JAKARTA, Bisnistoday – Keputusan Presiden Prabowo mengaktifkan kembali pengecer gas elpiji 3 kg mendapat respon positif dari berbagai kalangan. Terlebih masyarakat sempat kesulitan mendapatkan gas di berbagai pangkalan eceran.
Politikus Golkar, Henry Indraguna, salah satunya yang memberikan respons positif terhadap keputusan Prabowo yang mengizinkan pengecer untuk kembali menjual gas elpiji 3 kg. Menurut Henry, langkah ini adalah bagian dari program Asta Cita Presiden yang berfokus pada kesejahteraan rakyat dengan memudahkan akses gas elpiji 3 kg bagi masyarakat.
“Ini adalah contoh nyata mengapa kebijakan pengaktifan pengecer sangat dibutuhkan. Masyarakat harus dipermudah, bukan dibebani dengan antrean panjang atau harga yang tidak terjangkau,” ujar Henry dalam keterangannya, Rabu (5/2/2025).
Keputusan ini diambil setelah pemerintah melihat kesulitan masyarakat dalam memperoleh gas elpiji 3 kg hingga mengakibatkan antrean panjang. Dengan mengaktifkan kembali pengecer sebagai sub pangkalan, Henry berharap kebijakan ini dapat mengurangi beban masyarakat.
“Penting untuk menjamin bahwa kebijakan ini membawa manfaat maksimal bagi rakyat,” urainya.

Presiden Prabowo juga memerintahkan agar Kementerian ESDM mengatur pengecer menjadi agen sub pangkalan secara parsial, untuk menertibkan distribusi dan mencegah harga yang tidak terkendali. Henry juga menekankan pentingnya pengawasan yang ketat agar pengecer tidak menjual gas dengan harga yang lebih mahal dari harga yang telah ditentukan.
Menurut Henry, sosialisasi kebijakan yang matang sangat dibutuhkan untuk menghindari kebingungannya masyarakat dalam menghadapi perubahan aturan ini. Ia mengingatkan bahwa penerapan kebijakan baru harus melalui koordinasi yang baik agar tidak ada kesalahpahaman di lapangan.
Kebijakan larangan pengecer menjual gas elpiji 3 kg sebelumnya memicu kelangkaan yang menyebabkan antrean panjang di pangkalan gas. Bahkan, di Tangerang, seorang wanita lanjut usia meninggal dunia karena kelelahan saat antre untuk membeli gas elpiji 3 kg di Pamulang.
Dengan keputusan ini, Henry berharap kelangkaan gas elpiji bersubsidi dapat diatasi dan masyarakat tidak perlu lagi menderita karena sulitnya mendapatkan gas. Keputusan pemerintah untuk mengaktifkan pengecer dapat membuat distribusi gas lebih merata dan terjangkau oleh semua kalangan.
Henry juga menyarankan agar pemerintah tetap melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap pengecer dan pangkalan agar kebijakan ini berjalan sesuai dengan tujuan. Pengawasan yang baik akan memastikan bahwa harga gas tetap terjangkau dan tidak memberatkan rakyat.



