www.bisnistoday.co.id
Senin , 4 Mei 2026
Home NASIONAL & POLITIK Lingkungan Pertamina dan KLHK Uji Coba Modifikasi Cuaca
Lingkungan

Pertamina dan KLHK Uji Coba Modifikasi Cuaca

UJI COBA Pengencalian pencemaran udara di Monas, Jakarta.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday –PT Pertamina (Persero) mendukung upaya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam uji coba Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) Mikro. Salah satunya dilakukan oleh KLHK bersama dengan Pertamina di Gedung Kantor Pusat Pertamina, Jl Medan Merdeka Timur No. 1 A, Jakarta, baru-baru ini.

VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menjelaskan, sinergi Pertamina dengan KLHK ini merupakan komitmen bersama dalam mewujudkan kehidupan sehat dan berkualitas. Pada uji coba tersebut, Pertamina menyediakan sarana dan prasarana seperti fasilitas Gedung dan peralatan penyemprotan air.

“Penyemprotan water spray dan water mist ini dilakukan dari atap gedung kantor Pertamina, pada ketinggian sekitar 80 meter sehingga diharapkan bisa menghasilkan dampak optimal dari penyemprotan udara tersebut,” jelasnya.

Dalam upaya ini, uji coba dilakukan dengan memakai Water Spray – Nozzle Fire dan Mist Generator produksi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Selain teknologi water spray dan mist generator, KLHK juga memiliki teknologi lainnya yakni water canon hingga gun sprayer.

“Pertamina mendukung kegiatan penyemprotan ini karena selain memiliki gedung tinggi, Gedung Pertamina juga telah dilengkapi dengan fasilitas penyemprotan yang biasa digunakan sebagai aspek keselamatan kerja dalam pengamanan objek vital nasional,” ujar Fadjar.

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar mengungkap bahwa hasil uji coba penyemprotan air dari gedung tinggi cukup efektif untuk mengurangi polusi udara di Jakarta. Berdasarkan uji coba yang telah dilakukan, secara signifikan telah menurunkan tingkat polutan PM 2.5 di sekitar area uji coba.

Dalam uji coba yang dilakukan, Mist Generator produksi BRIN membutuhkan air 500 liter dengan power sebesar 2.000 watt untuk menurunkan konsentrasi PM2.5 dari angka 112 menjadi 52.

“Kolaborasi antara KLHK dan Pertamina mencerminkan upaya konkrit dari berbagai pihak untuk mengatasi tantangan polusi udara. Hasil dari uji coba ini akan memberi peluang untuk mendapatkan data yang akurat serta mengembangkan solusi lingkungan bersih dan sehat,” tambah Fadjar.

Pertamina sebagai pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDG’s). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Lalat Capung (dok:Unsplash/bob-brewer)
HumanioraLingkungan

Ilmuwan Sebut Lalat Capung Lebih Tua dari Dinosaurus

JAKARTA,Bisnistoday – Para ilmuwan di Inggris mengungkapkan lalat capung merupakan salah satu...

Lingkungan

Petani Sawit Harus Mulai Masuk ke Level Industri

JAKARTA- Petani kelapa sawit Indonesia memiliki peran signifikan dan strategis dalam menjamin...

CEO Cermati Fintech Group, Andhy Koesnandar,
Lingkungan

Peringati Hari Bumi, Cermati Fintech Group Tanam 1.000 Pohon

BEKASI, Bisnistoday – Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia, Cermati Fintech Group...

Para Peraih Goldman Award 2026 (dok: Goldmanprize.org)
GLOBALLingkungan

Enam Srikandi Pejuang Lingkungan ini Raih Goldman Award 2026

JAKARTA, Bisnistoday – Enam aktivis perempuan meraih penghargaan lingkungan hidup paling bergengsi...