www.bisnistoday.co.id
Senin , 20 April 2026
Home EKONOMI Energi PLN EPI Siapkan Gasifikasi Pembangkit Cluster Sulawesi-Maluku
Energi

PLN EPI Siapkan Gasifikasi Pembangkit Cluster Sulawesi-Maluku

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT PLN (Persero) melalui subholding PLN Energi Primer Indonesia (EPI) membuktikan komitmennya dalam mendukung upaya pencapaian Net Zero Emissions (NZE) melalui program gasifikasi pembangkit. Kali ini, kerja sama dilakukan dalam pengembangan infrastruktur midstream Liquefied Natural Gas (LNG) di wilayah Sulawesi-Maluku.

Sinergi tersebut diwujudkan dalam penandatanganan Joint Development Agreement (JDA) antara PLN EPI dengan Konsorsium PT AGP Indonesia Utama (AGPIU), PT Suasa Benua Sukses (SBS) dan PT KPM Oil & Gas (KPMOG) di Kantor Pusat PLN, Jakarta beberapa waktu lalu. Hal ini melanjutkan komitmen serupa yang sebelumnya telah dilakukan untuk wilayah Nias dan Nusa Tenggara.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan salah satu upaya strategis menekan emisi karbon menuju NZE di sektor kelistrikan adalah mengurangi emisi karbon. Program gasifikasi pembangkit menjadi langkah strategis yang sekaligus menekan biaya bahan bakar dan ketergantungan atas impor minyak mentah atau solar.

“PLN telah memiliki strategi _Accelerated Renewable Energy Development (ARED)._ Dalam skema transisi energi ini, nantinya sumber listrik PLN akan bersumber dari 75% pembangkit yang bersumber dari energi terbarukan dan 25% bersumber dari pembangkit gas. Untuk itu, peranan gas dinilai krusial dalam era transisi energi,” jelas Darmawan dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (31/03).

Darmawan menambahkan, dengan kerja sama ini, PLN memperkuat kolaborasi strategis dengan para pihak penyedia infrastruktur gas untuk menjamin pasokan gas bagi pembangkit. Karena dengan pasokan energi primer yang kuat, mampu menjamin pasokan listrik yang andal.

Direktur Legal & Human Capital PLN Yusuf Didi Setiarto mengatakan, penandatanganan kerja sama antara PLN EPI dan mitra konsorsium menjadi tahapan penting dalam pengembangan energi primer di Indonesia.

“Kita patut bergembira karena kita secara bertahap menemukan solusi pengembangan rantai pasok LNG melalui penandatanganan kerja sama ini. Seluruh pihak harus berkonsolidasi memetakan tahapan selanjutnya agar program ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Yusuf.

Jamin Pasokan Energi Primer

Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara mengungkapkan, PLN EPI dibentuk untuk menjamin ketersediaan pasokan energi primer dengan menyederhanakan proses pengadaan dan logistik, menyediakan pasokan energi primer, dan membangun rantai pasokan yang kuat. Termasuk menawarkan energi primer ramah lingkungan untuk mendukung NZE dan strategi ARED yang telah dicanangkan oleh PLN group.

“Dengan komitmen PLN terhadap pembangkit yang bersumber dari gas, PLN EPI perlu mengakselerasi pengembangan infrastruktur midstream LNG untuk gasifikasi pembangkit termasuk di wilayah Sulawesi-Maluku,” ujar Iwan.

Iwan menjelaskan, keberadaan jaringan gas pipa dan terminal LNG saat ini hampir seluruhnya berada di wilayah Indonesia bagian barat. Untuk mendukung rantai pasok gas, PLN EPI dan mitra terpilih akan melakukan pengembangan infrastruktur midstream LNG di Indonesia termasuk di Sulawesi dan Maluku.

Iwan menjelaskan, konsorsium AGP-SBS-KPMOG telah ditetapkan sebagai mitra untuk pengembangan regasifikasi di 7 lokasi di wilayah Sulawesi dan Maluku dengan keseluruhan kapasitas 1.510 megawatt (MW).

Baca juga: PLN EPI Gandeng Konsorsium Indokorea Gas Kembangkan Infrastruktur Midstream LNG

CEO AG&P LNG and Commissioner AGPIU, Karthik Sathyamoorthy mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan PLN EPI. Karthik menegaskan, pihaknya berkomitmen kuat mendukung upaya pengembangan infrastruktur _midstream_ LNG di Indonesia melalui kerja sama jangka panjang dengan PLN EPI.

“Kami akan bekerja keras untuk bersama-sama melaksanakan proyek sesuai tenggat waktu yang ditetapkan. Ini merupakan tahapan awal dari kerja sama jangka panjang untuk 20 tahun ke depan,” ujar Karthik.

Karthik menambahkan, proyek pengembangan infrastruktur _midstream_ LNG dengan skema kluster ini menarik perhatian pelaku industri LNG dunia karena tingkat kompleksitas proyek terutama dari segi lokasi dan rantai pasok sebagai satu kesatuan yang menjadikan proyek pengembangan LNG model kluster yang pertama di dunia.

Meski demikian, tantangan ini akan menjadi salah satu dorongan bagi konsorsium untuk berfokus menggarap proyek sekaligus mendukung upaya dekarbonisasi PLN Group.

“Kami percaya diri, solusi kami akan membuka potensi lain dalam pengembangan _cluster_ Sulawesi-Maluku. Sekaligus, membantu PLN dalam mencapai tahapan penting dekarbonisasi sektor pembangkit listrik. Kami berterima kasih untuk kesempatan yang diberikan,” pungkas Karthik./

 

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Kapal Tanker (Ilustrasi/dok:unsplash/scott-tobin)
EnergiGLOBALKawasan Global

AS Langgar Kesepakatan, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

JAKARTA, Bisnistoday – Situasi politik di Selat Hormuz masih keruh. Garda Revolusi...

Pameran Kelistrikan
Energi

Wujudkan Energi Bersih, Pemerintah Fokus Pencapaian Target PLTS 100 GW

JAKARTA, Bisnistoday Pemerintah Indonesia kini memacu pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)...

Pertamina Mahakam
Energi

Antisipasi Krisis, Pertamina Tambah Produksi Gas di Blok Mahakam

JAKARTA, Bisnistoday - Dinamika geopolitik global kian tak menentu, PT Pertamina (Persero)...

PetroChins Jabung
Energi

Dana Bagi Hasil Migas di Kab.Tanjung Jabung, Jambi Capai Rp698 Miliar

JAKARTA, Bisnistoday - Kontribusi dari sektor minyak dan gas bumi (Migas) di...