www.bisnistoday.co.id
Kamis , 25 Juni 2026
Home OPINI Gagasan Pekerjaan Menantang Sebagai Petugas Pemeriksa Jalur KA
GagasanOPINI

Pekerjaan Menantang Sebagai Petugas Pemeriksa Jalur KA

Social Media

Sebagai satu-satunya BUMN operator kereta api di Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggannya. Oleh karenanya, KAI sangat serius dan konsen memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api. Namun tahukah kamu, di balik pelayanan kereta api yang aman, selamat, dan nyaman, ada profesi yang penumpang tidak lihat secara langsung saat memutuskan naik kereta api?

Ketika hendak naik kereta api, di stasiun kamu akan berpapasan dengan petugas yang akan memeriksa tiket dan kartu identitas. Atau jika ada masalah terkait perjalanan, kamu bisa temui petugas customer service di stasiun. Begitupun saat dalam perjalanan, kamu akan bertemu dengan kondektur dan polisi khusus kereta api yang akan menemani dan memberikan bantuan jika ada kesulitan.

Semuanya dilaksanakan dengan dedikasi tanpa keluh kesah karena itulah yang menjadi tanggung jawabnya. Keselamatan perjalanan KA dan keluarga yang menunggu kehadirannya di rumah menjadi pemacu yang membuat Hardiana selalu bermotivasi tinggi dalam mengerjakan tugasnya yang penuh tantangan

Selain profesi-profesi di atas, ada profesi lain yang perannya sangat vital yang memegang peran penting dalam menjaga dan mewujudkan keselamatan perjalanan kereta api. Profesi penting yang menjadi salah satu garda terdepan di balik tersajinya pelayanan KAI ini adalah Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ). Seorang PPJ bertugas memeriksa jalur KA untuk memastikan bahwa jalur yang akan dilewati kereta api sudah dalam kondisi aman.

Baca juga : KAI Larang Warga Ngabuburit di Jalur Kereta Api

Dalam kesehariannya, PPJ melakukan tugasnya dengan berjalan kaki di atas rel dari stasiun atau titik yang sudah ditentukan ke stasiun atau titik lain di wilayah kerjanya. Ia memeriksa secara visual dengan membawa peralatan kerja dan bendera merah, kuning, dan lampu handsign sebagai pengaman perjalanan kereta api.

Seorang PPJ memeriksa secara detail kondisi jalur kereta yang dilaluinya, seperti mengencangkan baut-baut rel, mengecek apakah kondisi rel dalam keadaan baik sehingga aman untuk dilewati kereta api. Kedisiplinan dan ketelitian adalah kunci utama seorang PPJ dalam menjalankan tugasnya.

Tak peduli hujan badai atau panas terik, mereka harus terus berjalan untuk memastikan kemanan jalur KA. Terkadang mereka harus masuk ke terowongan yang gelap atau melintasi jembatan kereta api yang beratus meter tingginya dari tanah. Tugas mengecek jalur ini harus dilakukan agar keselamatan perjalanan kereta api tetap terjamin.

Untuk menjalankan tugas tersebut tentu bukan perkara mudah, dibutuhkan fisik dan mental yang baik. Tidak tanggung-tanggung, seorang PPJ harus mampu berjalan sejauh 8-12 kilometer. Maka dari itu PPJ dituntut untuk berani dan berhati-hati dan Fokus dalam melakukan pekerjaan terlebih saat berdinas pada jalan rel dan jembatan yang licin di musim penghujan.

Selain mendukung keselamatan kereta api, PPJ juga dituntut menjaga keselamatan dirinya saat bekerja dengan patuh/disiplin pada standar operasional pekerjaan (SOP) yang ditetapkan seperti menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan menjaga keamanan diri.

Baca juga : KAI Percantik Ornamen Khusus di Kereta Api dan Stasiun

Ketelitian juga sangat dibutuhkan karena PPJ harus memahami tata cara dan prosedur pemeriksaan jalur kereta api. Ia harus mampu menganalisis dan mengevaluasi hasil pemeriksaan yang berpotensi membahayakan perjalanan kereta api serta menentukan pembatas kecepatan yang diperlukan. Terakhir, PPJ harus mengetahui peraturan dinas yang berkaitan dengan bidang tugasnya.

