www.bisnistoday.co.id
Kamis , 17 September 2026
Home HEADLINE NEWS Pembangunan Jembatan Pandansimo untuk Stimulus Ekonomi Wilayah
HEADLINE NEWSNasional

Pembangunan Jembatan Pandansimo untuk Stimulus Ekonomi Wilayah

Pembangunan Jembatan
JEMBATAN Pandansimo, Kab.Bantul, DI Yogyakarta./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun jembatan Pandansimo di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk memperlancar konektivitas wilayah dan nasional. Jembatan Pandansimo diharapkan menjadi penghubung vital bagi pertumbuhan ekonomi kawasan selatan Jawa serta pemerataan pembangunan antar wilayah.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan jembatan Pandansimo merupakan salah satu prioritas Kementerian PU dalam meningkatkan konektivitas dan mempercepat distribusi logistik di kawasan selatan Yogyakarta. “Dengan selesainya Jembatan Pandansimo, waktu tempuh antar wilayah akan jauh berkurang, biaya operasional kendaraan lebih efisien, dan akses menuju pusat produksi pertanian, perikanan, serta destinasi wisata akan semakin terbuka lebar,” kata Menteri Dody.

Kementerian PU menargetkan Jembatan Pandansimo yang menghubungkan Ruas Jalan Congot–Ngremang (Kabupaten Kulon Progo) dengan Pandansimo–Samas (Kabupaten Bantul), DIY dapat beroperasi pada September 2025. Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari program prioritas Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) DIY sepanjang ±110 km yang diharapkan mampu mengurangi kesenjangan pembangunan antara wilayah pesisir pantai Utara dan Selatan Jawa.

“Jembatan Pandansimo memiliki panjang total penanganan 2.300 meter dengan lebar rata-rata 24 meter, terdiri dari oprit, slab on pile, dan jembatan utama. Nilai kontrak proyek ini mencapai Rp863,7 miliar yang bersumber dari APBN, dengan masa pelaksanaan 579 hari kalender,” kata Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah – DIY Moch. Iqbal Tamher.

Berdasarkan studi kelayakan tahun 2017, pengoperasian JJLS di DIY diperkirakan mampu mengurangi biaya operasional kendaraan sebesar 13,11% atau setara Rp1,4 triliun per tahun, menghemat waktu tempuh hingga 20 menit, serta meningkatkan nilai produksi berbagai komoditi wilayah yang dilalui sekitar sebesar 18,6% atau sekitar Rp7,7 miliar per tahun.

“Selain manfaat transportasi, jembatan ini juga akan membuka akses ke lahan pertanian seluas 2.164,10 hektare di Kecamatan Galur dan mendukung produksi pertanian sebesar 9.143,2 kuintal sayur dan buah setiap tahunnya. Produksi perikanan di Kecamatan Srandakan juga diharapkan meningkat sebesar 13,3 ton per tahun. Keberadaan Jembatan Pandansimo diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi, logistik, dan pariwisata di wilayah selatan DIY,” tambah Moch. Iqbal.

Jembatan Pandansimo juga dirancang untuk memperkuat ketahanan wilayah terhadap bencana yang sejalan dengan visi Kementerian PU untuk membangun infrastruktur yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan.

“Dari sisi teknis, jembatan ini memanfaatkan teknologi konstruksi modern seperti Corrugated Steel Plate (CSP) yang ringan dan kuat, Lead Rubber Bearing (LRB) sebagai peredam gempa, Mechanically Stabilized Earth Wall (MSE Wall) untuk efisiensi lahan, serta mortar busa untuk mengurangi beban struktur. Desain arsitektur jembatan juga mengadopsi elemen budaya lokal seperti motif batik nitik dan bentuk gunungan pada gapura serta lampu jalan, sekaligus memperkuat identitas kawasan,” terang Moch. Iqbal.

Iqbal menambahkan, saat ini Jembatan Pandansimo masih dalam proses Audit Keselamatan Jalan untuk memastikan seluruh elemen jembatan dan jalan penghubungnya memenuhi standar keamanan, kenyamanan, dan kelancaran lalu lintas, sehingga dapat digunakan masyarakat dengan aman sebelum dibuka secara resmi.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Barang Rampasan
Nasional

Kementerian ATR/BPN Terima Barang Rampasan Negara Untuk Dioptimalkan Dukung Layanan Masyarakat

JAKARTA, Bisnistoday  - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menerima...

LRT Jakarta
HEADLINE NEWS

Presiden Prabowo Resmikan LRT Jakarta Lintas Kelapa Gading–Manggarai

JAKARTA, Bisnistoday – Presiden RI Prabowo Subianto didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi...

GEDUNG BEI
HEADLINE NEWS

Ganti Menteri Keuangan, Pengamat Soroti Kredibilitas Fiskal

JAKARTA, Bisnistoday– Pasar keuangan Indonesia memasuki fase yang menuntut investor semakin selektif...

Wamen Ossy
HEADLINE NEWS

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

JAKARTA, Bisnistoday - Menanggapi pertanyaan wartawan terkait isu yang saat ini berkembang,...