www.bisnistoday.co.id
Selasa , 28 Juli 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Menjelang Akhir Tahun, Investor Lepas Saham
BursaBURSA & KORPORASI

Menjelang Akhir Tahun, Investor Lepas Saham

Rupiah pada perdagangan Rabu (12/06) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 23,76 poin atau 0,35 persen ke posisi 6.800,67. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 7,43 poin atau 0,79 persen ke posisi 934,26. Aksi jual investor jelang akhir tahun memperlemah pasar. 

“Indeks saham di Asia sore ini ditutup turun, sementara nilai tukar dolar AS menguat didorong oleh kekhawatiran bahwa data ekonomi AS yang masih lebih baik dari ekspektasi akan memberi alasan bagi bank sentral AS The Federal Reserve untuk melanjutkan kenaikan suku bunga acuan,” tulis Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Jumat.

Sementara, perekonomia AS pada kuartal III 2022 menguat lebih cepat dari estimasi sebelumnya. Hal ini merupakan stimulus untuk memperkuat pandangan bahwa pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut pada 2023 diperlukan untuk menjinakkan inflasi.

Secara lebih spesifik, investor merasa takut suku bunga acuan Federal Funds Rate (FFR) akan dinaikkan ke tingkat yang lebih tinggi dan bertahan di sana untuk waktu yang lebih lama dari ekspektasi, sehingga memperbesar probabilitas terjadinya kontraksi ekonomi.

Berada di Zona Negatif

Dibuka melemah, IHSG terus bergerak di teritori negatif sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih tak mampu beranjak dari zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu PADA, RUIS, TRIS, WAPO, dan ESTA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni MTPS, BSBK, TAYS, PICO, dan SDPC.

Penutupan IHSG diiringi aksi jual saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell di seluruh pasar sebesar Rp775,26 miliar. Sedangkan, di pasar reguler tercatat aksi jual asing dengan jumlah jual bersih Rp794,73 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 926.486 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 19,35 miliar lembar saham senilai Rp8,14 triliun. Sebanyak 216 saham naik, 314 saham menurun, dan 178 saham tidak bergerak nilainya./Ant

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Didi Max
Bursa

Perdagangan Berjangka : Didimax Broker Terbaik Menjadi Pilihan Banyak Trader

JAKARTA, Bisnistoday - Dalam dunia perdagangan berjangka, memilih broker terbaik Indonesia merupakan...

GEDUNG BEI
Bursa

Penguatan Pasar Sangat Dipengaruhi Sentimen Isu Makro Ekonomi Global pada Semester II 2026

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai setelah fase rebound,...

Rully Arya Wisnubroto
Bursa

Mirae Asset Sekuritas: Investor Tetap Perlu Cermati Tantangan Domestik

JAKARTA, Bisnistoday - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai pasar keuangan global...

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...