www.bisnistoday.co.id
Rabu , 10 Juni 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Investor Tunggu Efektivitas Vaksin Covid-19
BursaBURSA & KORPORASI

Investor Tunggu Efektivitas Vaksin Covid-19

vaksin covid
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday-  Kebijakan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB sudah tidak akan menjadi isu bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam jangka panjang. Ada beberapa hal yang bisa menjadi semacam “pertahanan” bagi IHSG saat ini, di antaranya terkait kepastian soal vaksin Covid-19.

“Jangka panjang PSBB tidak jadi isu. Tapi, kalau kita lihat jangka pendek, itu sangat possible untuk memberikan sentimen negatif sesaat. Tapi biasanya yang terjadi ini dimanfaatkan oleh para investor besar atau para trader justru untuk mereka take profit, mungkin lalu yang ritelnya juga jadi ikutan lepas dulu dan otomatis biasanya mereka akan kembali mengoreksi kembali saham-saham tersebut,” kata Direktur dan Chief Investment Officer PT Jagartha Penasihat Investasi (Jagartha Advisors), Erik Argasetya saat diskusi secara daring dengan awak media di Jakarta, Rabu (16/12).

Menurut dia, ada beberapa hal yang bisa menjadi semacam “pertahanan” bagi IHSG saat ini. Pertama yaitu terkait kepastian soal vaksin Covid-19. Hal tersebut yang membedakan dengan kondisi pada awal-awal pandemi mulai masuk ke Tanah Air pada awal Maret 2020 lalu.

“Kalau kita lihat sudah ada kepastian vaksin. Ini yang membedakan dengan kondisi Maret dimana saat itu betul-betul semaunya itu blank, tidak tahu apa yang harus dilakukan. Ini makhluk apa bahkan kita tidak tahu saat itu, bahkan saat itu dikatakan Indonesia tidak mungkin terkena, padahal di luar sudah ramai. Tapi kan sekarang kita sudah tahu, cara menanggulanginya sudah tahu, meskipun pelaksanannya dalam kehidupan sehari-hari ada yang cuek aja, ada yang betul-betul sangat strict,” papar Erik.

Ia menuturkan ketersediaan vaksin memberikan keyakinan kepada pelaku pasar sehingga pasar modal pun diprediksi terus tumbuh seiring kemajuan dan implementasi vaksin baik secara global maupun lokal.

Market itu sifatnya selalu forward looking. Jadi begitu sudah ada kepastian vaksin, kita tahu vaksinnya juga mungkin belum pasti sempurna, cuma ini kan pasti akan ada prosesnya . Sama seperti kita beli gadget versi terbaru, biasanya versi terbaru itu selalu masih suka ada flow-nya, ya macam-macamnya lah,” ujar Erik.

Kedua, lanjutnya, saat ini perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia masih ada peraturan untuk bisa auto reject sehingga seharusnya dari mekanisme pasar juga dapat lebih menahan.

“Jadi harusnya apakah akan ada pengetatan PSBB pengaruh ke market? Kalau misalnya untuk short term masih bisa, tapi kalau untuk long term, harusnya market akan memperhitungkan faktor tersebut,” kata Erik.

HSG Menguat

Sementara dalam perdagangan saham di Bursa Efek Indonenesia (BEI) pada Rabu (16/12), IHSG ditutup menguat seiring aksi beli investor asing. IHSG ditutup menguat 108,27 poin atau 1,8 persen ke posisi 6.118,4. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 23,34 poin atau 2,47 persen ke posisi 970,06.

“Market mengapresiasi komitmen pemerintah dalam rangka menjaga stabilitas fundamental makroekonomi domestik yang inklusif dan berkesinambungan. Di sisi lain, perkembangan penelitian vaksin Covid-19 yang semakin progresif memberikan katalis positif bagi market, sehingga net foreign buy tercipta” kata analis Bina Artha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta Utama./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Saham AS
BursaHEADLINE NEWS

Pasar Saham Masih Dibayangi Risiko Tinggi Walau Ada Upaya Dongkrak Carry Rupiah

JAKARTA, Bisnistoday – Pelaku pasar memperhatikan serius tawaran pemerintah dalam hal ini...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

Tekanan Jual Asing Masih Kuat di Pasar Saham

JAKARTA, Bisnistoday – Tekanan jual (net sell) investor asing di pasar saham...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Perkuat Sinergi dengan Mitra Strategis

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) memberikan apresiasi kepada...

Pasar Saham
BursaHEADLINE NEWS

Dibanding Pasar Emerging Market, Pasar Saham Indonesia Bergerak Anomali

JAKARTA, Bisnistoday - PT Samuel Sekuritas Indonesia menilai bahwa pasar saham Indonesia...