www.bisnistoday.co.id
Selasa , 16 Desember 2025
Home BURSA & KORPORASI Bursa Pasar Cermati Kondisi Politik Dalam Negeri, IHSG Kembali Terkoreksi
Bursa

Pasar Cermati Kondisi Politik Dalam Negeri, IHSG Kembali Terkoreksi

IHSG melemah
IHSG pada perdagangan akhir pekan, Jumat (01/03) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdangan akhir pekan, Jumat (26/1) ditutup melemah 40,95 poin ke posisi 7.137,09. Sementara indeks LQ45 turun 8,30 poin ke posisi 951,49.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya menyebutkan, pada perdangangan hari ini IHSG nyaman di zona merah. Pelaku pasar tamapknya memonitor faktor eksternal dan internal.

Dari dalam negeri, pasar terus mencermati kondisi politik menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) pada bulan Februari 2024, dimana sejumlah isu mundurnya menteri turut memberikan warna pergerakan IHSG.

Presiden Jokowi menyampaikan bahwa seorang presiden boleh memihak kepada kandidat calon presiden dan wakil presiden dalam Pilpres dan diperbolehkan untuk berkampanye.

Pelaku pasar khawatir ketidakstabilan politik akan kembali menekan pasar keuangan dalam negeri seiring dengan pro kontra terhadap pernyataan tersebut.

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, dua sektor meningkat yaitu dipimpin sektor properti yang meningkat sebesar 0,30 persen, diikuti sektor keuangan yang meningkat sebesar 0,20 persen.

Sedangkan sembilan sektor turun yaitu sektor transportasi & logistik turun paling dalam minus sebesar 2,68 persen, diikuti sektor teknologi dan sektor barang konsumen primer yang masing-masing turun sebesar 1,54 persen dan 0,85 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu PTMP, FORU, MAYA, SRAJ, dan IBOS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni MSKY, WIDI, HACRO, RGAS dan GRPH.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.098.774 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,12 miliar lembar saham senilai Rp10,28 triliun. Sebanyak 183 saham naik, 346 saham menurun, dan 237 tidak bergerak nilainya.

Bursa Regional Asia

Sementara itu, bursa regional Asia juga terkoreksi akibat sikap wait and see pelaku pasar untuk masuk ke pasar keuangan menjelang rilis data laba industri di China.

Di sisi lain, perekonomian di AS pada kuartal IV tumbuh 2,5 persen year on year (yoy), yang memberikan sinyal bahwa perekonomian AS masih solid, sehingga diperkirakan The Fed tidak akan terburu-buru dalam memangkas suku bunga acuannya.

Baca juga: IHSG Kembali Ditutup Melemah

Sementara itu, bank sentral Eropa (ECB) mempertahankan suku bunga kebijakan tetap di level 4,5 persen dan memberikan sinyal pemangkasan mulai pertengahan tahun.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei melemah 485,39 poin atau 1,34 persen ke 35.751,10, indeks Hang Seng melemah 259,72 poin atau 1,60 persen ke 15.952,23, indeks Shanghai menguat 4,11 poin atau 0,14 persen ke 2.910,22, dan indeks Strait Times menguat 11,89 poin atau 0,38 persen ke 3.159,53./

 

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Bursa

Dibekali Teknologi AI, Analisis Pasar Saham Kini Bisa Secepat Kilat

JAKARTA, Bisnistoday - Dunia investasi dan trading multi-aset di Indonesia kini memasuki...

GEDUNG BEI
Bursa

Pasar Tunggu Rilis PDB Kuartal III, IHSG Berpeluang Mananjak Akhir Tahun

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir Oktober...

Mirae Asset Sekuritas
Bursa

Hadapi Dinamika Makroekonomi, Mirae Asset Tawarkan Lima Strategi Baru Lewat MAIA

JAKARTA, Bisnistoday – Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan meningkatnya volatilitas pasar, PT Mirae...

Bursa

Kinerja Emiten dan Pemimpin Korporasi Raih Apresiasi Berkait Capaian Gemilang

JAKARTA, Bisnistoday - Paruh pertama 2025 menjadi tonggak emas bagi pasar modal...