www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 9 Mei 2026
Home EKONOMI RI dan Inggris Sepakat Pacu Perdagangan
EKONOMIEkonomi & Bisnis

RI dan Inggris Sepakat Pacu Perdagangan

MENTERI PERDAGANGAN, Zulkifli Hasan saat bertemu utusan PM Inggris.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan optimistis bahwa Komite Gabungan Bidang Ekonomi dan Perdagangan (Joint Economic and Trade Committee/JETCO) antara Indonesia dan Inggris akan dapat mendorong perdagangan kedua negara. Ia pun berkomitmen untuk terus menjajaki berbagai peluang untuk meningkatkan perdagangan Indonesia dan Inggris.

Hal tersebut disampaikan Mendag Zulkifli Hasan saat bertemu Utusan Perdana Menteri Inggris Bidang Perdagangan Richard Graham hari ini, Senin (5/6) di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta.

“Saya optimistis program kerja sama di bawah JETCO akan meningkatkan perdagangan dan investasi dua arah antara Indonesia dan Inggris. JETCO menjadi salah satu upaya dari sekian banyak ruang yang dapat dijajaki kedua negara untuk meningkatkan hubungan dagang dan investasi,” kata Mendag Zulkifli Hasan.

Pada Pertemuan Pertama JETCO Indonesia—Inggris di awal 2022, kedua pihak membentuk Kelompok Kerja Sektoral bidang Energi Terbarukan dan Pertumbuhan Hijau. Dibentuk pula Kelompok Kerja Sektoral bidang Makanan, Minuman, dan Agrikultur.

Mendag Zulkifli Hasan mengatakan, Indonesia dan Inggris berencana membentuk Kelompok Kerja bidang ekonomi digital pada Pertemuan ke-2 JETCO.

“Kami masih mendiskusikan opsi tanggal Pertemuan ke-2 JETCO dan akan mengomunikasikannya bersama-sama. Saya harap kedua pihak dapat menjajaki potensi perundingan perjanjian perdagangan dalam pertemuan tersebut,” kata Mendag Zulkifli Hasan.

Aspek Lingkungan

Dalam pertemuan dengan Utusan Perdana Menteri Inggris kali ini, Mendag Zulkifli Hasan juga menyampaikan bahwa Indonesia memperhatikan perkembangan kebijakan lingkungan Inggris. Hal tersebut termasuk peraturan uji tuntas terhadap produk kehutanan dan rancangan kebijakan terkait kebocoran karbon.

“Kebijakan tersebut berpotensi menghambat ekspor Indonesia ke Inggris. Indonesia berharap kebijakan Inggris tidak diskriminatif dan tidak menciptakan hambatan perdagangan,” kata Mendag Zulkifli Hasan. /

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

TRADE EXPO INDONESIA 2026

<?php echo adrotate_ad(13); ?>

Related Articles

Festival Fesyen
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Perputaran Ekonomi Industri Fesyen dan Kriya Capai Rp120 Triliun pada Triwulan I-2026

BALI, Bisnistoday - Kementerian Perindustrian pacu pengembangan sektor industri fesyen dan kriya...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop akan Buat Ketentuan Soal Rapat Anggota Tahunan

BANJARMASIN, Bisnistoday — Kementerian Koperasi (Kemenkop) akan memastikan koperasi melaksanakan kewajiban Rapat...

Pameran
Ekonomi & Bisnis

Pameran Waralaba FLEI Business Show 2026 Hadirkan Ratusan Ide Bisnis Unggulan

JAKARTA, Bisnistoday - Pameran waralaba FLEI Business Show 2026 resmi dibuka Kamis...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menteri Koperasi dan Habib Rizieq Sepakat Soal Kemandirian Ekonomi Umat

BOGOR, Bisnistoday – Menteri Koperasi Ferry Juliantono melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren...