JAKARTA, Bisnistoday – Kondisi masih darurat bencana, PT Pos Indonesia (Persero) mengantarkan langsung Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan (BLT Kesra) ke posko pengungsian. Selain itu, juga menggratiskan biaya pengiriman bantuan kemanusiaan ke tiga provinsi terdampak yakni Sumut, Sumbar dan Aceh.
Plt Direktur Utama Pos Indonesia, Haris, mengatakan bahwa pola distribusi bantuan harus menyesuaikan kondisi lapangan. Petugas pos turun langsung ke titik-titik pengungsian di Aceh Utara, Aceh Tamiang, hingga lokasi terdampak longsor di Dairi dan Tapanuli.
“Banyak warga tidak bisa kembali ke rumah atau mendatangi kantor pos karena banjir. Kami berempati dan memastikan bantuan tetap sampai,” kata Haris.
Pendekatan jemput bola ini dilakukan melalui koordinasi Pos Indonesia dengan pemerintah daerah dan BPBD setempat. Selain itu, proses verifikasi tetap diterapkan agar bantuan tepat sasaran. Petugas lapangan juga diperkuat, termasuk armada distribusi, untuk mengejar ketertinggalan penyaluran akibat akses jalan yang rusak.
Bencana yang melumpuhkan 10 kabupaten/kota tersebut membuat banyak warga tak lagi dapat kembali ke rumah, termasuk untuk mengambil bantuan langsung di kantor pos. Respons cepat dibutuhkan agar hak penerima manfaat tidak terhenti.
Pengiriman Bantuan Kemanusiaan Gratis
Di tengah tingginya kepedulian publik, Pos Indonesia membuka layanan gratis ongkir untuk pengiriman bantuan ke wilayah bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Kebijakan ini berlaku hingga 8 Desember 2025 dan bisa diakses melalui Kantor Cabang Utama Jakarta, Bandung, dan Surabaya.
Plt Direktur Business Kurir dan Logistik Pos Indonesia, Prasabri Pesti, menjelaskan bahwa bantuan akan disalurkan ke Posko BPBD sebelum diteruskan kepada warga. “Simpati masyarakat sangat tinggi. Kami ingin memastikan bantuan mereka tersampaikan aman dan tepat sasaran,” ujarnya.
Untuk kemudahan informasi, Pos Indonesia juga membuka call center WA 085121380099 (Dodo) bagi masyarakat, komunitas, atau lembaga yang ingin mengirim bantuan. Meski sejumlah jalur utama lumpuh, Pos Indonesia memastikan pengiriman paket dan kargo tetap beroperasi. Beberapa kiriman harus ditahan sementara di Distribution Center (DC) sampai jalur dinyatakan aman, tetapi layanan secara umum tetap berjalan.
Prasabri menegaskan bahwa pihaknya tetap mengejar target penyaluran BLT Kesra meskipun kondisi lapangan penuh hambatan. “Petugas kami memastikan bantuan diterima para penerima manfaat, termasuk yang tinggal sementara di posko pengungsian,” katanya./








