Adalah Hardiana, salah seorang Petugas Pemeriksa Jalur yang saat ini berdinas di Daop 2 Bandung tepatnya di UPT Resor Jalan Rel 2.10 Cibatu. Menurutnya, Daerah Operasi 2 Bandung memiliki jalur-jalur kereta api cukup unik karena membelah pegunungan dan menghubungkan jurang-jurang serta memiliki medan cukup ekstrim.

Setiap bertugas, Hardiana harus melewati hutan dan semak belukar. Tak jarang ia bertemu hewan liar, apabila tidak hati-hati hal itu tentu akan mengancam nyawanya. Pada musim penghujan pekerjaanya akan jauh lebih sulit. Risiko tanah longsor dan kondisi jembatan yang licin menuntutnya untuk bekerja jauh lebih hati-hati. Ia harus melakukan pengecekan jembatan dengan tinggi ratusan meter secara detail baik siang bahkan di tengah kegelapan malam.

Saat kebanyakan orang sedang tidur pulas, Hardiana justru tengah berjalan sendiri di kegelapan dan dinginnya malam untuk mengecek jalur kereta. Saat panas terik dimana kebanyakan orang dapat berteduh dalam ruangan sejuk, Hardiana harus tetap berjalan kaki mengecek rel yang menjadi tugasnya.

Pada kondisi penghujan, risiko tergelincir dan jatuh mungkin saja terjadi. Oleh karena itu ia harus ekstra berhati-hati dalam bekerja. Semuanya dilaksanakan dengan dedikasi tanpa keluh kesah karena itulah yang menjadi tanggung jawabnya. Keselamatan perjalanan KA dan keluarga yang menunggu kehadirannya di rumah menjadi pemacu yang membuat Hardiana selalu bermotivasi tinggi dalam mengerjakan tugasnya yang penuh tantangan.

Hardiana bergabung dengan KAI sejak tahun 1991. Mulanya ia bekerja sebagai cleaning service , kemudian Ia berkesempatan mengikuti seleksi penerimaan karyawan tetap KAI hingga akhirnya ia diterima menjadi karyawan tetap.

Proses panjang untuk mnjadi pegawai tetap secara tidak langsung membentuk pribadinya menjadi jauh lebih loyal, gigih, dan tidak mudah menyerah. Kesempatan menjadi karyawan tetap pada 2011 tidak ia sia-siakan. Karena Hardiana merasa proses panjang atas perjuangannya tidak mudah, ia bertekad mencurahkan tenaga dan dedikasinya kepada perusahaan. Hardiana juga pernah terpilih sebagai tiga besar dalam ajang frontliner award KAI.

Prestasi tersebut mengantarkan Hardiana ke Cina pada tahun 2016 tepatnya pada bulan Agustus. KAI memberangkatkannya untuk melihat dan merasakan kemajuan perkeretaapian di sana. Pengalaman tersebut sekaligus merupakan kali pertama Hardiana bepergian keluar negeri. Ia menjadikan pengalaman berharga tersebut untuk bekerja lebih giat dan berdedikasi tinggi bagi KAI./

Penulis : VP Public Relations KAI, Joni Martinus

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Orasi Ilmiah
Gagasan

“Dramaturgi” Dibalik Skandal Riset “Bodong”

DUNIA akademik Indonesia baru saja dihantam badai yang memalukan di panggung internasional....

Kopdes Merah Putih
Gagasan

Jangan Dipersempit, Koperasi Desa Merah Putih Mesti Dipandang Lebih Holistik

RASANYA, perlu diselaraskan dalam pemikiran koperasia atas hadirnya program Koperasi Desa /Kelurahan...

Dream Job
Gagasan

Secercah Harapan Muncul, Semoga Badai Ekonomi Segera Berlalu

BELUM LAMA INI, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan perlunya disiplin fiskal. ...

KTT BRICS+
Gagasan

Ketika “The President’s Men” Mengalahkan Peraih Adhi Makayasa

JAKARTA, Bisnistoday - Pada penutupan Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVI Tahun 2026 di...