JAKARTA, BisnisToday – Presiden Prabowo Subianto kembali mengirim sinyal konsolidasi kekuasaan lewat kabinetnya, pada Rabu (28/1/2026) siang ini.Prabowo dikabarkan akan melantik sejumlah pejabat strategis di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, menyasar langsung dua sektor krusial: energi dan perumahan rakyat.
Pelantikan tersebut tidak hanya mencakup anggota Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026 – 2030, tetapi juga Kepala atau Ketua Badan Percepatan Penyelenggaraan Perumahan Rakyat (BP3R).Dua lembaga ini berada di jantung pengambilan keputusan negara, terutama dalam agenda transisi energi dan penyediaan hunian nasional.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, anggota DEN periode 2026 -2030 yang akan dilantik telah mengantongi persetujuan DPR.Artinya, komposisi DEN kali ini bukan sekadar teknokratis, melainkan hasil tarik-menarik kepentingan politik di parlemen dan pemerintahan.
Seorang anggota DEN terpilih membenarkan rencana pelantikan tersebut.Sayang dirinya meminta identitasnya tidak dipublikasikan.“Demikian mas kabar diterima, menunggu saja,” ujarnya singkat, Rabu (28/1/2026).
Pantauan di Istana Kepresidenan hingga menjelang siang hari menunjukkan suasana masih relatif lengang.Namun, sejumlah tanda persiapan sudah terlihat.Area di sekitar pilar Istana yang biasa digunakan untuk konferensi pers telah dipasangi pembatas.
Kondisi ini mengisyaratkan agenda resmi tingkat tinggi akan segera digelar.Pembentukan dan penguatan DEN serta BP3R dinilai sebagai langkah Prabowo mempertegas kontrol negara atas sektor strategis.
Energi menjadi kunci stabilitas ekonomi dan geopolitik, sementara perumahan rakyat menyentuh langsung basis elektoral dan legitimasi sosial pemerintahan.Dengan pelantikan ini, Prabowo tidak hanya mengisi jabatan, tetapi juga menata ulang poros kebijakan.
Siapa yang duduk di DEN dan memimpin BP3R akan menentukan arah subsidi, investasi, hingga keberpihakan negara dalam proyek-proyek bernilai triliunan rupiah.
Hingga berita ini diturunkan, Istana belum merilis pernyataan resmi terkait daftar nama pejabat yang akan dilantik maupun konfigurasi akhir lembaga-lembaga tersebut.Namun satu hal jelas, Istana tengah bergerak, dan peta kekuasaan mulai dipertegas./




