BEKASI, Bisnistoday – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan rekonstruksi rigid Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Pekerjaan ini dilakukan untuk pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Badan Usaha Jalan Tol.
Senior Manager Representative Office 1 PT JTT Amri Sanusi menjelaskan, “Tidak ada penutupan akibat pekerjaan ini, Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta maupun arah Cikampek masih beroperasi secara normal,” jelas Amri dalam keteranganya di Bekasi, Jumat (7/3).
Pekerjaan yang dilakukan yakni Simpang Susun Cikunir Arah Cikampek Ruas Jalan Tol Jakarta – Cikampek dengan panjang penanganan 38 meter yang akan dilaksanakan pada hari Jumat (7/4) pukul 22.00 WIB hingga Senin (10/4) pukul 06.00 WIB.
Amri mengatakan, /PT Jasamarga Transjawa Tol telah menyiapkan mitigasi risiko diantaranya pengalihan arus lalu-lintas yang terdampak sebelum area kerja, mempersempit area kerja, persiapan contra flow apabila kondisi lalu-lintas kendaraan padat, serta berkoordinasi dengan Kepolisian Patroli Jalan Raya (PJR) dan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dalam pengaturan lalu-lintas.
Terkait hal ini, PT Jasamarga Transjawa Tol juga telah melakukan sosialisasi rencana pekerjaan dengan memasang media luar ruang berupa spanduk imbauan pekerjaan dan Variable Message Sign (VMS) di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta dan Cikampek.
“PT Jasamarga Transjawa Tol memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat adanya pekerjaan dimaksud,” ujarnya.
Amri Sanusi .mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mengantisipasi perjalanan, memastikan kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup, mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan. “Selalu patuhi protokol kesehatan dan persyaratan perjalanan sesuai aturan Pemerintah serta berhati-hati dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan,” tambahnya./






































