www.bisnistoday.co.id
Rabu , 23 September 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Penataan Agro Wisata Tamansuruh Banyuwangi Tuntas
Ekonomi & Bisnis

Penataan Agro Wisata Tamansuruh Banyuwangi Tuntas

KAWASAN WISATA Banyuwangi tuntas ditata ulang.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan penataan Kawasan Agro Wisata Tamansuruh (AWT) yang berlokasi di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Revitalisasi AWT mengusung konsep Desa Osing dengan menyuguhkan bangunan rumah adat asli Banyuwangi.

Konsep revitalisasi Agro Wisata Tamansuruh disesuaikan dengan fungsi objek wisata yang memanfaatkan sektor pertanian dipadukan dengan kelestarian lingkungan dan budaya lokal.

“Untuk pariwisata, pertama yang harus diperbaiki infrastrukturnya, kemudian amenities dan event baru promosi besar-besaran. Kalau hal itu tidak siap, wisatawan datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga betul,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Penataan kawasan Agro Wisata Tamansuruh dikerjakan oleh Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Timur, Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian PUPR sejak September 2021 dan telah selesai pada akhir 2022.

Rumah tradisional Osing memiliki struktur utama dengan empat kolom menopang bangunan yang disebut Soko. Penggunaan bahan material kayu dengan kualitas terbaik dan penanaman bunga di sekeliling Rumah Osing menambah nuansa khas keaslian budaya Banyuwangi.

Selain revitalisasi rumah adat, penataan juga dilakukan dengan meningkatkan akses jalan dan parkir, bangunan inti berupa aula besar yang dikelilingi kolam ikan serta pembangunan sarana prasarana pendukung wisata lainnya seperti ticketing, pedestrian, kios UMKM, sanggar tari, plaza Osing, view deck, mushola, toilet, ground water tank hingga proteksi kebakaran.

Agro Wisata Tamansuruh merupakan destinasi wisata alam seluas 10,5 hektare yang terletak di lereng kaki Gunung Ijen, tepatnya di Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah. Diharapkan program revitalisasi agrowisata ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan domestik atau manca negara, sehingga meningkatkan perekonomian masyarakat lokal.

Konsep penataan mengedepankan perpaduan antara kearifan lokal dengan pemanfaatan teknologi dengan dukungan kegiatan adat dan atraksi budaya rutin. Terdapat pula perpustakaan digital dan ruang aktivitas Smart Kampung tanpa menghilangkan identitas asli Agrowisata Tamansuruh sebagai taman bunga dan etalase komoditas pertanian unggulan Kabupaten Banyuwangi.

Pengunjung akan disuguhi pemandangan pegunungan Ijen dan Selat Bali dari ketinggian sekitar 450 Mdpl. Keberadaan bangunan rumah adat Suku Osing juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung karena bangunannya memiliki ciri khas khusus serta terdapat spot-spot foto yang sangat menarik berlatar belakang berbagai macam tumbuhan bunga dan buah./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ekonomi & Bisnis

Tidak Hanya Kue Tart, Harvest Kini Hadirkan Ragam Produk Roti dan Pastry 

Jakarta, Bisnistoday - Harvest, resmi mengumumkan rebranding yang menandai babak baru perjalanannya....

Ekonomi & Bisnis

Pegadaian dan blu Berkolaborasi Gaet Anak Muda Untuk Mulai Investasi Emas

JAKARTA, Bisnistoday - Di tengah meningkatnya kesadaran generasi muda untuk membangun kebiasaan...

Ekonomi & Bisnis

Bandara Husein Kembali Bergeliat, Pasar Baru Bandung Siap Sambut Wisatawan

BANDUNG, Bisnistoday - Kembali bergeliatnya Bandara Internasional Husein Sastranegara disambut optimistis para...

Ekonomi & Bisnis

Pacu IP 200, Brigade Pangan Hebat Bersama Barito Kuala Sukseskan Gerakan Tanam Serempak

BARITO KUALA, Bisnistoday - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa percepatan...