JAKARTA, Bisnistoday – Ibadah umroh tetap menjadi impian utama bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk Indonesia, meskipun kondisi ekonomi global sedang tidak menentu. Sebagai negara dengan jumlah jamaah umroh terbesar, tingginya minat masyarakat mendorong berbagai inovasi dari penyedia jasa travel, seperti yang dilakukan oleh Biota Wisata Tour & Travel.
Melihat peluang ini, biro perjalanan wisata dan ibadah umroh ini meluncurkan program unik bertajuk “Berangkat Dulu, Pulang Baru Cicil”. Program ini ditujukan untuk memberikan solusi bagi umat Muslim yang terkendala biaya.
Dalam acara pembukaan cabang ke-7 di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pemilik Biota Wisata Tour & Travel, Waode Fatmawati Fattah, menjelaskan program ini. “Ini cabang pertama kita di Jakarta. Kita pengin hadir di Jakarta karena orang-orang bilang kan Jakarta pusatnya negara,” ujar Waode Fatmawati Fattah pada Minggu, 24 Agustus 2025. Ia berharap kehadiran mereka di ibu kota dapat bersinergi dengan banyak pihak dan berencana membuka cabang di Sumatera.
Travel umroh yang telah beroperasi selama hampir 15 tahun ini mengaku tidak takut mengalami kerugian dengan program tersebut. Waode Fattah menyebut sudah memberangkatkan ribuan jamaah dengan lancar tanpa kendala.
“Dengan Rp2,5 juta sudah bisa berangkat Umroh,” imbuhnya. Ia menambahkan bahwa program ini bisa berjalan dengan baik berkat dukungan dari mitra-mitra yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
Program ini pun mendapat pandangan positif dari segi syariah oleh Syekh Mohammed Saleh Muhammed Ali Jaber.
“Karena belakangan banyak jamaah yang sudah bayar travel tapi gagal berangkat, makanya adanya solusi dari Biota, berangkat dulu setelah pulang baru bisa cicil sesuai cara syariah. Berarti gak ada alasan kita gak berangkat Umroh,” tutur Syekh Ali Jaber.
Dalam acara peresmian kantor cabang di Jakarta ini, Biota Wisata Tour & Travel juga mengadakan acara khitanan gratis untuk 60 anak dhuafa di sekitar Cempaka Putih. Acara ini bukan hal baru bagi perusahaan asal Makassar tersebut, karena kegiatan sosial semacam ini selalu diadakan di setiap pembukaan cabang baru.
“Hari ini total ada 60 anak. Kita juga memberikan sembako hingga peralatan sekolah,” pungkas Hj. Fatma. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini digelar karena banyak saudara-saudara kita yang ingin khitan tetapi biayanya mahal.



