www.bisnistoday.co.id
Rabu , 10 Juni 2026
Home EKONOMI Program Padat Karya Tunai di Pantura Libatkan Warga Setempat
EKONOMI

Program Padat Karya Tunai di Pantura Libatkan Warga Setempat

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan inspeksi jalan nasional di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa, di Batang, baru-baru ini. (Foto:BToday)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan inspeksi jalan nasional di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa. Pada kesempatan tersebut, Menteri Basuki  menyempatkan untuk meninjau  pelaksanaan Program Padat Karya Tunai (PKT/cash for work) di Ruas Batas Kota Batang – Batas Kabupaten Kendal, tepatnya di KM 73+800 yang dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DI.Yogyakarta, Ditjen Bina Marga. 

“Selain untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, PKT juga bertujuan mendistribusikan dana hingga ke desa/ pelosok. Pola pelaksanaan PKT nanti juga harus memperhatikan protokol physical & social distancing untuk pencegahan penyebaran COVID-19,” ujar Menteri Basuki, melalui keterangan persnya di Jakarta, kemarin.

Baca juga : Skema Padat Karya Dinilai Bisa Jadi Solusi Kurangi Pengangguran

Menteri Basuki mengharapkan, program PKT terus dilaksanakan agar mendukung peningkatan daya beli masyarakat. Program PKT dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat/warga setempat sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi. Diharapkan manfaatnya dapat langsung memberikan kontribusi pada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pasca Pandemi COVID-19. 

Kegiatan PKT tersebut meliputi preservasi Jalan Pemalang – Pekalongan – Batang – Plelen dan drainase di ruas Pemalang – Pekalongan – Batang – Plelen dengan anggaran sebesar Rp 11,78 miliar dan menyerap 256 tenaga kerja. BBPJN Jawa Tengah-DI.Yogyakarta sendiri menyalurkan program PKT di 49 lokasi dengan anggaran Rp 29,7 miliar untuk menyerap 4.620 tenaga kerja. 

Secara nasional pelaksanaan PKT bidang jalan dan jembatan pada Tahun 2021 dialokasikan sebesar Rp 6,84 triliun dari total anggaran PKT sebesar Rp 23,24 triliun, dengan target menyerap 273.603 tenaga kerja. Tercatat hingga 26 Maret 2021 dana PKT untuk peningkatan kualitas jalan dan jembatan terserap  Rp 594,5 miliar (8,68%) dengan jumlah tenaga kerja terlibat sebanyak 116.441 orang. 

Kegiatan PKT disalurkan oleh BBPJN/BPJN Kementerian PUPR yang tersebar di 33 provinsi diantara meliputi preservasi jalan dan jembatan, revitalisasi drainase, OP jalan tol serta PKT Tambahan untuk Pemulihan Ekonomi Nasional dengan mengubah kegiatan kontraktual menjadi padat karya.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Mata uang AS, Dolar. (Unsplash/Niconor Brown)
EKONOMI

Dolar tetap Perkasa di Tengah Meningkatnya Konflik Timur Tengah

JAKARTA, Bisnistoday - Dolar tetap stabil terhadap mata uang utama lainnya pada...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kokoh di Industri, Regina Realty Menjadi Acuan Memilih Properti Menguntungkan

JAKARTA, Bisnistoday – Membangun bisnis dari pengalaman mengelola dan mengembangkan aset secara...

OpenAI (dok:Unsplash/Levart Phorographer)
EKONOMI

Tidak Mau kalah dari Pesaing, OpenAI Berencana IPO

JAKARTA- Bisnistoday - OpenAI, perusahaan teknologi yang membuat ChatGPT, diam-diam mengajukan penawaran...

Sebuah proyek konstruksi di Kuala Lumpur . Malaysia (dok:Unsplash/Sam)
EKONOMI

Perang AS-Iran bakal Berdampak Struktural di ASEAN

JAKARTA, Bisnistoday – Perang AS-Iran telah berlangsung lebih dari tiga bulan. Meski...