki peran penting di daerah asalnya. “Kalian yang 70 itu adalah bintang-bintang yang bertebaran di seluruh Indonesia. Kalianlah yang akan menerangi Indonesia dengan cahaya kalian sebagai para bintang. Selamat dan jadilah bintang di sekolah masing-masing, jadilah terang bagi mereka yang pesimis dengan masa depan.”

“Selamat kepada anak-anakku sekalian yang telah terpilih menjadi BSS 2026. Anda adalah anak-anak yang hebat yang terseleksi dari sekian ribu kandidat dan Andalah bintang yang sesungguhnya. Selamat kepada panitia yang telah melakukan penilaian dengan sangat objektif,” lanjut Abdul Mu’ti.

Mendikdasmen mengaku optimis menatap masa depan generasi emas 2045 saat melihat para Duta BSS 2026. “Kalian semua meyakinkan saya bahwa generasi emas 2045 akan menjadi kenyataan. Indonesia ke depan adalah Indonesia yang maju, hebat, dan bermartabat,” tekannya.

Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal, Gogot Suharwoto, menyebut pengukuhan bukan garis akhir, melainkan awal pengabdian. “Sebagai Duta Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, tugas baru kalian telah menanti di daerah asal.”

Ia meminta para duta menjalankan tiga amanah, yakni menjadi teladan bagi teman sebaya, membangun ekosistem informasi yang sehat dengan menyebarkan konten edukatif sekaligus menangkal hoaks dan ujaran kebencian, serta menjadi pelopor sekolah yang aman dari perundungan, intoleransi, kekerasan seksual, dan kekerasan digital. “BSS adalah agen perubahan. Wujudkan sekolah aman dan nyaman di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Pada kesempatan ini, Gogot Suharwoto juga menyampaikan apresiasi kepada Direktorat SMP, tim juri, narasumber, guru pendamping, dan orang tua yang telah mendampingi tumbuhnya talenta-talenta muda tersebut.

Perwakilan duta, Andrew Arsya Mandala, murid SMPN 2 Padang, Sumatra Barat yang meraih Juara I BSS 2026, mengaku sangat bersyukur atas kemenangannya. Ia mengaku capaiannya saat ini tidak didapat dengan mudah, melainkan atas hasil usahanya berkali-kali mengikuti berbagai perlombaan untuk mengasah kemampuannya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Sekolah TK
Humaniora

Sekolah TK Persiapkan Masa Pengenalan Lingkungan yang Aman dan Nyaman bagi Anak Usia Dini

YOGYAKARTA, Bisnistoday - Menjelang dimulainya tahun ajaran baru dan pelaksanaan Masa Pengenalan...

Humaniora

Diplomasi Budaya Universitas Mercu Buana Perkuat Internasionalisasi Kampus

JAKARTA, Bisnistoday,- Universitas Mercu Buana (UMB) memperkuat strategi internasionalisasi kampus melalui diplomasi...

Mendikdasmen
Humaniora

Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Harapkan Perpustakaan Rumah Pendidikan dan Ruang Dialog

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar kegiatan Bedah...

Mendikdasmen
Humaniora

Kemendikdasmen Beri Perhatian Kelompok Bermain dan Penitipan Anak

YOGYAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat transformasi...