www.bisnistoday.co.id
Selasa , 30 Juni 2026
Home EKONOMI Energi Pertamina Hulu Energi Terbitkan Global Bond Senilai USD 1 Miliar Melalui Bursa Singapura
Energi

Pertamina Hulu Energi Terbitkan Global Bond Senilai USD 1 Miliar Melalui Bursa Singapura

Obligasi Pertamina
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menerbitkan obligasi global (Global Bond) senilai USD 1 miliar untuk jangka waktu 5 tahun dalam skema Reg S / 144A (Obligasi). Surat Utang ini berbentuk obligasi ini, terbesar yang diterbitkan korporasi Indonesia sejak 2022.

“Respons positif dari investor global mencerminkan kepercayaan mereka terhadap kinerja operasional dan keuangan PHE serta peran strategis kami dalam mendukung ketahanan energi nasional,” ungkap Dannif Danusaputro, Direktur Keuangan dan Investasi PHE, dalam keteranganya di Jakarta, Minggu (18/5). Ia juga mengapresiasi atas tingginya minat investor terhadap penerbitan PHE ini.

“Kami berkomitmen untuk tetap menjalankan operasi yang bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG), sejalan dengan tujuan kami untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan,” tutur Dannif.

Menurutnya, penerbitan obligasi perdana, yang menjadi bagian dari Program Global Medium-Term Note (GMTN), mendapat respons yang sangat positif dari investor global, dengan jumlah permintaan akhir mencapai lebih dari USD 2,4 miliar, atau mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sekitar 2,4 kali dari jumlah yang ditawarkan.

Dalam keteranganya, obligasi ini diserap oleh 142 investor global. Sebanyak 43% obligasi diserap oleh investor Asia, 30% investor Amerika Serikat, dan 27% investor di kawasan Eropa, Timur Tengah dan Afrika (EMEA). Berdasarkan jenis investor, alokasi obligasi adalah 78% kepada manajer aset/fund manager, 10% kepada perusahaan asuransi/dana pensiun, 5% kepada dana investasi negara/bank sentral/lembaga resmi, 4% kepada bank, dan 3% kepada bank swasta/jenis lainnya.

Dikatakan, obligasi ini dijadwalkan akan selesai pada 21 Mei 2025 dan direncanakan untuk dicatatkan di Bursa Efek Singapura. Dalam transaksi ini, Citigroup, Deutsche Bank, HSBC, Mandiri Securities, dan MUFG bertindak sebagai Joint Bookrunners.

, obligasi yang ditawarkan dengan harga par dan memiliki tingkat kupon sebesar 5,25% ini mendapatkan peringkat Baa2 dari Moody’s Investor Service dan BBB dari Fitch Ratings. Dana yang diperoleh dari penerbitan ini akan digunakan untuk keperluan umum Perusahaan, termasuk pelunasan pinjaman yang akan jatuh tempo dan memperkuat belanja modal (capex).

Setelah meluncurkan Program Global Medium-Term Note (GMTN) pada awal Mei 2025, PHE melakukan serangkaian kegiatan investor meeting secara intensif. Dalam kegiatan ini, PHE bertemu dengan lebih dari seratus investor dari Asia, Amerika, dan Eropa secara online. Selama kegiatan tersebut, investor menaruh perhatian besar terhadap kebijakan dan strategi Environmental, Social, and Governance (ESG) Perusahaan./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Mini LNG
Energi

Pemerintah Resmikan Mini LNG Plant di Jawa Timur, Dukung Optimalisasi Sumber Energi Domestik

JAKARTA, Bisnistoday - Pemerintah terus mengoptimalkan pemanfaatan sumber energi dalam negeri untuk...

KIT Batang
EnergiHEADLINE NEWS

Terdampak Geopolitik Global, Sektor Industri Butuh Insentif Pajak Untuk Tingkatkan Daya Saing

JAKARTA, Bisnistoday – Perseteruan perang antara Amerika Serikat, Israel dan Iran telah...

Roundtable Dialog Eksklusif bertema Strategi CFO Menghadapi Era Net Zero – Menjaga Profitabilitas, Akses Pembiayaan, dan Daya Saing, Rabu (24/6). (dok;Ist)
Energi

Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis

Jakarta, Bisnistoday – Sejumlah Chief Financial Officer (CFO) dari perusahaan anggota dan...

Diskusi INDEF
EKONOMIEnergi

Pemerintah Diminta Fokus Tata Kelola Hilirisasi Mineral Kritis

JAKARTA, Bisnistoday – Hilirisasi mineral kritis dinilai belum memberikan dampak signifikan positif...