www.bisnistoday.co.id
Rabu , 4 November 2026
Home HEADLINE NEWS Presiden Prabowo Ajak Negara Muslim Jadi Penyeimbang Ditengah Konflik Dunia
HEADLINE NEWS

Presiden Prabowo Ajak Negara Muslim Jadi Penyeimbang Ditengah Konflik Dunia

Presiden Prabowo saat membuat PUIC di Jakarta.
PRESIDEN RI, Prabowo Subianto./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di hadapan delegasi Sidang Ke-19 Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC), Rabu malam, mengajak negara yang berpenduduk muslim terbesar, turut berperan menjadi kekuatan penyeimbang yang membawa pesan damai dan keadilan.

“Sejak dibentuk pada tahun 1999, perkumpulan parlemen negara-negara Islam bertekad menjadi jembatan diplomasi parlementer yang memperkuat solidaritas, menyuarakan keadilan, dan menghadirkan solusi-solusi bagi masalah-masalah yang pelik dalam kehidupan global,” ungkap Presiden Prabowo saat membuka konferensi PUIC Ke-19 di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (14/5) malam.

Diketahui, bahwa Konferensi Ke-19 PUIC digelar di Gedung DPR RI, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, mulai 12 hingga 15 Mei 2025. Konferensi ini mengusung tema Good Governance and Strong Institutions as Pillars of Resilience.

Presiden Prabowo melanjutkan bahwa bahwa prinsip-prinsip perdamian yang dimaksud bukan sekadar retorika, melainkan menjadi pedoman moral dan dasar kebijakan utama dalam politik luar negeri Indonesia.

Apalagi, dalam konteks dunia yang kini dilanda konflik, ketegangan geopolitik, dan rivalitas kekuatan besar, Presiden Prabowo kembali menegaskan, pentingnya peran aktif negara-negara berpenduduk mayoritas muslim untuk menjadi kekuatan penyeimbang.

Teladani Tokoh Besar Islam

Dalam Konferensi Ke-19 PUIC, Presiden Prabowo berpidato di hadapan lebih dari 400 delegasi dari negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam dari 38 negara, termasuk 10 negara observer.

 “Sebelum kita membahas isu-isu besar yang tengah dihadapi dunia Islam sekarang, saya mengajak kita semua merenungkan kisah dan keteladanan para tokoh besar dalam sejarah Islam,” ujar Presiden Prabowo.

Menurut Presiden, kisah-kisah seperti Salahuddin Al Ayyubi, Khalid bin Walid, hingga Umar bin Khattab bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan sumber nilai dan inspirasi yang relevan untuk menghadapi tantangan dunia Islam masa kini.

Kepala Negara mengatakan bahwa keberanian, keteguhan, kecerdasan, dan keberhasilan para tokoh tersebut dalam membela kebenaran dan membangun peradaban, patut menjadi pelajaran berharga.

 “Keikhlasan ini menunjukkan kepada kita bahwa kekuasaan bukan tujuan, melainkan suatu amanah, suatu pelajaran penting bagi kita semua yang memegang peran kepimpinan hari ini di manapun,” tegas Presiden./ant/

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Menperin
HEADLINE NEWS

PMI Manufaktur Membaik, Menperin Sarmuji Yakin Industri Bergerak Maju

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Oktober 2026 mencapai...

Jasa Marga
HEADLINE NEWS

Infrastruktur Dunia Memasuki Era Sistem Terintegrasi Dengan Dukungan AI

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Dunia infrastruktur tengah memasuki babak baru. Pembangunan tidak lagi sekadar...

KIT Batang
HEADLINE NEWS

Indonesia Gandeng AS Antisipasi Lonjakan Investasi Manufaktur dan Pengembangan Teknologi Industri

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkokoh posisi Indonesia sebagai magnet...

Kemendag
HEADLINE NEWS

Wujudkan Campuspreneur, Kemendag Ajak Mahasiswa IPB Jadi Eksportir Muda

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Kementerian Perdagangan mengajak mahasiswa IPB University Bogor, Jawa Barat,...