JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan berbagai instrumen fiskal demi mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menyebut, ke depan kebijakan keuangan negara akan diarahkan agar mampu memberi daya dorong yang lebih besar terhadap perekonomian Indonesia.
“Apa yang masih bisa kita maksimalkan? Jalan lebih cepat ciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat ke depan. Saya lihat di keuangan ada instrumen yang bisa diperbaiki dan dimaksimalkan,” ujar Purbaya dalam pernyataannya.
Menurutnya, tantangan ekonomi saat ini menuntut pemerintah bekerja lebih efisien. Fiskal yang sehat, katanya, tidak hanya menjaga stabilitas sistem keuangan, tetapi juga harus memberikan dampak nyata pada pergerakan ekonomi.
“Kalau fiskalnya tidak sehat, ekonomi juga tidak jalan. Maka tugas saya adalah membuat fiskal mempunyai daya dorong yang optimal untuk ekonomi yang sehat,” tegasnya.
Purbaya juga mengungkapkan pengalamannya dalam memberikan masukan fiskal kepada pemerintahan sebelumnya. Ia pernah terlibat membantu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maupun Presiden Joko Widodo saat menghadapi perlambatan ekonomi.
“Saya pernah membantu SBY, juga Pak Jokowi ketika ekonomi melambat. Jadi, saya sudah lama berinteraksi dengan kebijakan fiskal, sehingga tidak perlu banyak belajar lagi,” ungkapnya.
Meski baru menduduki posisi Menteri Keuangan, ia menegaskan akan segera menjalin komunikasi intens dengan pejabat terkait, termasuk Menteri Keuangan sebelumnya, Sri Mulyani.“Saya akan bertemu dengan Bu Sri Mulyani. Apa yang perlu diperbaiki dan kelemahannya, pengetahuan itu amat berguna untuk dorongan fiskal dan ekonomi,” kata Purbaya.
Purbaya menekankan bahwa kebijakan ekonomi tidak bisa dijalankan seorang diri. Kolaborasi dengan DPR, kementerian terkait, serta lembaga keuangan menjadi kunci dalam mendorong kinerja fiskal yang optimal.“Kalau saya sendirian pasti tidak mampu. Maka perlu bersama-sama dengan DPR dan pihak lain untuk memajukan ekonomi. Targetnya, pertumbuhan enam hingga delapan persen ke depan bisa tercapai,” tuturnya.
Dengan optimisme tersebut, Purbaya berharap sistem fiskal yang diperkuat dapat mempercepat laju pertumbuhan ekonomi Indonesia sekaligus menjaga stabilitas keuangan nasional.
Profil Singkat Purbaya Yudhi Sadewo
Purbaya Yudhi Sadewo adalah ekonom Indonesia yang dikenal dengan keahliannya dalam bidang pasar modal dan kebijakan fiskal. Sebelum menjabat sebagai Menteri Keuangan RI, Purbaya pernah dipercaya Presiden Joko Widodo sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 2020.
Karier akademiknya dimulai sebagai dosen di Universitas Indonesia (UI), di mana ia dikenal aktif dalam riset ekonomi. Purbaya juga kerap diminta menjadi penasihat pemerintah dalam situasi krisis ekonomi, termasuk saat pandemi COVID-19 tahun 2021.
Ia dikenal dekat dengan sejumlah tokoh penting, baik di pemerintahan maupun sektor swasta, berkat rekam jejak panjangnya dalam dunia ekonomi dan keuangan. Dengan latar belakang pengalaman di sektor pasar, regulasi, hingga kebijakan fiskal, Purbaya diyakini mampu membawa kebijakan keuangan Indonesia ke arah yang lebih stabil dan progresif.//




