www.bisnistoday.co.id
Selasa , 9 Desember 2025
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Pengujian KA Cepat Jakarta-Bandung Dipercepat
NasionalNASIONAL & POLITIK

Pengujian KA Cepat Jakarta-Bandung Dipercepat

WAMEN II Kementerian BUMN, Kartika Wirjoatmodjo di Bandung, kemarin.
Social Media

BANDUNG, Bisnistoday –Melalui penggunaan Comprehensive Inspection Train atau Kereta Inspeksi, kecepatan KA Cepat Jakarta -Bandung ditingkatkan dari sebelumnya rata-rata 60 km/jam ditingkatkan menjadi 180 km/jam. Pelaksanaan Testing & Commissioning Kereta Api Cepat Jakarta Bandung mulai Senin (22/5), dites kecepatan perjalanannya.

“Secara bertahap kecepatan perjalanan pengujian akan ditingkatkan hingga mencapai puncak kecepatan teknisnya di 385 km/jam,” ujar Wakil Menteri II Kementerian BUMN, Kartika Wirjoatmodjo di Bandung, kemarin.

“Untuk mencapai hal tersebut peningkatan di beberapa aspek seperti pagar pengaman dan sound barrier perlu dilakukan penyempurnaan agar tidak menggangu kenyamanan masyarakat saat KCJB melintas,” terangnya.

Lebih lanjut Kartika mengatakan, pengujian kali ini semuanya berjalan dengan lancar. Semua sistem berfungsi dengan baik seperti keretanya, relnya, persinyalan, kelistrikan, dan lainnya.

Kehadiran KCJB akan menghadirkan pusat perekonomian baru yang akan mendukung koridor antara Jakarta Bandung. KCJB juga akan didukung oleh integrasi dengan LRT Jabodebek sehingga memiliki aksesibilitas yang baik.

Test & Commisioning Tuntas

Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, peningkatan kecepatan uji coba ini akhirnya dapat dilakukan setelah seluruh persiapan awal pelaksanaan Testing & Commissioning berhasil diselesaikan.

“Berbagai pengetesan kesiapan sarana prasarana KCJB yang dilakukan sebelumnya sudah berjalan dengan lancar. Berdasarkan evaluasi, maka mulai hari ini kecepatan perjalanan KA Cepat mulai ditambah menjadi hingga 180 km/jam,” ujar Dwiyana.

Berdasarkan pelaksanaan Testing & Commissioning hari ini, waktu tempuh antara Stasiun Halim hingga Stasiun Tegalluar hanya sekitar 50 menit saja. Nantinya kecepatan akan terus ditambah hingga mencapai puncak kecepatan operasional di 350 km/jam bahkan hingga mencapai puncak kecepatan teknisnya yaitu hingga 385 km/jam.

Untuk mencapai angka tersebut, pengoperasian CIT akan terus ditingkatkan setiap harinya. Perjalanan dengan CIT difokuskan pada pengetesan integrasi sistem sarana dan prasarana. Seluruh aspek akan dicek apakah fungsinya normal dan dapat dilalui KCJB dengan kecepatan tinggi.

Satu rangkaian CIT atau kereta inspeksi KCJB terdiri dari 8 kereta. Fungsi berbagai kereta tersebut terdiri dari kereta satu untuk untuk kebutuhan pengujian lintasan; kereta dua untuk memeriksa sistem persinyalan dan komunikasi; kereta tiga untuk fungsi OCS; kereta empat dan tujuh untuk ruang kerja; kereta lima berfungsi sebagai restorasi; kereta enam merupakan ruang pertemuan; dan kereta delapan untuk fungsi sinyal dan pengecekan integrasi rel-roda.

“Pelaksanaan Testing & Commissioning KCJB akan terus dilakukan oleh KCIC bersama para kontraktor dan konsultan independen. Kecepatan akan terus ditingkatkan secara bertahap untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana yang dibangun dalam kondisi siap dioperasikan.” tutur Dwiyana./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Dirut PT KAI
Nasional

Perbaikan Jalur Rel Rampung, Pengoperasian Kereta Api di Sumut dan Sumbar Kembali Normal

JAKARTA, Bisnistoday – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan jalur angkutan kereta...

Hutama Karya
Nasional

Dukung Pemulihan Bencana Sumatera-Aceh, Hutama Karya Operasikan Secara Fungsional Tol Sigli-Banda Aceh

JAKARTA, Bisnistoday - PT Hutama Karya (Persero) mulai mengoperasikan Jalan Tol Sigli–Banda Aceh...

BLTS Kesra
Nasional

Kantor Pos Pondok Aren Tangsel Salurkan BLTS Kesra 8.700 KPM

TANGSEL Bisnistoday -  PT Pos Indonesia (PosIND) melalui Kantor Cabang Pos Pondok Aren,...

Nasional

Diawali Doa Bersama dan Donasi Bencana Sumatera, PBNU Malam Ini Pleno Penetapan Pj Ketum

JAKARTA, Bisnistoday-— Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) malam ini, 9 Desember 2025,...