www.bisnistoday.co.id
Jumat , 23 Februari 2024
Home EKONOMI Jokowi : Program Stimulus Ekonomi Segera Dilaksanakan
EKONOMI

Jokowi : Program Stimulus Ekonomi Segera Dilaksanakan

Jokowi
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) meminta semua pihak untuk berperan serta dalam mengatasi wabah Covid-19. Terpenting, mengenai perlindungan para perkerja sehingga program stimulus ekonomi harus segera dilaksanakan. 

“Yang pertama, mencegah meluasnya PHK, dan di sini pastikan program stimulus ekonomi yang sudah kita putuskan betul-betul segera diimplementasikan, segera dilaksanakan, dan betul-betul berjalan sehingga dirasakan manfaatnya oleh para pelaku usaha. Dan saya ingatkan juga agar berbagai paket stimulus ekonomi ini diberikan kepada perusahaan yang memiliki komitmen untuk tidak melakukan PHK, ini penting,” ungkap Jokowi dalam rapat terbatas kabinet, Kamis (30/4). 

Yang pertama, mencegah meluasnya PHK, dan di sini pastikan program stimulus ekonomi yang sudah kita putuskan betul-betul segera diimplementasikan, segera dilaksanakan, dan betul-betul berjalan.

Joko Widodo

Menurutnya, pandemi COVID-19 ini telah menimbulkan dampak yang sangat luas, utamanya di sektor ketenagakerjaan. Informasi yang saya terima, ada sekitar satu juta lebih pekerja informal yang telah dirumahkan dan 375.000 pekerja formal yang terkena PHK. “Sedangkan untuk pekerja informal diperkirakan sekitar 315.000 yang terdampak. Untuk itu ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan untuk menjadi perhatian kita bersama,” paparnya.

Kemudian yang kedua, lanjut Jokowi, untuk pekerja di sektor formal yang jumlah pekerjanya ada 56 juta. Saya juga minta dipastikan skema program yang meringankan beban mereka. Insentif pajak sudah, kemudian relaksasi pembayaran iuran BPJS, keringanan dalam pembayaran kredit atau pinjaman, saya kira ini sebuah scheme yang sangat baik, tetapi sekali lagi tolong diikuti agar pelaksanaannya betul-betul bisa tepat sasaran. 

Perihal lainnya, kata Jokowi, perhatian ketiga, untuk pekerja di sektor informal, saya minta dimasukkan ini dalam program jaring pengaman sosial. Data yang saya terima ada 126,5 juta pekerja di sini dan terdapat 70,5 juta yang bekerja di sektor informal. Bagi pekerja informal yang masuk kategori miskin dan kelompok rentan miskin, pastikan mereka mendapatkan bantuan sosial, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. 

Kartu Prakerja

Kemudian yang keempat, bagi pekerja yang dirumahkan atau korban PHK, saya minta diberikan prioritas untuk mendapatkan Kartu Prakerja. Informasi terakhir yang saya terima yang mendaftar untuk Kartu Prakerja sudah 8,4 juta, padahal jatahnya hanya untuk 5,6 juta. Sehingga sekali lagi, untuk korban PHK agar diberikan prioritas. 

Kemudian yang kelima, saya minta di Kementerian Desa, Kementerian PU, Kementerian BUMN, dan kementerian-kementerian yang lain agar memperbanyak program padat karya tunai sehingga ada penyerapan tenaga kerja yang banyak di situ. 

Jokowi menegaskan, yang terakhir yang keenam, berikan perlindungan kepada para pekerja migran kita, baik yang sudah kembali ke tanah air maupun yang masih berada di luar negeri sehingga mereka betul-betul pada posisi tetap terlindungi. “Dan kita juga telah mengirimkan paket-paket sembako untuk para pekerja migran kita yang berada di Malaysia dan saya minta ini agar terus diteruskan,” tuturnya. Setkab/

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

PT WILMAR Padi Indonesia

SOROTAN BISNISTODAY

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Lifting MIgas
EKONOMI

Lifting Migas Kepri Diatas Target

TANJUNG PINANG, Bisnistoday - Lifting migas Provinsi Kepulauan Riau tahun 2023 tercatat...

EKONOMI

Lima Bendungan Siap Diresmikan Tahun Depan

JAKARTA, Bisnistoday  - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat...

EKONOMI

HCML Dukung Target Pencapaian SKK Migas 

PASURUAN, Bisnistoday – Kontraktor Kontrak Kerja Sama Husky – CNOOC Madura Limited...

EKONOMI

Pemerintah Mesti Awasi Ketat Jika TikTok Shop Kembali Buka

JAKARTA, Bisnistoday - TikTok Shop telah resmi ditutup pemerintah selama sebulan lebih,...