www.bisnistoday.co.id
Jumat , 17 April 2026
Home EKONOMI Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Diminta Fokus Pemulihan Ekonomi Jangka Pendek
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Diminta Fokus Pemulihan Ekonomi Jangka Pendek

Univ Paramadina
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melantik Purbaya Yudhi Sadewasebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Pergantian ini menandai penyesuaian arah kebijakan ekonomi nasional menuju penguatan peran negara dalam pembangunan yang lebih efektif dan inklusif.

Menurut Ariyo Irhamna, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Paramadina sekaligus Ekonom INDEF, perubahan ini merupakan langkah konsisten Presiden Prabowo dalam memastikan kebijakan fiskal selaras dengan visi ekonomi nasional.

“Sejak awal terlihat jelas perbedaan visi antara Sri Mulyani yang lebih menekankan peran pasar, dengan Presiden Prabowo yang mendorong keterlibatan aktif pemerintah. Reshuffle ini mengokohkan arah kebijakan fiskal yang lebih inklusif dan berdaulat,” ujar Ariyo.

Fokus Jangka Pendek

Ariyo menekankan bahwa Menteri Keuangan baru harus segera menitikberatkan kebijakan pada pemulihan ekonomi sambil tetap menjaga stabilitas fiskal.

“Prioritas jangka pendek adalah pemulihan pertumbuhan ekonomi. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain menaikkan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) menjadi Rp75–80 juta per tahun, serta menurunkan tarif PPN menjadi 10% dengan 1% ditanggung pemerintah. Ini akan menjaga daya beli masyarakat tanpa menggerus penerimaan negara secara signifikan,” jelasnya.

Reaksi Pasar

Sehari setelah pelantikan, IHSG sempat melemah. Namun Ariyo menilai fenomena tersebut sebagai hal wajar “Penurunan IHSG pasca reshuffle bukan sinyal negatif fundamental, melainkan reaksi awal terhadap ketidakpastian. Pasar hanya butuh waktu untuk membaca arah kebijakan baru,” tuturnya.

Meski demikian, Ariyo mengingatkan bahwa disiplin fiskal tetap harus dijaga ketat. “APBN bukanlah ATM tanpa batas. Setiap kebijakan fiskal harus tepat sasaran dan terukur, agar APBN tetap sehat namun efektif mendorong pertumbuhan ekonomi,” tegasnya.

Ke depan, kunci keberhasilan Purbaya Yudhi Sadewa dinilai terletak pada kecepatan implementasi, komunikasi publik yang baik, serta profesionalisme birokrasi Kementerian Keuangan.

“Kemenkeu harus menjadi motor penggerak ekonomi nasional yang responsif terhadap pasar dan mampu mengeksekusi program fiskal maupun sosial dengan efisien,” tutur Ariyo.//

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Direktur Aset PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Agung Setya Imam Effendi (dok: PTPN)
EKONOMIEkonomi Rakyat

PTPN Group Perkuat Tata Kelola Optimalisasi Aset

BOGOR, Bisnistoday  –  PT Perkebunan Nusantara III (Persero) sebagai Holding Perkebunan menegaskan...

Tanker Transko
EKONOMI

Distribusikan BBM, Armada Pertamina Patra Niaga Sandar Kembali di Ampenan

AMPENAN, Bisnistoday– Armada kapal tanker Pertamina Patra Niaga kembali sandar di Pelabuhan...

Menaker
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Kemnaker dan TikTok Buka Peluang Kerja Baru Talenta Ekonomi Digital

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan TikTok Indonesia...

ILUNI FHUI Webinar Series tentang Kejahatan Siber (dok:ILUNI FHUI/IABF)
EKONOMIHukum

Evolusi Kejahatan Siber: Modus Baru dan Kesiapan Regulasi

JAKARTA, Bisnistoday - Perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan...