www.bisnistoday.co.id
Selasa , 4 Agustus 2026
Home EKONOMI Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Diminta Fokus Pemulihan Ekonomi Jangka Pendek
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Diminta Fokus Pemulihan Ekonomi Jangka Pendek

Univ Paramadina
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melantik Purbaya Yudhi Sadewasebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Pergantian ini menandai penyesuaian arah kebijakan ekonomi nasional menuju penguatan peran negara dalam pembangunan yang lebih efektif dan inklusif.

Menurut Ariyo Irhamna, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Paramadina sekaligus Ekonom INDEF, perubahan ini merupakan langkah konsisten Presiden Prabowo dalam memastikan kebijakan fiskal selaras dengan visi ekonomi nasional.

“Sejak awal terlihat jelas perbedaan visi antara Sri Mulyani yang lebih menekankan peran pasar, dengan Presiden Prabowo yang mendorong keterlibatan aktif pemerintah. Reshuffle ini mengokohkan arah kebijakan fiskal yang lebih inklusif dan berdaulat,” ujar Ariyo.

Fokus Jangka Pendek

Ariyo menekankan bahwa Menteri Keuangan baru harus segera menitikberatkan kebijakan pada pemulihan ekonomi sambil tetap menjaga stabilitas fiskal.

“Prioritas jangka pendek adalah pemulihan pertumbuhan ekonomi. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain menaikkan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) menjadi Rp75–80 juta per tahun, serta menurunkan tarif PPN menjadi 10% dengan 1% ditanggung pemerintah. Ini akan menjaga daya beli masyarakat tanpa menggerus penerimaan negara secara signifikan,” jelasnya.

Reaksi Pasar

Sehari setelah pelantikan, IHSG sempat melemah. Namun Ariyo menilai fenomena tersebut sebagai hal wajar “Penurunan IHSG pasca reshuffle bukan sinyal negatif fundamental, melainkan reaksi awal terhadap ketidakpastian. Pasar hanya butuh waktu untuk membaca arah kebijakan baru,” tuturnya.

Meski demikian, Ariyo mengingatkan bahwa disiplin fiskal tetap harus dijaga ketat. “APBN bukanlah ATM tanpa batas. Setiap kebijakan fiskal harus tepat sasaran dan terukur, agar APBN tetap sehat namun efektif mendorong pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.

Ke depan, kunci keberhasilan Purbaya Yudhi Sadewa dinilai terletak pada kecepatan implementasi, komunikasi publik yang baik, serta profesionalisme birokrasi Kementerian Keuangan.

“Kemenkeu harus menjadi motor penggerak ekonomi nasional yang responsif terhadap pasar dan mampu mengeksekusi program fiskal maupun sosial dengan efisien,” tutur Ariyo.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

TransNusa
Ekonomi & Bisnis

TransNusa Buka Rute Manado – Ternate Untuk Perluas Pelayanan Indonesia Timur

JAKARTA, Bisnistoday - Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan pertumbuhan aktivitas ekonomi...

Pelatihan Pengurangan Susut dan Sisa Pangan serta Penyelamatan Pangan Berlebih. yang digelar IBCSD dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (dok: IBCSD)
Ekonomi & Bisnis

IBCSD dan Pemprov Jabar Dorong Dunia Usaha Kurangi Sisa Pangan

JAKARTA, Bisnistoday  – Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) bersama Pemerintah...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Komitmen Jaga Integritas Anti Korupsi Guna Sukseskan Program KDKMP

JAKARTA, Bisnistoday –  Kementerian Koperasi menegaskan komitmennya menjaga integritas dan kepercayaan publik...

Gedung Kemenperin
Ekonomi & Bisnis

Permintaan dan Produksi Manufaktur Indonesia Tercatat Naik Per Juli 2026

JAKARTA, Bisnistoday –  Tercatat, dalam Indeks Kepercayaan Industri (IKI) bulan Juli 2026...