JAKARTA, Bisnistoday – Universitas Mercu Buana (UMB) kembali memperkuat posisinya di kancah global lewat pencapaian gemilang para mahasiswanya. Dua tim dari UMB sukses membawa pulang penghargaan bergengsi dalam ajang International Business Plan Competition (IBPC) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Dosen Akuntansi Indonesia (ADAI).
Kompetisi yang berlangsung di University Malaya Wales, Malaysia, ini menjadi panggung pembuktian bagi ide-ide bisnis inovatif dari berbagai perguruan tinggi. Setiap peserta ditantang untuk menyajikan gagasan yang tidak hanya kreatif dan memiliki kelayakan bisnis tinggi, tetapi juga membawa dampak sosial serta keberlanjutan bagi lingkungan. Di bawah bimbingan dosen Ali Hanafiah, kedua tim berhasil melewati seluruh tahapan penilaian dengan sangat baik dari para juri internasional.
Penghargaan pertama diraih oleh Tim International Class UMB yang digawangi oleh Muhammad Al Fath De Niro, Monica Tandya Bethari, dan Kendo Attariq. Mereka sukses mengamankan predikat Best EdTech Innovation melalui platform bernama PlayLoop, sebuah inovasi berbasis shareconomy yang menyediakan layanan penyewaan mainan dan perlengkapan anak.
Mengenai ide ini, Muhammad Al Fath De Niro menjelaskan latar belakangnya, “Ada dua masalah yang ingin kami jawab, yakni persoalan ekonomi keluarga muda dan isu lingkungan. Barang yang masih layak pakai bisa dimanfaatkan kembali sehingga lebih hemat dan mengurangi sampah.” Sementara itu, penghargaan Best Problem-Solving Innovation berhasil disabet oleh tim
Program Studi Manajemen yang beranggotakan Haidara Mahamadou, Nazwa Rahma Puspita, dan Muhammad Daffa Ridwansyah lewat inovasi bernama LivSense.
Platform livestock health intelligence ini dirancang untuk menekan kerugian para peternak melalui deteksi dini risiko penyakit hewan berbasis analisis data lapangan. “Kami ingin menghadirkan solusi yang lebih preventif agar risiko kerugian dan kematian ternak dapat ditekan,” ungkap Haidara Mahamadou, mahasiswa asing asal Mali yang memperkuat tim tersebut.
Keberhasilan luar biasa ini mendapat apresiasi tinggi dari Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mercu Buana. Pihak kampus menilai bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata dari kemampuan mahasiswa UMB dalam melahirkan solusi yang relevan bagi masyarakat sekaligus mampu bersaing di level internasional.
“Capaian ini membuktikan bahwa mahasiswa Universitas Mercu Buana memiliki kreativitas, daya saing, dan kemampuan problem solving yang baik. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan berani tampil di kompetisi internasional,” tutur sang Dekan dalam keterangannya.
Prestasi gemilang ini pun semakin mempertegas komitmen berkelanjutan UMB dalam mendukung ekosistem inovasi, kewirausahaan, serta peningkatan kompetensi global bagi seluruh mahasiswanya.(Adit)


