Press "Enter" to skip to content

Karang Taruna Siap Bantu Pemasaran dan Kelola Desa Wisata Temajuk

Social Media

TEMAJUK , Bisnistoday- Kaum milenial yang tergabung dalam Karang Taruna Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat saat ini sudah siap membantu pemasaran UMKM dan mengelola Desa Wisata Temajuk.

Optimisme ini mengemuka setelah mereka menyerap ilmu yang diperoleh dari Pelatihan Peningkatan Kapasitas Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) dan Tata Kelola Desa Wisata yang diinisiasi oleh Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI) bekerjasama dengan Forum Perguruan Tinggi untuk Perbatasan (FOPERTAS).

Siaran Pers BNPP, pada Kamis (24/11/2022) merilis, Pelaksana Harian (Plh.) Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan, Gutmen Nainggolan, sangat puas dengan antusias dari kaum milenial di perbatasan yang mengikuti kegiatan tersebut.

Dijelaskan, kegiatan pelatihan yang dilaksanakan Senin (21/11/2022) ini melibatkan sejumlah narasumber dari Baznas, Universitas Sriwijaya, Universitas Tanjungpura, dan Bank BRI.

Materi yang diberikan pada intinya untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam rangka mendukung pengembangan Desa Wisata Temajuk.

Salah satu anggota Karang Taruna Desa Temajuk, Gilang, menyampaikan ia bersama dengan rekan-rekan telah belajar banyak dari kegiatan tersebut.

“Yang dipelajari dari pelatihan ini adalah cara meningkatkan kapasitas UMKM, pengelolaan desa wisata, packaging produk UMKM, pemasarannya dan banyak yang lain-lainnya,” ujar Gilang di Resort Camar Bulan, Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.

Lebih lanjut, Gilang mengatakan ia bersama dengan anggota Karang Taruna Desa Temajuk lainnya akan membantu kemajuan UMKM Desa Temajuk dalam hal pemasaran di media sosial maupun sumbangsih saran dan masukan guna meningkatkan kualitas produk.

“Dari karang taruna sendiri setelah pelatihan ini akan membantu pemasaran UMKM yang ada di Desa Temajuk lewat media sosial dan juga membantu dekorasi-dekorasi produknya, kualitasnya, dan memberikan aspirasi-aspirasi kepada orang yang ikut terlibat dalam UMKM dan ikut mengelola desa wisatanya,” pungkasnya.

Selain Karang Taruna Desa Temajuk, terdapat peserta lain yang juga mengikuti kegiatan pelatihan yaitu pelaku UMKM, Satuan Karya Pramuka Pariwisata, Gerakan Pesona Indonesia, dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Dr. Elyta dari Universitas Tanjungpura menjelaskan bahwa masyarakat juga diberi materi dari Badan Amil dan Zakat Nasional (Baznas) dan FOPERTAS guna mengembangkan sektor pariwisata dan produk unggulan UMKM Desa Temajuk. Adapun materi yang dibahas adalah peningkatan kualitas produk dan pelayanan wisata, pengembangan peran UMKM, pelatihan penggunaan aplikasi web bagi pelaku usaha pemula, pelatihan pengembangan potensi kelautan, serta pelatihan pembuatan cinderamata.

Dalam kesempatan ini, Karang Taruna Desa Temajuk diberikan paket bantuan stimulan berusaha berupa alat sablon dan alat snorkling.

Comments are closed.