www.bisnistoday.co.id
Rabu , 24 Juni 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Ratusan Siswa Keracunan, Perlunya Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Gratis
Nasional

Ratusan Siswa Keracunan, Perlunya Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Gratis

Keravunan MBG
SEJUMLAH Siswa mengalami keravuan usai santap MBG./ant
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro menanggapi adanya peristiwa insiden mengerikan menimpa 631 siswa di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Mereka semua dugaan keracunan setelah menikmati menu Makan Bergizi Gratis (MBG) program andalan pemerintah untuk anak-anak sekolah.“Jangan sampai program ini runtuh karena satu kesalahan,” ungkap Juri di Istana, kemarin.

Kejadian berawal saat jam makan siang, Selasa (22/9) dan Rabu (24/9). Para siswa dari berbagai sekolah termasuk SMK Karya Perjuangan menyantap paket MBG. Tak lama berselang, puluhan bahkan ratusan siswa mengeluh mual, muntah, dan lemas.

Hingga Rabu sore, jumlah korban mencapai 631 siswa. Kasus terbaru terjadi di Kecamatan Cipongkor, dengan dugaan sumber makanan dari dapur SPPG Kampung Pasirsaji, Desa Negalsari.

Juri Ardiantoro langsung turun bicara di Istana Kepresidenan. Ia menegaskan: pemerintah tidak main-main menangani kasus ini. “Yang penting, kita selamatkan program yang baik ini. Karena program ini dibutuhkan anak-anak kita,” tegasnya.

Langkah cepat sudah dilakukan: tim medis dikerahkan, fakta-fakta ditelusuri, dan Badan Gizi Nasional (BGN) serta Kantor Staf Presiden (KSP) turun tangan.

Apakah Makanan Memang Bermasalah?

Meski belum ada hasil resmi, tudingan soal kebersihan dan kualitas makanan mulai mengemuka. Tim Dinas Kesehatan Bandung Barat masih menginvestigasi dapur SPPG yang diduga jadi sumber kontaminasi.

“Kami tidak menutup kemungkinan ada kelalaian dalam rantai distribusi atau penyimpanan makanan,” ucap Lia N. Sukandar, Plt. Kepala Dinas Kesehatan setempat.

Program MBG yang dibanggakan sebagai solusi gizi anak bangsa kini menghadapi tes kredibilitas terbesar. Jika tidak segera ditangani transparan, bukan tidak mungkin kepercayaan publik akan runtuh.“Kami tidak akan diam. Ini soal keselamatan anak-anak, bukan soal target atau angka,” pungkas Juri./Ant

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

PLN ICON
Nasional

PLN Icon Plus SBU Sumbagsel Edukasi Lingkungan bagi Anak-anak Panti Asuhan Nurul Huda

PALEMBANG, Bisnistoday - PLN Icon Plus SBU Sumbagsel menyelenggarakan kegiatan edukasi lingkungan...

Sertipikat Elektronik
Nasional

Warga Kab.Bogor Merasa Aman Dengan Sertipikat Elektronik

BOGOR, Bisnistoday - Masyarakat yang sudah beralih dan memiliki Sertipikat Elektronik mulai...

Menteri PU
Nasional

Ancaman El Nino, Menteri PU Siapkan Pasokan Air untuk Pangan Nasional

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi...

Batik Air
Nasional

Batik Air Resmi Layani Rute Jakarta-Muara Bungo Jambi

BUNGO, Bisnistoday - Batik Air secara remi melakukan penerbangan rute Jakarta (CGK)...