JAKARTA, Bisnistoday – Menjelang perayaan Natal dan tahun baru 2023, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memantau harga kebutuhan pokok di pasar. Kali ini, Menko Perekonomian mengecek harga bahan pangan di Pusat Pasar Kota Medan, Sabtu (24/12).
Pada kesempatan yang sama, Menko Perekonomian juga melihat langsung manfaat Kredit Usaha Rayat (KUR) di lokasi tersebut.
“Acara pagi ini merupakan tinjauan pasar terutama melihat kesiapan Natal dan Tahun Baru. Dari persiapan yang ada, harga semuanya stabil, beras dan minyak goreng juga tersedia,” kata Menko Airlangga.
Menko Perekonomian ini juga menyerahkan paket sembako kepada petugas keamanan, petugas kebersihan, penjaga toilet, dan juru parkir di Pusat Pasar Kota Medan.
Selain itu, juga terdapat pasar murah atas kerja sama antara PUD Pasar Medan, Bulog, dan PT Pilar Grup Indonesia, yang ditujukan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru.
Lebih lanjut, dilakukan juga penyerahan KUR secara simbolis kepada pedagang dengan total nilai Rp900 juta, sebagai upaya mendorong UMKM mendapatkan pembiayaan yang mudah dan terjangkau.
Plafon KUR di kisaran Rp50 juta hingga Rp500 juta dari beberapa penyalur KUR seperti BRI, BNI, Bank Mandiri, BSI, dan Bank Sumut.
Kredit Usaha Mikro
Dia menjelaskan kredit super mikro hingga Rp10 juta bunganya hanya 3 persen per tahun, KUR Rp10 juta – Rp100 juta tidak memakai agunan dan bunganya 6 persen per tahun, serta KUR Rp100 juta – Rp500 juta dengan agunan tambahan dan bunganya juga 6 persen.
“KUR tersedia Bapak-Ibu semua, dan di sini hadir dari beberapa bank penyalur KUR,” tutur Menko Airlangga.
Hingga 19 Desember 2022, realisasi penyaluran KUR nasional mencapai 94,37 persen atau Rp352,18 triliun dari target 2022, yang telah diberikan kepada 7,34 juta debitur.Adapun, penyaluran KUR sektor produksi mencapai 56,5 persen dan sektor non produksi (perdagangan) mencapai 43,5 persen./Ant





































