www.bisnistoday.co.id
Jumat , 17 April 2026
Home GLOBAL Perang Rusia-Ukraina Picu Krisis Kepemimpinan Global
GLOBAL

Perang Rusia-Ukraina Picu Krisis Kepemimpinan Global

KRISIS GLOBAL : Ilustrasi Negara Ukraina dan sejumlah negara sekitarnya. Perang Rusia Ukraina Picu Krisis Kepemimpinan Global.
Social Media

JAKARTA – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta menegaskan, ide menjadikan Indonesia sebagai kekuatan lima besar dunia semakin menunjukkan relevansinya dengan situasi dan kondisi global saat ini. Krisis kedua negara tersebut menjadikan ketidakpastian dan krisis kepemimpinan global.

 “Kita di Partai Gelora ini selalu menjadikan tema krisis global menjadi pembahasan utama. Gong waktunya panjang dan sistemik, serta berdampak secara vertikal dan horizontal. Bisa berlanjut pada krisis kepemimpinan global, termasuk di Indonesia,” kata Anis Matta dalam keterangannya, Senin (14/3).

Hal itu disampaikan Anis Matta dalam Cerita Kopi, Politik dan Kopi Itu Berjodoh Seri ke #6 dengan tema Kupas Tuntas Konflik Rusia vs Ukraina, Minggu (13/3) malam. Diskusi ini dihadiri oleh seluruh fungsionaris DPN, DPW dan DPD Partai Gelora Indonesia secara nasional.

Berita Terkait : Anis Matta : Butuh Mitigasi Segera Dampak Perang Rusia-Ukraina

Menurut Anis Matta, sejak awal pandemi Covid-19 dua tahun lalu, ia sudah mengingatkan akan terjadi krisis yang sifatnya sistemik dan akan memakan waktu lama atau berlarut. Bahkan ia juga telah menjelaskan mengenai rute dari krisis tersebut, setelah pandemi akan ada krisis ekonomi. Kemudian berlanjut ke krisis sosial dan politik, serta terjadinya perang supremasi. 

“Kenyataanya satu persatu-satu sekarang menjadi kenyataan seperti perang Rusia-Ukraina. Dan anehnya saat terjadi, orang tidak menduga,” ujar Anis Matta.

Ketidakpastian Global

Pada bulan lalu, ia ke Hungaria, tetangga Ukraina selama satu bulan. Selama di Hungaria, Anis Matta sempat berdiskusi dengan pengamat politik dan akademisi di sana.Ia sempat menanyakan, “Apakah Rusia akan melakukan invasi Ukraina atau tidak. Mereka semua kompak menjawab tidak. Lalu, ketika saya pulang sampai di sini dan keluar dari karantina, perang terjadi”.

Artinya, krisis sekarang penuh dengan ketidakpastian yang tinggi, sehingga susah untuk diramal oleh orang kapan akan berakhir. Tetapi, secara umum trennya dapat dibaca, bahwa krisis global yang terjadi akan lebih dasyat lagi dari yang kita duga.

“Meledaknya satu persatu seperti gempa tektonik yang saling bersusulan. Mudah-mudahan kehadiran Partai Gelora bisa menjawab krisis yang kita alami. Dari waktu ke waktu kita menemukan relevasinya dan pembuktian di lapangan,” tegas Anis Matta.

Anis Mata menilai perang Rusia-Ukraina adalah seperti gong ‘Selamat Tinggal Tatanan Dunia Lama dan Selamat Datang Tatanan Dunia Baru’. Perang ini membuat inflasi secara global dan naiknya harga-harga komoditas global.

“Inflasi di Amerika Serikat (AS) sekarang sudah 8 persen. Sementara harga minyak dunia sudah tembus 130 dollar AS per barel. Bisa naik lagi sampai 200 dollar AS per barel, dan akan membuat APBN kita akan semakin defisit,” ujarnya./ 

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Perang Iran Israel
GLOBALHEADLINE NEWSKawasan Global

Pakistan Terus Upayakan Perdamaian di Timur Tengah

JAKARTA, Bisnistoday – Amerika Serikat dan Iran masih membahas rencana perundingan kedua...

Bendera Libanon (dok:Unsplash/charbel-karam)
GLOBALKawasan Global

Gencatan Senjata Israel-Libanon Ditanggapi Pesimis

JAKARTA, Bisnistoday – Pasukan Israel sepakat melakukan gencatan senjata dengan Hizbullah, milisi...

Presiden AS Donald J Trump.
GLOBALKawasan Global

Parlemen AS Kembali Gagal Hentikan Ambisi Donald Trump

JAKARTA, Bisnistoday – Kongres (Parlemen) Amerika Serikat kembali gagal mengeluarkan resolusi untuk...

Presiden AS
GLOBALKawasan Global

AS dan Iran Dikabarkan bakal Kembali ke Meja Perundingan

JAKARTA, Bisnistoday – Upaya untuk mewujudkan perdamaian di Timur Tengah belum sepenuhnya...