JAKARTA, Bisnistoday – Sebanyak 27 penari yang lolo audisi dari 124 peserta penari akan berkesempatan mengikuti pertunjukan teatrikal kolosal “Pagelaran Sabang Merauke” The Indonesian Broadway pada tanggal 17-18 Agustus 2024 mendatang di JIEXPO Convention Center & Theatre, Kemayoran, Jakarta.
Final “The Audition” Pagelaran Sabang Merauke The Indonesian Broadway telah selesai digelar hari Sabtu, (11/5) di Main Atrium Grand Indonesia East Mall, Jakarta. “The Audition” yang diikuti oleh 124 peserta ini diselenggarakan oleh iForte dan BCA yang bertujuan untuk memberikan kesempatan penari-penari berbakat di seluruh pelosok Indonesia.
Koreografer Pagelaran Sabang Merauke, Sandhidea Cahyo Narpati, menjelaskan kriteria untuk penilaian. “Pentingnya faktor penilaian koreografi, baik yang bersifat wajib maupun bebas. Faktor-faktor seperti keautentikan dan keunikan budaya daerah di Indonesia, serta kemampuan memberikan rasa dan ekspresi, menjadi poin penilaian utama,” ujarnya.
Sedangkan Didik Nini Thowok, Penari Senior dan salah satu anggota dewan juri mentuurkan, dalam proses penilaian para finalis, mempertimbangkan banyak hal. Seluruh finalis menunjukkan bakat luar biasa dan semangat untuk melestarikan seni tradisi, mereka adalah generasi penerus yang patut diacungi jempol.
“Saya hanya ingin menyampaikan satu pesan, jangan merasa kecewa jika tidak terpilih karena setiap dari kalian memiliki bakat yang luar biasa,” ungkapnuya.
Isyana Sarasvati, musisi dan penyanyi dalam “Pagelaran Sabang Merauke” The Indonesian Broadway, menyampaikan kekagumannya terhadap para finalis. “Semua finalis adalah yang terbaik dari yang terbaik, jadi jangan merasa kecil hati jika tidak terpilih. Terima kasih atas energi luar biasa yang kalian berikan malam ini. Kalian sungguh membanggakan,” tuturnya.
Sementara, fashion designer, Ivan Gunawan yang juga mampir pada acara final “The Audition” kemarin berkomentar, ingin melihat langsung antusias para calon penari-penari yang akan bergabung di pagelaran nantinya.
“Kebetulan saya selalu diberikan ruang oleh Pagelaran Sabang Merauke untuk menangani kostum para penari ataupun penyanyi, karena pagelaran ini bukan hanya mempertunjukan seni dalam tari ataupun musik namun juga dalam sisi fashion dan pagelaran ini menggandeng teman teman desainer Indonesia lainnya untuk menjadikan ini panggung dalam tema Nusantara.” Ivan Gunawan merupakan salah satu fashion designer papan atas yang akan menangani kostum para penari dan penyanyi di “Pagelaran Sabang Merauke” The Indonesian Broadway.
Rusmedie Agus, sutradara “Pagelaran Sabang Merauke” The Indonesian Broadway, menyatakan, “Pagelaran Sabang Merauke” The Indonesian Broadway adalah pagelaran kebudayaan tentang kekayaan budaya yang terbentang di seluruh Indonesia, dan tujuan dari penyelenggaraan “The Audition” ini adalah untuk melibatkan sebanyak mungkin potensi muda dari Sabang hingga Merauke.
“Melihat semua finalis datang hampir dari seluruh Indonesia, membuat saya benar benar terharu, Mereka tidak hanya berperan sebagai peserta, tetapi juga sebagai duta kebudayaan dari daerah masing-masing. Saya sangat menghargai kontribusi dan dedikasi dari semua yang terlibat dalam audisi ini.”
Dari 27 pemenang “The Audition” akan menjalani proses karantina latihan selama 2 bulan mulai bulan Juni 2024 di Yogyakarta bersama dengan 203 penari “Pagelaran Sabang Merauke” The Indonesian Broadway dari tahun-tahun sebelumnya.
“Pagelaran Sabang Merauke” The Indonesian Broadway telah dipentaskan sebanyak 4 kali, yaitu pada 26 Maret 2022 di Prambanan, 4-5 Juni 2022 di Djakarta Theater, 12-13 November 2022 di Ciputra Artpreneur dan terakhir pada 19-20 Agustus 2023 di JIEXPO Convention Center & Theatre Jakarta.
Tahun ini, “Pagelaran Sabang Merauke” The Indonesian Broadway akan kembali dipentaskan dengan cerita “Pahlawan Nusantara” pada tanggal 17 dan 18 Agustus 2024 di JIEXPO Convention Center & Theatre Jakarta./
Penari pemenang “The Audition”:
- Andri Muhammad Rehan, Malang, Jawa Timur
- Ariadi, Pontianak, Kalimantan Barat
- Asmanjar, Medan, Sumatera utara
- Ayu Ratna Sari, Banyuwangi, Jawa Timur
- Devina Zahra Fauziah, Bogor, Jawa Barat
- Dimas Bagus Atmananto, Malang, Jawa Timur
- Elsi Sastia, Ketapang, Kalimantan Barat
- Esika Gita Irawan, Padang Panjang, Sumatera Barat
- Fachry Destyanto Matlawa, Jayapura, Papua
- Fazri Arif Sahputra, Padang Panjang, Sumatera Barat
- Indah Natalia Situmorang, Samosir, Sumatera Utara
- Ismy Pri Herlina, Tangerang Selatan, Banten
- Leoni Intan Sari, Pasaman Barat, Sumatera Barat
- Maria Shelia Putri, Depok, Jawa Barat
- Muhammad Fahrul, Pontianak, Kalimantan Barat
- Nur Aidilia Safitri, Siak, Riau
- Pinkan Pelfiningtyas, Dasilan DK Paten, Jawa Tengah
- Putri Monika, Padang, Sumatera Barat
- Rina Damayanti, Bengkulu
- Rizqa Rahim Honorius, Depok, Jawa Barat
- Sianita Arighi, Jepara, Jawa Tengah
- Sri Ayu Pradnya Larasari, Gianyar, Bali
- Sri Cicik Handayani, Sumenep, Jawa Timur
- Wahdam Dana Sasyunanto, Trenggalek, Jawa Timur
- Wahyu Indriya Laksmi, Surakarta, Jawa Tengah
- Wida Aulia Isma Sudrajat, Purwakarta, Jawa Barat
- Yena Rosita, Kutai Barat, Kalimantan Timur/


