www.bisnistoday.co.id
Rabu , 10 Juni 2026
Home EKONOMI Kemendag Optimalkan Gelombang Kedua Ekonomi Digital
EKONOMI

Kemendag Optimalkan Gelombang Kedua Ekonomi Digital

Menteri Perdagangan M Lutfi saat memberikan keterangan pers, di Jakarta, belum lama ini. (Foto : BToday)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan bahwa Kementerian Perdagangan tengah memanfaatkan gelombang kedua ekonomi digital dengan menciptakan ekosistem digital yang memfasilitasi produksi, logistik hingga transaksi. Sektor niaga elektronik (e- commerce) didorong menjadi salah satu penopang ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid- 19. 

Hal itu disampaikan Mendag Lutfi saat menjadi pembicara dalam ajang, Mid Year Economic Outlook 2021 pada, Rabu (7/7) secara virtual. Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. 

“E-commerce dapat menjadi penopang ekonomi Indonesia, khususnya di tengah pandemi Covid-19 dengan memanfaatkan gelombang kedua ekonomi digital, yaitu teknologi 5G, internet of things (IoT), blockchain, dan kecerdasan buatan (artifical intelligence/AI). Sehingga, terbangun ekosistem digital yang bukan sekedar memfasilitasi transaksi, tetapi juga produksi, logistik, dan teknologinya,” ujar Mendag Lutfi melalui keterangan persnya di Jakarta, kemarin.

Baca juga : Kemenperin Dorong Percepatan Target 6,1 Juta Pelaku IKM Go Digital

Mendag Lutfi mengungkapkan, optimalisasi potensi hilirisasi ekonomi digital Indonesia juga dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan “low hanging fruit” atau “early harvest”, seperti Tanihub dan eFishery. Tanihub menghubungkan petani ke konsumen secara langsung dan membantu petani meningkatkan hasil panen dengan menggunakan teknologi digital. Sementara, eFishery menggunakan teknologi IoT dan AI untuk mengoptimalkan pakan ikan tambak. 

Menurut Mendag Lutfi, saat ini terobosan di berbagai sektor baru mulai bermunculan. Selain itu, adanya perusahaan digital berskala besar juga dapat turut serta membangun ekosistem ekonomi digital. Sebab, perusahaan digital dapat berinvestasi dan menjadi wadah pencetak sumber daya manusia (SDM) unggul. 

Baca juga : UMKM Masuk Ekosistem Digital Tahun 2024

Mendag menyebutkan beberapa prasyarat yang perlu dilakukan untuk membantu pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Prasyarat tersebut yaitu mengembangkan sumber daya manusia (SDM) dan talenta, membangun infrastruktur, serta memperbaiki iklim bisnis dan ekosistem inovasi. 

“Ekonomi digital memberikan sejumlah manfaat bagi masyarakat, antara lain mempercepat dan mempermudah transaksi, serta meningkatkan akses informasi dan transparansi. Namun, masih banyak yang harus dikerjakan agar perkembangan ekonomi digital Indonesia dapat bersaing dengan negara lain,” imbuh Mendag Lutfi. 

Baca juga : Pelaku UMKM Harus Bertransformasi ke Digital Agar Usahanya Tetap Eksis

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada 2020 tercatat sebesar Rp15.400 triliun. Sementara, ekonomi digital Indonesia (EDI) tercatat sebesar Rp632 triliun. Meskipun kontribusi EDI masih relatif kecil terhadap ekonomi nasional, tetapi tumbuh cukup pesat. 

Pada 2030, e-commerce business to business (b2b) dan business to consumer (b2c) lokapasar diproyeksikan dapat menyumbang nilai tertinggi dalam ekosistem EDI, yaitu sebesar Rp1.908 triliun atau 34 persen./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Mata uang AS, Dolar. (Unsplash/Niconor Brown)
EKONOMI

Dolar tetap Perkasa di Tengah Meningkatnya Konflik Timur Tengah

JAKARTA, Bisnistoday - Dolar tetap stabil terhadap mata uang utama lainnya pada...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kokoh di Industri, Regina Realty Menjadi Acuan Memilih Properti Menguntungkan

JAKARTA, Bisnistoday – Membangun bisnis dari pengalaman mengelola dan mengembangkan aset secara...

OpenAI (dok:Unsplash/Levart Phorographer)
EKONOMI

Tidak Mau kalah dari Pesaing, OpenAI Berencana IPO

JAKARTA- Bisnistoday - OpenAI, perusahaan teknologi yang membuat ChatGPT, diam-diam mengajukan penawaran...

Sebuah proyek konstruksi di Kuala Lumpur . Malaysia (dok:Unsplash/Sam)
EKONOMI

Perang AS-Iran bakal Berdampak Struktural di ASEAN

JAKARTA, Bisnistoday – Perang AS-Iran telah berlangsung lebih dari tiga bulan. Meski...