www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 10 Oktober 2026
Home NASIONAL & POLITIK PDI P Protes Pemberitaan Koran Tempo terkait Pertemuan Megawati-Moeldoko
NASIONAL & POLITIK

PDI P Protes Pemberitaan Koran Tempo terkait Pertemuan Megawati-Moeldoko

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto melakukan pemaparan tentang publikasi Tempo, di Jakarta, Senin (15/3).(Foto: Istimewa)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyatakan, PDI Perjuangan keberatan dan protes keras atas pemberitaan Koran Tempo edisi Senin, 15 Maret 2021, yang dinilai jauh dari etika jurnalistik, tendensius, dan menunjukkan agenda politik tertentu.

“Pemberitaan secara sepihak Koran Tempo yang sepertinya ada pertemuan antara Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri dengan Pak Moeldoko sama sekali tidak berdasar, dan pertemuan tersebut sama sekali tidak terjadi. Apa yang diberitakan Koran Tempo telah melanggar prinsip dan etika jurnalistik,” kata  Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/3).

Hasto mengatakan, sejak awal seluruh kader PDI Perjuangan diajarkan untuk tidak pernah melakukan intervensi terhadap urusan rumah tangga Partai politik lain.

“PDI Perjuangan memiliki pengalaman panjang bagaimana kedaulatan Partai diintervensi kekuasaan Orde Baru. Ibu Ketua Umum Partai juga memiliki pengalaman bagaimana dikhianati, namun pada saat bersamaan kami lebih memilih langkah konsolidasi, menyatu dengan rakyat, dan membangun keyakinan, Satyam Eva Jayate bahwa kebenaran akan menang,” ungkapnya. 

Keyakinan Satyam Eva Jayate itulah, kata Hasto,  yang mendorong PDI Perjuangan terus menempuh jalan ideologi, jalan kerakyatan, jalan kebenaran yang bertumpu pada Pancasila, UUD 1945, dan terus menggali pemikiran Bung Karno bagi bangsa dan negara Indonesia. 

Bahkan, lanjutnya,  terhadap Pak Harto yang sangat otoriter, dan korban yang begitu banyak di kalangan rakyat tidak berdosa, partai pun memilih jalur hukum ketika kongres partai diintervensi kekuasaan dan kantor partai diserang.

“Demikian pula ketika ada yang membangun kesan terzolimi dengan motif popularitas, seluruh anggota dan kader partai selalu bertahan pada keyakinan bahwa siapa yang menebar angin akan menuai badai. Politik itu pengabdian, berkeadaban, dan membangun masa depan. Mereka yang mendapatkan kekuasaan politik dengan tidak benar, akan mendapatkan karma politik. Itulah keyakinan dan ajaran leluhur,” tandas Hasto./ 

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kementerian ATR BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Uunk Din Parunggi Naik Jadi Kepala Biro Humas ATR BPN

JAKARTA, Bisnistoday – Uunk Din Parunggi, S.SiT., M.A.P., QRMP., mendapat amanah baru...

Kantah Kota Palangka Raya Perkuat Implementasi Kebijakan ATR BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Kantah Palangka Raya Jalankan Kebijakan ATR BPN Terukur

PALANGKA RAYA, BisnisToday – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Palangka Raya memperkuat koordinasi...

HumanioraNASIONAL & POLITIK

Agrinas Palma Luncurkan Program Makan Bergizi dan Bantuan Pendidikan di Rokan Hulu

JAKARTA, Bisnistoday - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) melalui program Tanggung Jawab...

PT Asuransi BRI Life
HumanioraNASIONAL & POLITIK

BRI Life Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Bencana di NTT

JAKARTA, Bisnistoday -  PT Asuransi BRI Life Tbk, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada  masyarakat...