www.bisnistoday.co.id
Senin , 4 Mei 2026
Home NASIONAL & POLITIK Lingkungan Kementerian PUPR Bangun TPST Sampah di Denpasar
LingkunganNASIONAL & POLITIK

Kementerian PUPR Bangun TPST Sampah di Denpasar

PEMBANGUNAN TPST : Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kesiman Kertalangu di Denpasar Timur di Kota Denpasar, Bali, Rabu (9/11).
Social Media

BALI, Bisnistoday – Di sela-sela persiapan G20, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kesiman Kertalangu di Denpasar Timur untuk meningkatkan layanan sanitasi di Kota Denpasar, Bali, Rabu (9/11). Selain TPST Kertalangu juga dibangun dua TPST lain, yakni TPST Padang Sambian di Denpasar Barat dan TPST Tahura Ngurah Rai, Pedungan di Denpasar Selatan. 

Menteri Basuki mengatakan pembangunan prasarana dan sarana persampahan pada ketiga TPST utamanya untuk mendukung pelestarian lingkungan kawasan pariwisata Pulau Bali, sekaligus upaya meningkatkan kualitas layanan sanitasi di kawasan pariwisata. 

“Ini tujuannya untuk perlindungan lingkungan, bukan untuk menambah pendapatan asli daerah. Jadi tolong Pemerintah Daerah juga harus mendorong agar TPST beroperasi dengan maksimal,” kata Menteri Basuki. 

Dukungan infrastruktur ketiga TPST di Denpasar diantaranya meliputi pembangunan hanggar, bangunan kantor, jalan akses, jembatan timbang, pos jaga, fasilitas air bersih, ruang genset, pos catat, bak pengumpul lindi, gapura dan pagar, lansekap, dan perlengkapan K3. 

Dioperasikan Pemda

Selanjutnya, Pemerintah Daerah maupun Pemerindah Desa memiliki peran dalam mendukung operasional. Keberadaan TPST Denpasar diharapkan tidak hanya mengurangi kuantitas sampah dari sumbernya, tetapi juga memberikan pembelajaran kepada masyarakat dalam pengelolaan sampah serta penyerapan tenaga kerja. 

Kepala BPPW Bali I Nyoman Sutresna mengatakan saat ini progres konstruksi infrastruktur tiga TPST di Denpasar mencapai 80%. Pembangunan ketiga TPST ini merupakan bagian dari sistem sanitasi perkotaan seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan produksi sampah rumah tangga dari masyarakat. 

“Prinsipnya konsep TPST ini untuk Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali) dan Recycle (daur ulang). TPST Kertalangu diproyeksikan dapat mengolah sampah 450 ton/hari, ini sudah siap. TPST Tahura 450 ton/hari, dan TPST Padang Sambian 120 ton/hari,” kata Nyoman Sutresna./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Lalat Capung (dok:Unsplash/bob-brewer)
HumanioraLingkungan

Ilmuwan Sebut Lalat Capung Lebih Tua dari Dinosaurus

JAKARTA,Bisnistoday – Para ilmuwan di Inggris mengungkapkan lalat capung merupakan salah satu...

Lingkungan

Petani Sawit Harus Mulai Masuk ke Level Industri

JAKARTA- Petani kelapa sawit Indonesia memiliki peran signifikan dan strategis dalam menjamin...

CEO Cermati Fintech Group, Andhy Koesnandar,
Lingkungan

Peringati Hari Bumi, Cermati Fintech Group Tanam 1.000 Pohon

BEKASI, Bisnistoday – Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia, Cermati Fintech Group...

Para Peraih Goldman Award 2026 (dok: Goldmanprize.org)
GLOBALLingkungan

Enam Srikandi Pejuang Lingkungan ini Raih Goldman Award 2026

JAKARTA, Bisnistoday – Enam aktivis perempuan meraih penghargaan lingkungan hidup paling bergengsi...