www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 17 Januari 2026
Home EKONOMI Program Padat Karya Tunai di Pantura Libatkan Warga Setempat
EKONOMI

Program Padat Karya Tunai di Pantura Libatkan Warga Setempat

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan inspeksi jalan nasional di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa, di Batang, baru-baru ini. (Foto:BToday)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan inspeksi jalan nasional di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa. Pada kesempatan tersebut, Menteri Basuki  menyempatkan untuk meninjau  pelaksanaan Program Padat Karya Tunai (PKT/cash for work) di Ruas Batas Kota Batang – Batas Kabupaten Kendal, tepatnya di KM 73+800 yang dilaksanakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DI.Yogyakarta, Ditjen Bina Marga. 

“Selain untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, PKT juga bertujuan mendistribusikan dana hingga ke desa/ pelosok. Pola pelaksanaan PKT nanti juga harus memperhatikan protokol physical & social distancing untuk pencegahan penyebaran COVID-19,” ujar Menteri Basuki, melalui keterangan persnya di Jakarta, kemarin.

Baca juga : Skema Padat Karya Dinilai Bisa Jadi Solusi Kurangi Pengangguran

Menteri Basuki mengharapkan, program PKT terus dilaksanakan agar mendukung peningkatan daya beli masyarakat. Program PKT dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat/warga setempat sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi. Diharapkan manfaatnya dapat langsung memberikan kontribusi pada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pasca Pandemi COVID-19. 

Kegiatan PKT tersebut meliputi preservasi Jalan Pemalang – Pekalongan – Batang – Plelen dan drainase di ruas Pemalang – Pekalongan – Batang – Plelen dengan anggaran sebesar Rp 11,78 miliar dan menyerap 256 tenaga kerja. BBPJN Jawa Tengah-DI.Yogyakarta sendiri menyalurkan program PKT di 49 lokasi dengan anggaran Rp 29,7 miliar untuk menyerap 4.620 tenaga kerja. 

Secara nasional pelaksanaan PKT bidang jalan dan jembatan pada Tahun 2021 dialokasikan sebesar Rp 6,84 triliun dari total anggaran PKT sebesar Rp 23,24 triliun, dengan target menyerap 273.603 tenaga kerja. Tercatat hingga 26 Maret 2021 dana PKT untuk peningkatan kualitas jalan dan jembatan terserap  Rp 594,5 miliar (8,68%) dengan jumlah tenaga kerja terlibat sebanyak 116.441 orang. 

Kegiatan PKT disalurkan oleh BBPJN/BPJN Kementerian PUPR yang tersebar di 33 provinsi diantara meliputi preservasi jalan dan jembatan, revitalisasi drainase, OP jalan tol serta PKT Tambahan untuk Pemulihan Ekonomi Nasional dengan mengubah kegiatan kontraktual menjadi padat karya.//

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pembangunan Kopdes Merah Putih Hadapi Kendala Lahan, Agrinas Harapkan Peran Kemendagri

JAKARTA, Bisnistoday - Proses pelaksanaan pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...

EKONOMINasional

Pascabanjir Sumatra, Pemulihan Layanan Publik Mulai Diperkuat

JAKARTA, Bisnistoday - Memasuki fase pascabencana, keberlangsungan layanan publik menjadi salah satu...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Lakukan Pendampingan Koperasi Terdampak Bencana Sumatera

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Koperasi (Kemenkop) segera melakukan pendampingan kepada koperasi-koperasi terdampak...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pemerintah Dirikan Klinik UMKM Bangkit Bantu Pemulihan Ekonomi Wilayah Terdampak Bencana

ACEH TAMIANG, Bisnistoday – Klinik UMKM Bangkit yang akan menjadi sentra pemulihan...