www.bisnistoday.co.id
Senin , 4 Maret 2024
Home BURSA & KORPORASI Bursa Pelaku Pasar Lakukan Aksi Frofit Taking, IHSG Ditutup Melemah
Bursa

Pelaku Pasar Lakukan Aksi Frofit Taking, IHSG Ditutup Melemah

IHSG melemah
IHSG pada perdagangan Selasa (13/02) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan, Senin (08/1) ditutup melemah 67,04 poin ke posisi 7.283,58. Sementara indeks LQ45 turun 9,82 poin ke posisi 976,43. Turunnya IHSG kali ini disebabkan oleh aksi profit taking (ambil untung) para pelaku pasar.

Secara teknikal, pergerakan IHSG cenerung berada di awal fase downtrend-nya setelah mencatatkan rekor all time hih[gt (ATH)-nya yang diperkirakan karena adanya aksi ambil untung. Selain itu, koreksi IHSG juga dipengaruhi pergerakan bursa Asia yang mayoritas melemah, serta pergerakan harga minyak yang bergerak terkoreksi.

Selain itu, juga pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) juga terpantau melemah.

Community Lead PT Indo Premier Sekuritas, Angga Septianus mengingatkan para pelaku pasar untuk mencermati inflasi Amerika Serikat (AS) dan potensi berlanjutnya net buy (aksi beli) investor asing selama pekan ini.

“Inflasi AS diprediksi turun tipis ke 3 persen year on year (yoy) dengan inflasi inti tetap di level 4 persen (yoy),” ujar Angga dalam keterangannya.

Angga menjelaskan, investor asing gencar melakukan aksi beli terutama pada saham perbankan senilai Rp2,7 triliun pada pekan lalu, seiring terjadinya January Effect di tengah sentimen penurunan suku bunga global yang akan terjadi pada tahun ini.

Ia menjelaskan pergerakan IHSG pada pekan lalu terpengaruh empat sentimen, diantaranya Purchasing Manager’s Index (PMI) Indonesia, inflasi Indonesia, tarif bea masuk impor batu bara China dan aksi beli asing (net buy).

“PMI Indonesia masih berada dalam fase ekspansif selama 28 bulan terakhir. S&P Global menjelaskan peningkatan ini disebabkan oleh pertumbuhan produksi dan peningkatan jumlah tenaga kerja,” ujar Angga.

Dibuka Melemah

Pada awal perdagangan IHSG dibuka melemah, dan terus bertahan di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat yaitu dipimpin sektor properti sebesar 0,50 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor keuangan yang naik masing- masing sebesar 0,19 persen dan 0,09 persen.

Sedangkan delapan sektor turun yaitu sektor berang baku turun paling dalam minus 1,28 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor transportasi & logistik yang masing-masing turun sebesar 0,50 persen dan 0,34 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BBSS, CGAS, ITMA, POLL, dan PTPS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni ASLI, EMDE, STRK, TPIA dan IRRA.

Baca juga: IHSG Melemah Tipis Ikuti Pasar Regional

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.391.747 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,56 miliar lembar saham senilai Rp10,70 triliun. Sebanyak 183 saham naik, 348 saham menurun, dan 243 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Hang Seng melemah 310,88 poin atau 1,88 persen ke 16.224,45, indeks Shanghai menguat 41,64 poin atau 1,42 persen ke 2.887,54, dan indeks Strait Times menguat 2,72 poin atau 0,09 persen ke 3.187,02.

Sementara itu, indeks Nikkei (Jepang) libur memperingati hari libur nasional negara tersebut./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

PT WILMAR Padi Indonesia

SOROTAN BISNISTODAY

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

IHSG melemah
Bursa

Inflasi Dalam Negeri Naik, IHSG Melemah

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan,...

IHSG Melemah
Bursa

Investor Tunggu Data Inflasi, IHSG Terkoreksi

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (29/02)...

IHSG menguat
Bursa

IHSG Kembali Ditutup Menguat

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (28/02)...

Bursa

BNI Asset Management Luncurkan Reksa Dana Indeks 

JAKARTA, Bisnisyoday - BNI Asset Management (BNIAM) siap luncurkan produk reksa dana...