www.bisnistoday.co.id
Kamis , 17 September 2026
Home EKONOMI Lonjakan Permintaan Energi Dipacu Turunnya Pandemi Global
EKONOMI

Lonjakan Permintaan Energi Dipacu Turunnya Pandemi Global

PT Pertamina (Persero) kembangkan pasar avtur ke pasar luar negeri.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Krisis energi Eropa yang dimulai sejak beberapa bulan terakhir, kini mulai melanda negara Asia seperti Cina dan India. Krisis dipicu oleh pemulihan ekonomi akibat menurunnya pandemi Covid-19 di beberapa negara. Permintaan terhadap pasokan energi terutama di sektor industri, meningkat pesat. Akibatnya, harga komoditas energi kian melonjak.

International Energy Agency (IEA) menyebutkan, harga kebutuhan energi di Jerman dan Spanyol pada September 2021, meningkat tiga sampai empat kali dari rata-rata biaya konsumsi energi pada tahun 2019 dan 2020. 

Sementara itu, data Central Electricity Authority (CEA) India mencatat, setidaknya 63 dari 135 pembangkit listrik tenaga batu bara di India hanya memiliki pasokan untuk dua hari. Di Indonesia, konsumsi listrik yang tinggi sepanjang tahun 2021, diprediksikan PT PLN (Persero) meningkat 4,5 hingga 4,75 persen dibandingkan konsumsi listrik tahun lalu.

Gelombang krisis energi yang terjadi di sejumlah negara menjadi peringatan sekaligus pelajaran bagi Indonesia untuk menjaga ketahanan energi. 

“Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mewujudkan ketahanan energi nasional adalah dengan membangun aspek geologi. Pengembangan aspek geologi juga berpotensi mendukung setidaknya 8 dari 17 target Sustainable Development Goals (SDGs),” ungkap Kepala Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Eko Budi Lelono, dalam seminar daring yang diselenggarakan Universitas Pertamina, baru-baru ini.

Seminar mingguan bertajuk ‘Cipta Karsa’ tersebut, merupakan kuliah pakar lintas program studi yang dilaksanakan oleh Universitas Pertamina dengan tujuan menambah wawasan dan mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia kerja. Melalui paparan para praktisi dan profesional industri, mahasiswa diharapkan mendapat pengetahuan lebih selain perkuliahan di kelas.

Dalam paparannya, Eko Budi juga mengajak serta mahasiswa Universitas Pertamina untuk membangun center of excellence (COE) di bidang geologi. “Saat ini, informasi kegeologian di Indonesia masih belum terpusat. COE geologi baik yang didirikan oleh Pemerintah seperti Badan Geologi, maupun yang didirikan di level universitas, dapat menjadi rujukan nasional bagi semua stakeholder dalam pengambilan keputusan terkait energi,” paparnya.

Sementara, Dewan Energi Nasional (DEN) menyatakan Indeks Ketahanan Energi Indonesia saat ini masih berada di angka 6,57. Angka ini berada pada rentang kategori tahan. Namun, Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah besar untuk meningkatkan indeks ketahanan energi setiap tahunnya.

“Sejalan dengan visi Badan Geologi, kami juga mengajak masyarakat turut serta memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas, serta memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar,” ujar Eko Budi.

Turut hadir sebagai narasumber dalam seminar daring, Dian Wirengjurit, Tenaga Ahli Menteri ESDM. Dian menekankan pentingnya diplomasi energi untuk mengamankan ketahanan energi nasional. 

“Selain agenda prioritas ketahanan energi yang telah disusun pemerintah melalui berbagai kebijakan, penting bagi Indonesia untuk menjaga stabilitas politiknya. Ini menjadi modal dasar untuk mengundang investasi di bidang energi. Karenanya, menjaga ketahanan energi tidak hanya menjadi tugas para lulusan program studi sains dan teknologi saja, tetapi teman-teman dari rumpun ilmu sosial dan humaniora juga,” tutur Dian./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMI

Libatkan Pengemudi Lama, Bandung Angkot Utama Jadi Pintu Masuk Ekonomi Digital Berbasis Blockchain

BANDUNG, Bisnistoday - Pemerintah Kota Bandung mengembangkan Bandung Angkot Utama sebagai bagian...

EKONOMIEnergi

Listrik Jampang Sukabumi Belum Merata, DPRD Jabar Dorong Akses hingga Pedalaman

BANDUNG, Bisnistoday – Infrastruktur kelistrikan di wilayah Jampang, Kabupaten Sukabumi, mulai menunjukkan...

EKONOMI

VinFast Hadir di GIIAS Bandung 2026, Bawa Ekosistem Mobil Listrik dan Promo Menarik

BANDUNG, Bisnistoday -  VinFast turut meramaikan GIIAS Bandung 2026 dengan menghadirkan rangkaian...

Menteri Luar Negeri Inggris El Miliband (dok: Radionewshub.com)
EKONOMI

Inggris Kecam dan Siapkan Sanksi untuk Israel

JAKARTA, Bisnistoday – Inggris menuduh tindakan para pemukim Israel di Tepi Barat...