www.bisnistoday.co.id
Minggu , 5 Juli 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Ketum Ansor Serukan Jihad Ekonomi, Dorong Lahirnya Para Pengusaha Muda
Nasional

Ketum Ansor Serukan Jihad Ekonomi, Dorong Lahirnya Para Pengusaha Muda

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin menyerukan jihad ekonomi sehingga akan lahir banyak pengusaha muda di seluruh penjuru nusantara untuk menopang perekonomian bangsa. 

Seruan ini disampaikan Addin saat meluncurkan Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) PC GP Ansor Lahat dan melantik pengurus PW GP Ansor Sumatera Selatan di Lahat, Minggu (15/6).

“Saya mengapresiasi dan bangga atas semangat kader yang mendirikan wadah usaha. Ini juga diharapkan bisa menular ke berbagai daerah sehingga tumbuh pengusaha muda Ansor,” kata Addin.

Pria kelahiran Cirebon tersebut menyebut bahwa gerakan ekonomi sebagai jihad ekonomi karena diperuntukkan mencapai kemandirian umat. Hal ini selaras dengan perintah agama dan ideologi nahdlatul ulama.

“Saya sebut sebagai jihad organisasi di bidang ekonomi. Karena ini ke depannya di peruntukan untuk kemandirian umat dan kemaslahatan organisasi,” sambungnya. 

Jihad ekonomi menurutnya merupakan respons logis atas dinamika kehidupan bangsa. Di tengah tantangan perekonomian hari ini Ansor tidak bisa hanya hadir hanya dengan semangat tapi kerja-kerja nyata. Salah satunya dengan membentuk BUMA untuk melahirkan para pengusaha muda.

“Jihad kita hari ini bukan hanya di medan dakwah tapi juga jihad ekonomi karena memperkuat ekonomi umat adalah bagian dari perjuangan kita,” jelasnya.

Peresmian BUMA Ansor Lahat merupakan rangkaian dari penanaman kecambah 1.000 sawit. Addin berharap usaha ini bisa diintegrasikan dengan PT. Erindo yang merupakan perusahaan di bawah BUMA.

“Saya ingin dari gerakan seperti ini lahir satu juta pengusaha muda Ansor. Kita bangun kemandirian dari bawah, dari desa, dari kecamatan, hingga ke pusat,” tegasnya.

Sementara itu, saat pelantikan PW Ansor Sumsel, Addin menitipkan penguatan Sumber Daya Manusia dan pemerataan ekonomi. Menurutnya, dua hal ini harus menjadi gerakan terpadu di seluruh Indonesia. Apalagi, kader Ansor berada di dalam usia produktif untuk meningkatkan keterampilan, kapasitas dan kemampuan dalam hal profesi.

“Dengan BUMA, mari jadikan wadah konsolidasi ekonomi yang merangkul semua entitas jenis usaha baik PT, CV hingga Koperasi. Termasuk juga membangun kelompok usaha hingga ke bawah agar langsung menyentuh kader-kader yang ada di desa. Terlebih aktif di sektor ketahanan pangan,” pungkasnya.

Arahan Addin disambut positif oleh Ketua PW GP Ansor Muhammad Erwinsyah. Ia mengapresiasi gerakan ekonomi yang dicanangkan PP GP Ansor.

“Kami semua kader Ansor Banser Sumatera Selatan mengucapkan terima kasih banyak buat Bang Ketum dan rombongan, sudah menempuh perjalanan panjang sampai di Lahat. Ini tentu menjadi api semangat buat kami, terlebih soal gagasan pengembangan ekonomi dan kemandirian kader yang dicanangkan oleh Bang Ketum,” ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan Bupati Lahat Bursah Zarnubi terkait giat ekonomi Ansor. Ia menyampaikan langkah ini akan meningkatkan kemandirian organisasi dan berdampak pada kemaslahatan masyarakat secara luas.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Seleksi STPN
Nasional

Calon Taruna Politeknik Agraria STPN Perlihatkan Semangat Kuat Untuk Mengabdi

KAB. BOGOR, Bisnistoday - Politeknik Agraria STPN, perguruan tinggi yang bergerak di...

Rita Shafira
Nasional

Rita Shafira Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi dan Harmonisasi Pemerintahan yang Bermartabat

BANDUNG, Bisnistoday- TOKOH Wanita Kota Bandung yang juga warga Kota Bandung, Rita...

Patung Suku Osing
Nasional

Menjaga Budaya Osing, Untuk Menggerakkan Kesejahteraan Desa

BANYUWANGI, Bisnistoday - Suara kayu lesung yang berpadu, mengiringi suasana pagi di...

Pesawat ATR 42
Nasional

Insiden Pesawat Perintis PK-RCY di Lapangan Terbang Balinggama, Papua Pegunungan, Dikabarkan Pilot Meninggal

JAKARTA, Bisnistoday - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan telah menerima laporan...